Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Rp80 Miliar untuk Pelebaran Ruas Jalan

Posted by kinclonk pada 8 Desember 2010

PROYEK pelebaran infrastruktur jalan sepanjang 137 kilometer di Kota Tangerang Selatan akan menguras dana sekitar Rp80 miliar. Pengajuan dana pagu indikatif (program rencana kerja) tahun 2011 itu dinilai masih kurang dari target proyek pekerjaan pelebaran ruas jalan desa/kota sepanjang 547 kilometer di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Kota Tangerang Selatan Dendy Priadana mengatakan, pihaknya tahun depan akan melakukan pelebaran persimpangan jalan dan ruas jalan di sejumlah titik sepanjang 137 kilometer dari seluruh ruas jalan desa/kota 547 kilometer.

Antara lain, pelebaran perempatan Jl Padjajaran-Sasak Tinggi, Pamulang, Jalan Siliwangi, Pamulang, Jl Victor, Setu dan Jl Ciater, Serpong, Jalan Serua, Ciputat dan Jl Maruga, Ciputat. Ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan parah. “Dari 547 kilometer jalan desa/kota di Tangsel, jalan sepanjang 137 kilometer di beberapa kecamatan akan dilebarkan tahun 2011,” kata Dendi kepada Jurnal Nasional, Selasa (7/12).

Dikatakan, pelebaran Jl Raya Ciater, Serpong, akan dilakukan sepanjang 3,2 kilometer dengan lebar 14 meter. Jalan itu akan dibuat empat jalur, sementara sebelumnya hanya dua jalur. Tujuan pelebaran jalan itu adalah untuk mengatasi kemacetan parah di perempatan Jl Ciater.

Sementara Jl Siliwangi, Pamulang, akan dilebarkan sepanjang 14 meter dengan panjang 800 meter. Termasuk Jl Victor, Setu dan beberapa ruas persimpangan jalan yang akan dilebarkan tahun 2011. “Tahun ini dana pagu indikatif (rencana kerja) untuk pelebaran jalan yang kita ajukan sebesar Rp80 miliar. Tetapi dana itu, jika disetujui, kemungkinan sangat kurang dari kucuran dana APBD dan APBN 2011,” kata Dendi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Pemerintah Provinsi Banten, M Shaleh, mengatakan, Pemprov Banten telah melakukan koordinasi bersama Pemkot Tangsel dalam melakukan pelebaran jalan di wilayah tersebut. Salah satunya, Jl Siliwangi Pamulang, yang merupakan jalan Provinsi. Kemacetan di Jl Siliwangi terus meningkat karena belum dilebarkan menjadi empat jalur.

Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkot Tangerang, Fatchul Hadi, mengatakan, dibanding tahun 2009 yang hanya 25 titik kemacetan, tahun 2010 titik kemacetan di Kota Tangerang sudah mencapai 35 titik. “Titik kemacetan bertambah seiring banyaknya warga Tangerang yang memiliki kendaraan pribadi,” kata Fatchul Hadi kepada Jurnal Nasional, Selasa (7/12). n Sabaruddin

Jurnal Nasional, 8 Desember 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: