Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Atut Bungkam Soal Penjabat Tangsel

Posted by kinclonk pada 15 Januari 2009

TANGERANG – Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah masih tetap merahasiakan tiga nama calon Penjabat Walikota Tangerang Selatan (Tangsel).

” Saya sudah menyerahkan tiga nama calon Penjabat Tangsel itu ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Rabu (14/1). Yang menerimanya langsung adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto. Nanti juga wartawan tahu siapa yang dipilih dalam pelantikan nanti. Insya Allah pelantikan akan dilakukan sekitar tanggal 21 atau 22 Januari di pendopo Gubernur,” ujar Atut usai meresmikan Jembatan Kebon Nanas.

Dalam pertemuan dengan Mardiyanto, lanjut Atut, ia mengaku tidak hanya menyerahkan tiga nama yang diajukan sebagai calon Penjabat Tangsel. Melainkan menyampaikan aspirasi masyarakat Tangsel yang menginginkan ada tindak lanjut kongkrit pasca disahkannya Kota Tangsel. “Sebelum ketemu Pak Menteri, saya sudah melakukan pertemuan dengan elemen masyarakat Tangsel sehingga saat ketemu Pak Menteri apa yang diaspirasikan saya sampaikan,” katanya.

Disinggung masuknya nama salah satu pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Banten dalam bursa calon Penjabat Tangsel, Atut enggan berkomentar. Kata Atut, ada tiga kriteria yang menjadi penjabat Walikota Tangsel. Pertama, seorang PNS yang memenuhi syarat administrasi kepegawaian. Kedua, seseorang yang mengenal karakteristik masyarakat Tangsel. “Yang ketiga, seseorang yang dekat dengan saya. Maksudnya bisa berkoordinasi dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga bisa saling berkesinambungan,” katanya diplomatis.

Diketahui, sebelumnya Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengusulkan tiga nama calon Penjabat Walikota Tangsel, dari pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Tangerang. Yakni Asda I Mas Iman Kusnandar, Kepala Bappeda Benyamin Davnie, dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Herry Haryanto. Namun dalam rapat Gubernur dengan Baperjakat, nama Herry dicoret sebagai salah satu yang diusulkan ke Mendagri. Adapun penggantinya, Pemprov Banten mengusulkan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Pemprov Banten Shaleh MT.

Ditemui di tempat yang sama, Shaleh MT mengaku diminta Gubernur untuk diajukan sebagai calon Penjabat Walikota Tangsel. Bahkan ketika ditanya kesiapannya, ia mengaku siap jika memang dipercaya untuk menduduki posisi tersebut. “Sebagai abdi negara, saya harus siap ditugaskan di manapun,” kata Shaleh.

Ditanya apakah mengenal karakteristik masyarakat Tangsel, kata Shaleh, ia mengklaim bahwa dirinya adalah warga asli Tangerang. Bahkan, saat ini ia mengaku berdomisili di Pamulang. Kecintaan pada Tangerang, kata Shaleh, sudah ia buktikan dengan memperjuangkan pembangunan jalan selama ia dipercaya menjabat sebagai Kadis BMTR Banten. “Bisa dirasakan sendiri kan bukti kerja saya. Meski demikian saya serahkan semuanya ke mekanisme dan peraturan yang berlaku,” tuturnya. (crl)

Tangerang Online, 15 Januari 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: