Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Archive for November, 2010

Hari Ini Sidang Gugatan Pilkada Tangerang Selatan di Mahkamah Konstitusi

Posted by kinclonk pada 29 November 2010

TEMPO Interaktif, Tangerang-Sidang gugatan terhadap Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan terpilih Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie, akan digelar hari ini di Mahkamah Konstitusi. Rencananya sidang digelar pukul 14.00.
“Agendanya pemeriksaan perkara,”  kata Suryadi Niam, Ketua Tim Pemenangan, Arysid-Andre, pagi ini. Adapun gugatan diajukan oleh pasangan calon walikota Arsyid-Andre Taulani nomor urut 3 dan pasangan calon nomor 1 Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno

Suryadi menegaskan, pihaknya selaku pemohon menggugat hasil rapat pleno dan keputusan KPU Tangerang Selatan terkait hasil pemilihan umum Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan tanggal 17/11 lalu yang menetapkan pasangan nomor urut 4 Airin Rachmi Dianyi-Benyamin Davnie selaku pemenang.

Menurutnya, proses Pilkada Tangerang Selatan yang digelar pada 13 November lalu penuh dengan permasalahan, kecurangan yang terstruktural, sistemik dan massif. Untuk menghadapi sidang gugatan hari ini, Suryadi menyatakan pihaknya sudah menyiapkan ratusan bukti pelanggaran Pilkada. “Sudah disiapkan segala sesuatunya,” kata Suryadi.

Sementara itu, Yayat Sudrajat menyatakan yakin jika Mahkamah Konstitusi akan mengevaluasi dan memutuskan pilkada Tangerang Selatan diulang seperti pilkada Pandeglang. Keyakinan tersebut, kata dia, berdasarkan bukti-bukti kuat terkait kecurangan dan keterlibatan birokrasi dipemerintahan kota Tangerang Selatan dalam pelaksanaan pemilihan walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan yang mereka miliki.

Salah satu alat bukti yang dimilikinya adalah rekaman video Penjabat Walikota Tangerang Selatan Eutik Suarta yang menggerakkan massa untuk mendukung pasangan calon walikota Tangerang Selatan nomor urut 4, Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie. “Dia (Eutik Suarta) sangat terlibat,” kata Yayat siang ini.

Menurutnya, dalam rekaman video tersebut terlihat Eutik sedang berorasi dan mengajak salah satu organisasi massa untuk mendukung, memenangkan dan mencoblos pasangan nomor 4. “Rekaman video ini kami masukkan sebagai alat bukti ke Mahkamah Konstitusi,” kata calon walikota Tangerang Selatan nomor urut 1 ini yang berpasangan dengan Norodom Sukarno.

Selain itu, kata Yayat, pihaknya juga menyimpan dokumen dan bukti lainnya keterlibatan birokrasi untuk kemenangan Airin, yaitu peranan Asisten Daerah I Tangerang Selatan, Ahadi yang sejak lama telah melakukan praktek penggalangan massa dalam tubuh pemerintahan untuk memenangkan Airin.  “Ia terlibat dalam Airin Fans Club, bukti ini berdasarkan dokumen dan memo yang kami miliki,” katanya.

Peranan Ahadi dan penjabat Walikota Tangerang Selatan itu, menurut Yayat, membuktikan jika kecurangan dan pilkada Tangerang Selatan sudah terstruktural, sistemik dan masif. Ia juga menilai KPUD Tangerang Selatan sebagai penyelenggara tidak netral dan berharap MK mengabulkan gugatan mereka . “Pilkada Tangerang Selatan harus diulang,” katanya.

Yayat-Norodom mengaku sudah melakukan gugatan juga ke MK sejak Senin 22 November 2010. Dalam menyampaikan gugatan ke MK, pasangan kandidat dari jalur independen ini didampingi lima kuasa hukum. Mereka adalah pasangan kandidat kedua yang mempermasalahkan hasil pilkada Tangerang Selatan. Sebelumnya, pasangan Arsyid-Andre Taulany nomor urut 3 telah lebih dulu mendaftarkan gugatan ke MK.

Mereka mengugat hasil pilkada Tangerang Selatan yang ditetapkan KPUD Tangerang Selatan pada Rabu 17/11 lalu. Hasil rapat pleno dan ketetapan KPUD Tangerang Selatan menyatakan pasangan walikota dan walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai pemenang dan menjadi walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan terpilih. Pasangan nomor urut empat ini memperoleh 188.893 suara atau 46,43 persen dalam rekapitulasi hasil suara pemilu walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan.

Sementara pasangan nomor urut 3, Arsyid-Andre Taulani berada diurutan kedua dengan perolehan suara 187.778 suara atau 46,16 persen. Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno (nomor urut I) 22.640 suara atau 5,56 persen, Rodiyah Nadjibah-Sulaiman Yasin (nomor urut 2) 7.518 suara atau 1,85 persen. Joniansyah

Tempo Interaktif, 29 November 2010

Iklan

Posted in Pilkada | 2 Comments »

Jalan Tembus Melati Mas BSD Ditutup

Posted by kinclonk pada 29 November 2010

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengguna ruas jalan tembus antar-Melati Mas BSD arah Graha Raya Bintaro saat ini sedikit terhambat, Senin (29/11/2010).

Para pengendara harus mengalihkan kendaraan ke ruas jalan alternatif. Pasalnya, ruas jalan tersebut ditutup karena sedang ada pengecoran jalan. Saat ini arus lalu lintas di kawasan jalan tersebut masih terlihat ramai.

Diharapkan proyek pengecoran tersebut dapat segera rampung demi kenyamanan para pengguna jalan.

Kompas, 29 November 2010

Posted in Sarana & Prasarana | Leave a Comment »

Luas Situ Kuru Kota Tangsel Berkurang Sebanyak Tiga Hektare

Posted by kinclonk pada 28 November 2010

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG–Kondisi Situ Legoso atau yang lebih dikenal dengan nama Situ Kuru, sebuah situ alam yang terletak di belakang Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memprihatinkan. Pihak UIN Syarif Hidayatullah dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel meminta pemerintah pusat untuk segera memperbaiki Situ Kuru supaya fungsinya sebagai daerah konservasi air dikembalikan.

Berdasarkan informasi yang diterima Republika dari pihak Rektorat UIN Syarif Hidayatullah, pada tahun 1980-an dulu luas Situ Kuru mencapai empat hektare. Namun, seiring dengan perkembangan UIN Syarif Hidayatullah sebagai salah satu  pusat kajian Islam terbesar di Indonesia yang menarik minat ribuan mahasiswa Indonesia untuk menuntut ilmu di sana, luas situ itu berkurang saat ini hingga mencapai satu hektare saja.  Warga sekitar UIN memanfaatkan Situ Kuru dengan menguruk dan  membangun pemukiman atau kos-kosan  bagi mahasiswa.

Saat ini pun, area situ yang telah berkurang sebanyak tiga hektare itu sangat memprihatinkan. Enceng gondok tumbuh subur di permukaan air situ dan menyumbat saluran air dari pemukiman ke arah situ hingga tidak jarang membuat pemukiman di sekitar situ dan kampus UIN  itu kebanjiran karena aliran air tidak lancar.

Menghadapi kondisi seperti itu, pihak Rektorat UIN Syarif Hidayatullah segera mengambil tindakan. Dalam rencana jangka pendeknya, mereka meminta Pemkot Tangsel dan pemerintah pusat melalui Balai Besar Sungai Ciliwung-Cisadane untuk membersihkan enceng gondok yang tumbuh subur di atas permukaan air situ. Rencana jangka panjangnya adalah pihak Rektorat UIN menginginkan bangunan yang sudah didirikan oleh warga di area situ untuk dibongkar sehingga tiga hektare luas situ yang hilang bisa kembali.

“Namun tentunya rencana jangka panjang seperti itu sangat sulit untuk dilakukan,” ujar Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum UIN Syarif Hidayatullah, Profesor Amsal Bachtiar kepada Republika, Ahad (28/11).

Menurut Amsal, beberapa waktu lalu pihaknya mengundang warga yang mendirikan dan mengakui sebagai pemilik bangunan di area Situ Kuru terkait rencana tersebut. Secara umum, warga setuju dengan perbaikan Situ Kuru dengan membersihkan enceng gondok yang menyumbat saluran air. Namun, warga menolak jika bangunan yang sudah didirikan harus dibongkar sebelum adanya ganti rugi dari pemerintah. (Endro Yuwanto/Muhammad Hafil)

Republika, 28 November 2010

Posted in Sarana & Prasarana | 1 Comment »

Urai Kemacetan, Tiga Jalan Provinsi di Kota Tangsel akan Dilebarkan

Posted by kinclonk pada 28 November 2010

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG–Sebanyak tiga buah jalan Provinsi Banten yang ada di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan dilebarkan pada tahun 2011 mendatang. Dengan dilebarkannya jalan provinsi itu, kemacetan arus lalu lintas yang kerap terjadi di Kota Tangsel bisa diurai.

Tiga jalan provinsi yang akan dilebarkan itu adalah Jalan Raya Serpong, Jalan Raya Siliwangi, dan Jalan Raya Parung-Legok (Jalan perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Tangsel). Masing-masing  jalan itu  memiliki panjang yang bervariasi antara 1 hingga 1,5 kilometer. Jalan itu akan dilebarkan masing-masing 14 meter dari lebar saat ini.

Setiap jalan yang akan dilebarkan  diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp 10 hingga 12 miliar yang bersumber dari dana APBD Provinsi Banten 2011. Sehingga, total keseluruhan biaya diperkirakan lebih dari Rp 30 miliar.

“Pengelolaan ketiga jalan itu berada di bawah tanggung jawab Pemprov Banten,” kata HM Shaleh, Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Pemprov Banten, Ahad (28/11).

Shaleh mengatakan, alasan dilakukannya pelebaran ketiga jalan itu adalah karena jalan itu sudah tidak kuat menampung volume kendaraan yang terus meningkat. Selain itu, terjadi penyempitan di bahu jalan karena masih adanya kendaraan umum yang ‘ngetem’ atau menunggu penumpang di bahu jalan yang menyebabkan kemacetan arus lalu lintas.

Saat ini, Pemprov Banten sedang melakukan koordinasi dengan Pemkot Tangsel terkait rencana proyek pelebaran jalan. Pemkot Tangsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga bertugas menyelesaikan masalah pembebasan lahan. Sedangkan Pemprov Banten lebih memfokuskan pada teknik pekerjaan pelebaran infrastruktur jalan yang menggunakan sistem betonisasi. (Endro Yuwanto/Muhammad Hafil)

Republika, 28 November 2010

Posted in Sarana & Prasarana | Leave a Comment »

Gudang Miras Digrebek, 18.000 Botol Gunakan Pita Cukai Palsu

Posted by Nur Fuad pada 27 November 2010

TANGERANGNEWS-Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Banten menggerebek gudang miras impor ilegal di Gudang Tekno, BSD City, Serpong, Kota Tangsel.  Miras bernilai Rp100 miliar itu diamankan petugas karena menggunakan pita cukai palsu.

Menurut Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata, akibat pemalsuan pita cukai palsu ini negara dirugikan mencapai Rp16 miliar. Sedangkan nilai 18.000 botol miras itu sebesar Rp100 miliar.

“Kami melakukan pemeriksaan pada sebuah pergudangan di Serpong. Dan kami dapati adanya Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang merupakan adalah impor ilegal,” ujarnya,  di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai, Alam Sutera, Tangsel, Jumat (26/11/2010).

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Banten Nasar mengatakan, akibat dari penimbunan miras dengan kadar alkohol mencapai 40 persen itu, pihaknya berhasil mengamankan 5 orang .

“Dari 5 orang tersebut, satu orang penjaga gudang berinsial RM menjadi tersangka,” tegasnya. Ditanya pemiliknya, Nasar mengaku, masih melakukan pengembangan.

Modusnya adalah dengan cara berganti-ganti kendaraan untuk kemudian sampai di Serpong. Ketika, telah sampai di Serpong. Miras ini diberikan pita untuk mengelabui identitas ribuan miras impor ilegal ini.

Sewaktu petugas melakukan penindakan ke pergudangan itu,  kata Nasar, petugas mendapati perlawanan dari penjaga gudang yang tidak mau membuka pintu gudang.

“Namun, kami melakukan pendekatan dan akhirnya dibukakan. Sampai saat ini  kami belum tahu asal miras ini dari mana. Yang jelas ini ilegal,” tegasnya.(dira)

Tangerang News, 27 November 2010

Posted in Kriminalitas | Leave a Comment »

Video Wali Kota Dukung Airin Dilaporkan ke MK

Posted by kinclonk pada 26 November 2010

PASANGAN calon Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Yayat Sudrajat-Norodom Sukarno resmi melayangkan gugatan Pilkada Tangsel kepada Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (25/11). Pasangan nomor urut satu itu punya bukti video rekaman pembicaraan dukungan Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Tangsel Eutik Suarta kepada calon Wali Kota Airin Rahmi Diany. Juga temuan bukti money politics: pasangan Arsid-Andre Taulani membagikan uang kepada warga.

Yayat Sudrajat mengatakan, kemarin pihaknya resmi melaporkan bukti kecurangan yang dilakukan pasangan Airin Rahcmi Diany-Benyamin Davnie dan Arsid-Andre kepada MK. Setelah sebelumnya advokasi dan tim suksesnya mendaftarkan gugatan ke MK, Senin (21/11). “Gugatan itu atas temuan kecurangan nomor urut empat dan tiga di Pilkada Tangsel,” kata Yayat saat dihubungi Jurnal Nasional, Kamis (25/11).

Yayat mengatakan, pihaknya punya bukti rekaman video keterlibatan Eutik Suarta agar mencoblos Airin-Davnie. Rekaman video itu memperlihatkan pembicaraan antara Eutik dengan Airin. Menurutnya, pembicaraan itu terkait dukungan Eutik kepada Airin dan pasangannya: Benyamin Davnie.

Namun, Yayat menolak memberikan keterangan lebih jauh isi percakapan berdurasi 10-15 menit itu. Rekaman itu dilakukan di Aula tertutup, diikuti 200 peserta dari pejabat setingkat dinas, kelurahan, organisasi masyarakat, hingga tokoh masyarakat. “Di hadapan MK, bukti rekaman video itu akan kami tunjukkan dan diperdengarkan,” katanya.

Selain itu, menurut Yayat, Pjs Wali Kota Tangsel itu juga mengintruksikan kepada salah satu organisasi kemasyarakatn Kota Tangsel agar mendukung Airin. Kasus ketidak-netralan Pjs Wali Kota sama dengan yang dilakukan Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Pemkot Tangsel Ahadi yang mengeluarkan memo Airin Fans Club (AIFAC) mendukung Airin, beberapa waktu lalu.

Intinya, lanjut Yayat, keberpihakan pejabat Pemkot Tangsel mendukung pasangan Airin-Davnie sangat kental. “Sayangnya, kasus ini tidak pernah ditangani serius Pemerintah Provinsi Banten maupun badan hukum lainnya,” katanya.

Selain itu, Yayat mengungkapkan, pihaknya juga punya bukti kecurangan pasangan Arsid-Andre. Pasangan itu melakukan money politics: membagikan uang kepada warga agar memilih pasangan nomor urut tiga itu, tepatnya sehari sebelum pelaksanaan pencoblosan Pilkada Tangsel, Sabtu 13 November 2010.

“Kami juga punya bukti tidak netralnya PNS Pemerintah Kabupaten Tangerang. PNS ikut serta menjadi tim sukses Arsid-Andre,” kata Yayat. Arsid salah seorang pejabat di Pemkab Tangerang. Arsid mengerahkan PNS Pemkab Tangerang untuk melakukan beberapa kegiatan politik pasangan nomor urut tiga itu.

Terkait tudingan bukti video rekaman itu dan mengintruksikan salah satu ormas agar mendukung Airin-Davnie, Eutik Suarta membatahnya. Pjs Walikota mengatakan, sejak diangkat menjadi Pjs Wali Kota Tangsel, menggantikan Pjs Wali Kota sebelumnya M Shaleh, Juli 2010, dirinya bersikap netral. Ia juga menganjurkan kentralan kepada PNS lainnya. “Saya tidak pernah melakukan itu. Apalagi mendukung Airin. Itu semua tidak benar,” kata Eutik usai menggelar konferensi pers di Pemkot Tangsel, Kamis (25/11).

Seperti diberitakan, KPU Tangsel menetapkan pasangan Airin-Benyamin Davnie menang di Pilkada Tangsel. Pasnagan ini meraup 188.833 suara. Pasangan nomor urut tiga Arsid-Andre di posisi kedua dengan dukungan sebanyak 187.778 suara. Pasangan Yayat-Norodom memperoleh 22.640 suara, dan pasangan nomor urut dua (Rodiyah-Sulaiman) sebanyak 7.518 suara. n Sabaruddin

Jurnal Nasional, 26 November 2010

Posted in Pilkada | Leave a Comment »

Tangsel Diminta Serius Menangani, Sampah Menumpuk di Trotoar

Posted by kinclonk pada 26 November 2010

CIPUTAT (Pos Kota)  – Warga mendesak Pemkot Tangsel serius menanggani sampah yang selama ini mengganggu pemakai jalan maupun warga sekitar.

Sampah buangan warga maupun pedagang sejak beberapa tahun belakangan tak bisa ditangani secara tuntas dan baik. “Akibatnya sampah itu kerap dikeluhkan warga maupun pemakai jalan, kata Rachmat, warga Pamulang, Tangsel.

Menurut dia, keberadaan sampah buangan yang seenaknya dibuang di pinggir jalan maupun trotoar serta pembatas jalan sekitar Pasar Ciputat, Pasar Manggis, Pamulang dan lainnya sudah sangat mengganggu kenyamanan warga.

Kalaupun belum dapat ditangani secara tuntas dan cepat, tambah dia, seharusnya ada upaya untuk membuang sampah itu secara bertahap sehingga setiap hari tak terjadi penumpakan sampah di pinggir jalan maupun trotoar dari pagi hingga sore hari.

ANGKUTAN KURANG

Kabag Humas Tangsel Alphanunaja, mengakui penangganan sampah warga maupun pedagang memang menjadi persoalan tersendiri bagi jajaran Pemkot Tangsel. Selain kesadaran warga dan pedagang untuk menjaga lingkungan kurang, lokasi penampungan sementara juga tidak mencukupi.

Tak  hanya masalah lokasi pembuangan sementara maupun akhir yang menjadi kendala, tambah dia, tapi angkutan atau kendaraan untuk mengatasi sampah juga masih kurang sehingga kerap terjadi penumpukan sampah di pinggir jalan dan trotoar.

“Guna mengatasi kekurangan kendaran angkutan sampah pihaknya juga meminta bantuan pinjaman kendaran ke Kabupaten Tangerang dan Pemda DKI Jakarta,” ujarnya. (anton/si/g)

Pos Kota, 26 November 2010

Posted in Layanan Masyarakat | Leave a Comment »

Sistem Satu Arah Harus Dikaji Ulang

Posted by kinclonk pada 26 November 2010

SERPONG – Rencana penerapan sistem satu arah (SSA) di beberapa titik jalan raya Pamulang, Kota Tangsel menuai kontra. Penerapan SSA ini dinilai belum tepat, mengingat infrastuktur jalan di Kota Tangsel yang belum mendukung.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Ruhamaben mengatakan, penerapan SSA dikhawatirkan akan membawa masalah tersendiri bagi kota otonom baru ini. Sebab, belum tersedianya jalur alternatif untuk putaran yang memadai bagi warga akan menjadi masalah. Untuk memutar balik arah setidaknya warga harus memacu kendaraannya lagi dengan jarak tempuh sekitar delapan kilometer. “Sangat tidak ideal jika warga harus memutar balik dengan jarak putar yang sangat jauh. Ini tetap akan menjadi masalah bagi warga. Sebaiknya penerapan SSA ini jangan dipaksakan,” ungkap Ruhamaben, Rabu (24/11).

Dikatakan Ruhamaben, masalah kemacetan di beberapa titik, seperti di sekitar Situ Sasak dan pertigaan Jalan Reni Jaya, Pamulang, khususnya pada jam-jam sibuk, tidak harus diselesaikan dengan cara mengorbankan kepentingan warga yang lebih besar. “Sehingga, saya berpendapat penerapan satu arah itu harus dikaji lagi. Ini agar tidak merugikan masyarakat,” kata politisi PKS ini.

Kata Ruhamaben, yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah menyiapkan jalur alternatif putaran yang memadai. Setelah itu, diujicoba untuk diaplikasikan pada jam-jam tertentu. Dari situ kemudian dilakukan langkah evaluasi, apakah menunjukkan hasil positif atau sebaliknya. “Jika hal itu lebih banyak sisi positifnya bisa saja diteruskan,” katanya.

Ia menuturkan, solusi yang bisa diambil untuk mengurai kemacetan di wilayah itu, salah satunya adalah memperlebar ruas jalan yang memang kurang memadai untuk dilewati banyak kendaraan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishukominfo) Kota Tangsel Agus Wahyudi mengaku, pihaknya siap menunda penerapan SSA ini. Pihaknya akan mengkaji ulang kebijakan ini. Ia mengaku, di masyarakat muncul pro dan kontra. “Ya, kami akan mengkaji lebih dalam lagi SSA yangakan diterapkan,” ujarnya.

Disinggung kapan SSA akan dilanjutkan, pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut. (mg-07/man/del)

Radar Banten, 26 November 2010

Posted in Lalulintas | Leave a Comment »

Pjs Wali Kota Tangsel Bantah Jadi Tim Sukses Airin-Benyamin

Posted by kinclonk pada 25 November 2010

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG–Dituding terlibat menjadi tim  sukses Airin-Benjamin, Pj Wali Kota Tangerang Selatan, Eutik Suarta, menggelar konferensi pers di Kantor Pemkot Tangsel, Kamis (25/11).

Kepada wartawan, ia membantah tudingan pasangan Yayat-Norodom itu. “Tuduhan itu sangat mengada-ada, saya tidak pernah menginstruksikan kepada salah satu organisasi masyarakat untuk mendukung Airin,” kata Eutik.

Ditanya soal kasus Ahadi yang menjadi ketua Aifac , Eutik mengatakan bahwa hal tersebut tidak melanggar hukum. Karena, kejadiannya pada bulan Januari 2010 jauh sebelum pelaksanaan pemilukada dan tidak ada sangkut pautnya dengan pemilukada.

Menurutnya, Ia tidak akan pernah mengingkari janjinya saat ditunjuk menjadi Pjs Walikota Tangsel Juli 2010 kemarin. Saat itu, ia berjanji akan menjaga netralitas PNS Pemkot Tangsel pada pemilukada 2010 itu.

Burhanudin Muhtadi, peneliti senior LSI (Lembaga Survey Indonesia) mengatakan, laporan Yayat-Norodom ke MK tidak akan menguntungkan pasangan mana pun. Karena, pasangan ini melaporkan kecurangan yang dilakukan oleh  pasangan Arsid-Andre dan Airin-Benjamin .

Seperti diketahui, pasangan Arsid-Andre juga melayangkan surat gugatan ke MK terkait kecurangan yang dilakukan oleh pasangan Airin-Benjamin. Sedangkan pasangan Airin-Benjamin  yang ditetapkan sebagai pemenang oleh KPUD Kota Tangsel   juga memilki bukti-bukti kecurangan yang dilakukan oleh pasangan Arsid-Andre.

Namun, pada substansinya Burhanudin menilai surat gugatan yang dilayangkan pasangan Yayat-Norodom dan pasangan Arsid-Andre  ke MK menandakan Pemilukada Kota Tangsel memiliki banyak masalah. Masing-masing pasangan calon saling tuding  curang dan mereka memliki  bukti-bukti kecurangan itu. “Pada akhirnya, segala macam permasalahan itu  mengurangi  legitimasi pemenang pemilukada,” ujar Burhanudin saat dihubungi Republika, Kamis (25/11).

Oleh karena itu, lanjut Burhanudin,  dalam membuat keputusan MK harus membuka diri dengan mendengarkan keterangan  masing-masing  pasangan calon.  Karena, MK bisa memiliki gambaran jelas  tentang  permasalahan  yang terjadi pada pemilukada Kota Tangsel.

Burhanudin memperkirakan, saling gugat antar pasangan calon itu akan membuat MK mengambil keputusan bahwa pemilukada Kota Tangsel diulang. Pengulangan itu bisa dalam bentuk hasil penghitungan suara atau diulangnya penyelenggaraan pemilukada secara keseluruhan. (taufik rachman)

Republika, 25 November 2010

Posted in Pilkada | 1 Comment »

Tim Sukses Airin-Ben Yakin Gugatan ke MK Ditolak

Posted by kinclonk pada 25 November 2010

TANGERANGNEWS-Tim sukses nomor urut 4 Airin Racmi Diany-Benyamin Davnie  pada Pilkada Kota Tangsel menyatakan keyakinan-nya terhadap gugatan kubu lawan akan ditolak MK.  Sebab, mereka yakin pada Pilkada ini, nomor  4 melakukan kampanye modern tanpa melakukan kecurangan.

Very Muchlis Ariefuzzaman Tim Sukses Airin-Benyamin mengatakan, substansi dari gugatan tersebut adalah hasil Pilkada yang dimenangkan Airin-Benyamin, yang menurut kubu nomor satu dan tiga, curang. Namun jika ditelaah lebih jauh, ternyata para saksi dari semua kubu di tingkat TPS, menandatangani hasil suara di TPS

“Setelah kami mempelajari bahan-bahan gugatan dari dua kubu pasangan calon, tampaknya gugatan itu akan ditolak MK,” ucapnya.

Terkait tudingan keterlibatan birokrasi yang mendukung Airin-Benyamin, Ia menambahkan, jika ada bukti kongkret kubu nomor urut 1 dan 3 silahkan menunjukkan dipersidangan MK.

“Lebih pada asumsi dan opini, tidak ada bukti yang mengarah ke situ. Katan-nya Pak Wali Kota Tangsel Eutik Suarta juga terlibat. Itu hanya, kata orang,” ucapnya.

Bahkan Very  menampik tudingan bahwa pasangan Airin-Benyamin melakukan politik uang. Kami yakini, Airin-Benyamin melakukan pencalonan sama sekali bersih dari itu. “Buktinya pasangan kami menang mutlak, Justru kubu lawan yang menggunakan uang, dan kami punya bukti itu,” ucapnya. (deddy evan)

Tangerang News, 25 November 2010

Posted in Pilkada | Leave a Comment »