Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Hari Ini Sidang Gugatan Pilkada Tangerang Selatan di Mahkamah Konstitusi

Posted by kinclonk pada 29 November 2010

TEMPO Interaktif, Tangerang-Sidang gugatan terhadap Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan terpilih Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, akan digelar hari ini di Mahkamah Konstitusi. Rencananya sidang digelar pukul 14.00.
“Agendanya pemeriksaan perkara,”  kata Suryadi Niam, Ketua Tim Pemenangan, Arysid-Andre, pagi ini. Adapun gugatan diajukan oleh pasangan calon walikota Arsyid-Andre Taulani nomor urut 3 dan pasangan calon nomor 1 Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno

Suryadi menegaskan, pihaknya selaku pemohon menggugat hasil rapat pleno dan keputusan KPU Tangerang Selatan terkait hasil pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tanggal 17/11 lalu yang menetapkan pasangan nomor urut 4 Airin Rachmi Dianyi-Benyamin Davnie selaku pemenang.

Menurutnya, proses Pilkada Tangerang Selatan yang digelar pada 13 November lalu penuh dengan permasalahan, kecurangan yang terstruktural, sistemik dan massif. Untuk menghadapi sidang gugatan hari ini, Suryadi menyatakan pihaknya sudah menyiapkan ratusan bukti pelanggaran Pilkada. “Sudah disiapkan segala sesuatunya,” kata Suryadi.

Sementara itu, Yayat Sudrajat menyatakan yakin jika Mahkamah Konstitusi akan mengevaluasi dan memutuskan pilkada Tangerang Selatan diulang seperti pilkada Pandeglang. Keyakinan tersebut, kata dia, berdasarkan bukti-bukti kuat terkait kecurangan dan keterlibatan birokrasi dipemerintahan kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan yang mereka miliki.

Salah satu alat bukti yang dimilikinya adalah rekaman video Penjabat Walikota Tangerang Selatan Eutik Suarta yang menggerakkan massa untuk mendukung pasangan calon walikota Tangerang Selatan nomor urut 4, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. “Dia (Eutik Suarta) sangat terlibat,” kata Yayat siang ini.

Menurutnya, dalam rekaman video tersebut terlihat Eutik sedang berorasi dan mengajak salah satu organisasi massa untuk mendukung, memenangkan dan mencoblos pasangan nomor 4. “Rekaman video ini kami masukkan sebagai alat bukti ke Mahkamah Konstitusi,” kata calon walikota Tangerang Selatan nomor urut 1 ini yang berpasangan dengan Norodom Sukarno.

Selain itu, kata Yayat, pihaknya juga menyimpan dokumen dan bukti lainnya keterlibatan birokrasi untuk kemenangan Airin, yaitu peranan Asisten Daerah I Tangerang Selatan, Ahadi yang sejak lama telah melakukan praktek penggalangan massa dalam tubuh pemerintahan untuk memenangkan Airin.  “Ia terlibat dalam Airin Fans Club, bukti ini berdasarkan dokumen dan memo yang kami miliki,” katanya.

Peranan Ahadi dan penjabat Walikota Tangerang Selatan itu, menurut Yayat, membuktikan jika kecurangan dan pilkada Tangerang Selatan sudah terstruktural, sistemik dan masif. Ia juga menilai KPUD Tangerang Selatan sebagai penyelenggara tidak netral dan berharap MK mengabulkan gugatan mereka . “Pilkada Tangerang Selatan harus diulang,” katanya.

Yayat-Norodom mengaku sudah melakukan gugatan juga ke MK sejak Senin 22 November 2010. Dalam menyampaikan gugatan ke MK, pasangan kandidat dari jalur independen ini didampingi lima kuasa hukum. Mereka adalah pasangan kandidat kedua yang mempermasalahkan hasil pilkada Tangerang Selatan. Sebelumnya, pasangan Arsyid-Andre Taulany nomor urut 3 telah lebih dulu mendaftarkan gugatan ke MK.

Mereka mengugat hasil pilkada Tangerang Selatan yang ditetapkan KPUD Tangerang Selatan pada Rabu 17/11 lalu. Hasil rapat pleno dan ketetapan KPUD Tangerang Selatan menyatakan pasangan walikota dan walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai pemenang dan menjadi walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan terpilih. Pasangan nomor urut empat ini memperoleh 188.893 suara atau 46,43 persen dalam rekapitulasi hasil suara pemilu walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan.

Sementara pasangan nomor urut 3, Arsyid-Andre Taulani berada diurutan kedua dengan perolehan suara 187.778 suara atau 46,16 persen. Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno (nomor urut I) 22.640 suara atau 5,56 persen, Rodiyah Nadjibah-Sulaiman Yasin (nomor urut 2) 7.518 suara atau 1,85 persen. Joniansyah

Tempo Interaktif, 29 November 2010

2 Tanggapan to “Hari Ini Sidang Gugatan Pilkada Tangerang Selatan di Mahkamah Konstitusi”

  1. yani arianto said

    Pilkada paling buruk adalah Pilkada di Tangsel…bayangin aja tdk hanya pjs Walikota tangsel asisten..Lurah RT/RW merupakan tim sukses calon no4,,,mungkin tangsel mo dijadikan kerajaan Rawu dengan pusat kerajaan di banten…jadi apa walikota ini udah mendingan masuk Jawa barat lagi aja deh bener kali pejabatnya engga main intimidasi segala…atau diambil alih DKI aja biar rakyatnya lbh makmur

  2. Miftahul Farid Sukur said

    Pilkada tangerang sama dengan pilkada pandeglang,,,,
    banyak sekali kecurangan yg di buat oleh kularga haji kacong… (rawu)
    memangnya banten ini milik mereka apa??
    bisa berbuat semaunya??
    oohh ti dak bisa….
    negara punya rakyat…
    keadilan selalu menang..
    tetap maju untuk nomor 3..
    saya dukung penuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: