Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Tanggul Situ Pamulang Terancam Jebol

Posted by kinclonk pada 30 Maret 2009

TANGERANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tangerang mengingatkan pemerintah untuk segera menangani tanggul Situ Pamulang yang terancam bobol. “Bagian tanggul sudah ada yang retak, bahkan pernah bocor,” ujar Jacky Zakaria Harahap, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, kepada Tempo kemarin.

Situ Pamulang terletak di Sasak Tinggi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Bagian tanggul yang rusak, kata Jacky, berada di sebelah selatan, di pinggir jalan raya. Situ ini menjadi kolam pemancingan dan salah satu tujuan wisata di Pamulang. Namun, kondisinya tak terurus. Luasnya pun terus menyusut. “Dari 31 hektare, luasnya tinggal 25 hektare saat pengukuran tahun 2005,” katanya.

Menurut Jacky, penanganan dan perawatan Situ Pamulang selama ini tidak menyeluruh sehingga tanggul berpotensi jebol. Padahal situ tersebut berada di dekat permukiman padat penduduk. “Betapa ngerinya jika tanggul itu jebol. Di bawah tanggul itu ada permukiman padat,” dia menambahkan. Bencana seperti Situ Gintung niscaya bisa terulang.

Penanganan Situ Pamulang dan danau alam lainnya yang berada di Kabupaten Tangerang pernah dibahas oleh DPRD setempat. Dewan pernah pula membentuk panitia khusus penanganan situ yang diketuai oleh Jacky. Sayangnya, kata dia, ajakan untuk membahas masalah tersebut tidak ditanggapi serius oleh pemerintah daerah. “Instansi terkait tak pernah hadir setiap kami undang,” katanya.

Kondisi situ-situ di Tangerang secara umum memprihatinkan dan banyak yang sudah hilang. Berdasarkan catatan DPRD Kabupaten Tangerang, dari semula 42 situ, kini hanya tersisa 22 buah. Menurut Jacky, tragedi jebolnya Situ Gintung merupakan yang kedua kalinya terjadi di Tangerang setelah jebolnya tanggul Situ Kranggan dua tahun lalu.

Berbeda dengan keterangan Jacky, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan Kabupaten Tangerang Dedi Sutardi mengatakan belum mendapat laporan dari Dewan tentang kondisi Situ Pamulang. Namun, dia berjanji akan mengecek ulang tanggul situ tersebut. Kantornya juga akan memeriksa enam situ lain di Tangerang, di antaranya Situ Parigi, Cihuni, dan Garugak. Pengecekan itu berupa pengukuran luas dan kedalaman situ.

Yayasan Pecinta Lingkungan Hidup di Tangerang mencatat setidaknya 36 situ di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang belum terkelola dengan baik. Pengelolaan itu masih terkendala oleh benturan kewenangan pemerintah pusat, provinsi, atau daerah.

Uyus Setia Bakti, Ketua Yayasan, mengatakan seharusnya kewenangan pengelolaan situ diberikan kepada daerah. “Saat ini banyak situ yang sudah menyempit karena bertambahnya daerah permukiman dan sedimentasi lumpur,” katanya.

Ada pula situ yang dikelola masyarakat secara swadaya. Tempo mencatat, misalnya, penataan Situ Cipondoh yang dijadikan tempat wisata oleh masyarakat sekitar. ISTI | JONIANSYAH | AYU CIPTA

Korantempo.com, 30 Maret 2009

Iklan

3 Tanggapan to “Tanggul Situ Pamulang Terancam Jebol”

  1. Waduh gawat juga kalau begitu
    ;(

  2. hastu said

    o’o….
    mari kita sama2 mulai latihan belajar agar tragedi situ ginting tak kan pernah terulang lagi kelak

  3. BUdi santoso said

    saya akan meneliti situ pamulang guna mencegah pengulangan tragedi yang tejadi di situ gintung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: