Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Sabtu, Pengungsi Situ Gintung Direlokasi

Posted by kinclonk pada 2 April 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengungsi tragedi Situ Gintung yang terdiri atas 100 kepala keluarga, 468 jiwa hari Sabtu 4 April 2009 akan dipindahkan ke Wisma Karta Mukti di sebelah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

“Pengungsi akan kami pindahkan agar tidak mengganggu kegiatan perkuliahan di Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Achmad Dahlan. Mereka akan tinggal di Karta Mukti 3-4 bulan sambil menunggu tata ruang,” kata Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah seusai rapat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Rabu (1/4).

Hadir dalam rapat tersebut Ketua BNPB Syamsul Maarif, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Muhadi, Wali Kota Tangerang Selatan HM Saleh MT, dan Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan Rustam S Pakaya.

Karena sudah lama kosong, Wisma Karta Mukti kini dalam tahap pembenahan agar bisa menampung para pengungsi. Juga akan dibangun dapur umum dan poliklinik di sana.

“Soal makan bisa diatur, anak-anak yang sekolah sedang dipikirkan bagaimana cara yang efisien mencapai sekolah mereka. Jika pengungsi semua sudah berkumpul di Karta Mukti, maka akan memudahkan aparat membersihkan lokasi dan pemda bisa menata lokasi. Harus ada penataan ulang tata ruang,” kata Mensos.

Ketua BNPB Syamsul Maarif mengatakan, kegiatan tanggap darurat tetap dilaksanakan, termasuk meneruskan pencarian korban yang masih hilang yang saat ini ada 14 orang.

“Pemerintah pusat akan memberi bantuan untuk rumah yang rusak berat sebesar Rp 30 juta, untuk rusak sedang Rp 15 juta, dan untuk rusak ringan Rp 5 juta,” kata Syamsul Maarif.

Wali Kota Tangerang Selatan HM Saleh MT mengatakan, hingga 1 April sore sebanyak 100 korban tewas telah ditemukan. “Yang belum ketemu 14 orang. Jadi, jangan dibesar-besarkan jumlahnya. Wartawan diharapkan mengutip informasi dari Posko Satkorlak/BNPB supaya informasi tidak simpang siur,” kata Saleh. (Elok Dyah Messwati)

Kompas.com, 1 April 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: