Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Atut Kecewa pada Ismet

Posted by kinclonk pada 5 Februari 2009

CIPUTAT – Gubernur Ratu Atut Chosiyah menyatakan kecewa atas ketidakhadiran Bupati Tangerang Ismet Iskandar dalam setiap acara yang digelar di Kota Tangerang Selatan. Pernyataan itu disampaikan Atut saat memberikan sambutan pada acara “Temu Masyarakat Kota Tangerang Selatan” yang digelar di Aula Kecamatan Ciputat, Selasa (3/2) malam. Malam itu, Ismet memang tidak terlihat hingga acara berakhir. “Saya bingung kenapa setiap kegiatan di sini (Tangsel-red), yang hadir selalu wakilnya, Pak Rano Karno,” papar Atut saat memberikan sambutan.

Jika kepada Ismet Atut kecewa, namun sebaliknya untuk Wakil Bupati Tangerang Rano Karno. Atut dengan tegas memuji sikap Rano yang selalu hadir dalam acara-acara yang terkait Kota Tangerang Selatan.
Atut menilai, Rano Karno merupakan aparatur pemerintah yang profesional dan layak diacungkan jempol karena memahami aturan pemerintahan. “Saya meminta kepada masyarakat untuk mendoakan Pak Wakil Bupati Tangerang (Rano Karno- red) agar bisa jadi orang nomor satu di Kabupaten Tangerang,” kata Atut tersenyum.

Dalam sambutannya, Atut juga mengajak seluruh masyarakat Kota Tangsel agar merapatkan barisan membangun daerah kedelapan di Provinsi Banten ini.
Sementara, Ketua Presidium Tangerang Selatan Zarkasih Noor berharap masyarakat Kota Tangsel mendukung pembangunan di wilayah ini. Sebaliknya, masyarakat juga ingin Penjabat Walikota Tangsel HM Shaleh MT dapat membangun Kota Tangsel sebaik-baiknya. “Karena tujuan awal dibentuknya Kota Tangsel tidak lain untuk mensejahterakan masyarakat. Kita berharap Pak Shaleh menjadi be right leader and strong leader di Tangsel,” terangnya.

Penjabat Walikota Tangsel HM Shaleh MT berjanji akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tangerang Selatan dan meminta dukungan dari masyarakat secara keseluruhan. “Saya akan bekerja sebaik mungkin. Tapi, apabila tidak ada dukungan dari masyarakat, apalah artinya saya,” ujar Shaleh.

Berdasarkan pantauan koran ini, meski diguyur hujan namun tak menyurutkan masyarakat Kota Tangsel untuk hadir dalam acara tasyakuran dan silaturahmi ini. Kegiatan ini dihadiri ribuan masyarakat Tangsel, yang terdiri tokoh masyarakat, alim ulama, organisasi masyarakat dan politik.

Forum Komunikasi Komunitas Tangerang Selatan (FK-Kotas) juga turut membantu tugas camat dan lurah mengundang masyarakat se-Kota Tangsel.
Akibat tumpah ruah masyarakat, arus lalu lintas dari pintu masuk di Jalan Raya Ciater hingga pertigaan Jalan Maruga di depan kantor Kecamatan Ciputat mengalami kemacetan panjang.

Arus kendaraan yang didominasi kendaraan roda empat terlihat mengular dan jalan merayap. Ini terjadi lantaran sempitnya jalan yang ada di ruas jalan tersebut.
Sementara itu, kesan ketidakhadiran antara Atut dengan Ismet, bukan baru kali pertama terjadi. Sejak beberapa tahun lalu, setiap acara di Tangerang yang dihadiri Ismet, di situ pasti tidak ada Atut. Sebaliknya, setiap kali kegiatan dihadiri Atut, di situ pasti tidak ada Ismet.
Misalnya, saat peringatan HUT Kabupaten Tangerang ke-65, Sabtu (27/12) lalu. Saat itu, Atut mengutus Asda I Pemprov Banten Syafrudin Ismail. Berdasarkan catatan koran ini, meski sudah memasuki tahun keempat menjadi orang nomor satu di Provinsi Banten, namun Atut baru sekali menghadiri peringatan HUT Kabupaten Tangerang, yakni pada tahun 2006 lalu atau setelah Atut terpilih sebagai Gubernur Banten.
Pemandangan ini terjadi lagi, kemarin malam. Ismet Iskandar tak menghadiri acara temu masyarakat Kota Tangerang Selatan yang dihadiri Atut di Aula Kecamatan Ciputat, Selasa (3/2) malam.

Sinyalemen tidak harmonisnya antara Atut dengan Ismet, juga sangat terlihat ketika Pilkada Banten 2006 lalu. Saat itu, Ismet bukan saja menjagokan calon gubernur Banten Tryana Sjamun, tapi juga memberi restu stafnya, Kepala Bappeda Benyamin Davnie untuk mendampingi Tryana berhadapan dengan pasangan Atut-Masduki.
Kemudian, kesan tak harmonis juga terlihat pada Pilkada Kabupaten Tangerang 2008 lalu. Di hajatan politik ini, Atut ‘menantang’ Ismet dengan mendukung Airin Rachmi Diany, adik iparnya sebagai calon wakil bupati Tangerang berpasangan dengan Jazuli Juwaini berhadapan dengan pasangan Ismet-Rano.

Ismet-Shaleh Berpelukan
Sementara itu, Ismet Iskandar akhirnya bersedia menerima Shaleh MT di rumah dinasnya. Penjabat Walikota Tangerang Selatan ini sowan ke Gedung Pendopo Kabupaten Tangerang untuk menemui Ismet, Rabu (4/2) pagi.
Shaleh didampingi Asda I Pemprov Banten Syafrudin Ismail, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Banten Rusdjiman dan Kepala Bagian Desentralisasi Biro Pemerintahan Pemprov Banten Ahadi. Ketiganya merupakan anggota Pokja Tangsel yang dibentuk Pemprov Banten beberapa hari lalu.
Sementara, Ismet didampingi Wakil Bupati Rano Karno, Sekda Nanang Komara, Asda I Mas Iman Kusnandar, Asda II Hermansyah, Asda III Didin Sachrudin, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Hery Haryanto, Kabag Organisasi Komarudin, dan Kasubag Dokumentasi dan Informasi Bagian Humas Edy Murpik.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Ismet menyatakan kesiapannya mendukung roda pemerintahan di Kota Tangerang Selatan. Namun, Ismet enggan memberi keterangan seputar hasil pertemuan tersebut. Ia telah menugaskan kepada Bagian Humas untuk menjelaskannya. “Ke humas saja. Sama saja,” kata Ismet sambil berjalan.
Kasubag Dokumentasi dan Informasi Bagian Humas Pemkab Tangerang Edy Murpik mengungkapkan, hasil pertemuan berlangsung akrab. Pertemuan yang berlangsung tertutup, itu dimulai pukul 08.30 WIB hingga pukul 09.30 WIB.

Di pertemuan tak terlihat bahwa keduanya tak harmonis. Dalam pertemuan itu, keduanya menyempatkan berpelukan. Bahkan, ketika berfoto bersama, Wakil Bupati Rano Karno mengacungkan jempolnya yang mengartikan sesuatu yang positif. “Semua akrab-akrab saja. Substansinya pertemuan ini adalah silaturahmi. Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai komitmen Pemkab Tangerang untuk Tangsel,” jelas Edy.
Dikatakan Edy, sebagai bentuk komitmen Pemkab Tangerang terhadap Pemkot Tangsel. Segala dana yang telah dialokasikan dalam APBD tahun ini, akan dikucurkan pada saatnya. Begitu pun dengan kendaraan dinas untuk penjabat dan sekot, akan diberikan. “Dana sebesar Rp 15 miliar per tahun akan diberikan Pemkab Tangerang. Begitu pun dengan mobil dinas. Jadi sesungguhnya, tak ada masalah apa-apa,” ungkap Edy.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Rano Karno menilai sangat manusiawi apabila pasca-terpilihnya Shaleh MT ada sedikit ketidakpuasan dari Pemkab Tangerang. “Saya kira itu manusiawi. Ya, kita kan yang sejak awal (membentuk). Tapi, kemudian yang duduk bukan kita. Tapi, itu sekarang tak ada masalah. Buktinya, ini sudah ada pertemuan,” ungkap Rano.
Rano menerangkan, selain silaturahmi, dalam pertemuan itu juga disinggung kemungkinan Pemkab Tangerang mengusulkan para pejabatnya untuk duduk di SOTK Kota Tangsel. “Bukan itu saja. Saya pun mengusulkan kepada Ibu Gubernur, jika penjabatnya dari Pemprov Banten, seyogyanya sekotnya dari Pemkab Tangerang,” kata Rano.
Rano tak menampik nama-nama yang beredar selama ini adalah pejabat yang akan diusulkan Pemkab Tangerang. “Saya kira tak perlu lagi saya menyebut nama,” tandas Rano.

Sementara itu, Penjabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT ketika dihubungi melalui telepon genggamnya mengatakan, agenda pertemuan dengan Ismet Iskandar bertujuan untuk koordinasi sekaligus membahas program kerja Kota Tangsel ke depan. “Kita telah melakukan koordinasi dengan Pak Bupati untuk membahas rencana kerja pembangunan Kota Tangsel, ” katanya.
Shaleh mengaku, dalam kesempatan itu, Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengajukan dua nama untuk jadi calon Sekot Tangsel. Kedua nama itu bukanlah nama-nama yang saat ini beredar di media massa. Namun sayangnya, Shaleh enggan menyebut dua nama tersebut. (ang/dai)

Radar Banten, 5 Februari 2009

2 Tanggapan to “Atut Kecewa pada Ismet”

  1. cepatlah walikota tangsel bekerja sesuai mekanisme…wsss http://www.tangerangutaraya.blogspot.com

  2. sato Ichi said

    jangan gitu dong bu. Sebaiknya anda menyatukan mereka yang bersimpangan. nanti bagaimana jadinya kalau propinsi isinya ada mengecewakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: