Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Belum Ada Tanda-tanda Tanggul Situ Gintung Bakal Diperbaiki

Posted by kinclonk pada 13 April 2009

TANGERANG, KOMPAS.com — Tiga minggu telah berlalu dari bencana jebolnya tanggul Situ Gintung. Namun, sampai saat ini, Senin (13/4), belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan pada tanggul tersebut.

Padahal, akibat bencana itu, saluran air dari danau ke Sungai Pesanggrahan ikut hancur. Dengan demikian, jika terjadi hujan lebat, air dari tanggul tersebut mengalir membawa air, lumpur, dan sampah sehingga membanjiri sejumlah RT di Kampung Poncol Cirendeu.

Alat-alat berat yang tadinya banyak berada di sekitar lokasi bencana saat ini sudah tidak tampak lagi, bahkan para pegawai Departemen Pekerjaan Umum (PU) pun tidak ada di lapangan. Hanya ada beberapa alat untuk mengaspal jalan, milik rekanan PU Kabupaten Tangerang.

Menurut Urip (43), salah seorang relawan dari Posko Kembang Latar, yang poskonya tepat berada di dekat jebolnya tanggul, seminggu setelah kejadian, alat berat milik PU, seperti back hoe, sudah ditarik dari lokasi bencana.

“Sewaktu awal-awal kejadian, memang ada beberapa back hoe, yang bekerja membersihkan sisa-sisa bangunan. Tapi kira-kira seminggu setelah bencana, alat-alat itu dibawa keluar. Katanya mau dipakai,” terang Urip.

Hal senada juga diungkapkan Edi (34), salah seorang rekanan PU Kabupaten Tangerang, mengatakan, sampai saat ini belum ada kabar untuk memperbaiki tanggul. “Saya belum dengar rencana memperbaiki tanggul, biasanya kalau ada apa-apa saya tahu,” kata Edi.

Edi hanya dipesankan untuk mengaspal jalan di dekat tanggul tersebut. “Saya hanya disuruh untuk mengaspal jalan sepanjang 100 m, dengan 40 ton aspal. Pengerjaannya akan dilakukan malam ini,” terangnya.

Sebelumnya, tanggal 28 Maret 2009 lalu sekitar pukul 05.00, tanggul Situ Gintung jebol. Sekitar 5 RT yang berada di kawasan Kampung Poncol dan Kampung Gintung, Kelurahan Cirendeu-Ciputat, Banten, hanyut terbawa air bah.

Tak kurang dari 100 orang dinyatakan tewas, ratusan orang lainnya pun kehilangan tempat tinggal mereka. Sampai saat ini para pengungsi masih ditampung di berbagai lokasi pengungsian, seperti di Wisma Kertamukti, di tempat penampungan sementara atau pun di beberapa rumah kontrakan. C5-09

Kompas.com, 13 April 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: