Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Pemilik KTP Ganda Didenda Rp 25 Juta

Posted by kinclonk pada 14 Januari 2009

CIPUTAT – Pemkab Tangerang selaku pemerintah induk Kota Tangerang Selatan tidak akan main-main kepada warga Tangerang Selatan yang memiliki KTP ganda.
Sanksi yang diberikan pun tidaklah ringan, yakni bakal dikenakan denda Rp 25 juta.
Hal ini diberlakukan selain memberikan efek jera kepada masyarakat juga berfungsi untuk penyeragaman data administrasi dalam percepatan proses kemajuan Kota Tangerang Selatan.

Kepala Seksi (Kasi) Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang Gatot Gunapria mengatakan, sanksi tersebut akan diberlakukan karena melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2004 tentang Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil.
“Ini akan menghambat proses percepatan pembangunan dan kemajuan Kota Tangsel nantinya. Apalagi, Kota Tangsel merupakan daerah otonom baru dan otomatis status kependudukannya juga berubah,” terangnya.
Namun, pihaknya tidak serta merta memberikan sanksi kepada warga yang memiliki KTP ganda. Sebelum diberikan sanksi, warga yang ber-KTP ganda ini diberikan peringatan.
“Setelah diperingatkan, kami berikan waktu selama satu bulan untuk menonaktifkan salah satu KTP miliknya. Jika dalam jangka waktu tersebut tidak melakukannya, denda tersebut akan diberlakukan,” jelasnya.

Dia menjelaskan, sanksi tegas ini sengaja diberlakukan dan tidak hanya berlaku bagi warga Tangsel saja. Akan tetapi juga berlaku bagi seluruh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Tangerang. “Diharapkan, dengan adanya tindakan ini, warga menjadi lebih tertib dalam admnistrasi kependudukan,” paparnya.
Ia menambahkan, untuk meminimalisir maraknya KTP ganda ini, Disdukcapil Kabupaten Tangerang tak henti-hentinya melakukan monitoring dengan menerjunkan tim ke lapangan, seperti melakukan pengintaian dan mencari informasi kepada masyarakat siapa saja warga yang ber-KTP ganda.

Pada bagian lain, sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan dan PP Nomor 37 Tahun 2007, seorang pemegang KTP tidak boleh memegang KTP lebih dari satu. Jika ketahuan, akan dikenakan sanksi pidana penjara maksimal 2 tahun atau denda Rp 25 juta.

Peraturan pemegang KTP tersebut sudah berlangsung cukup lama. Sosialisasi pun sudah dilakukan, mulai pemasangan poster di setiap kecamatan hingga kelurahan. Hal ini dimaksudkan untuk menyeragamkan pemegang KTP yang masih bersifat kedaerahan menjadi nasional. (dai)

Radar Banten, 14 Januari 2009

2 Tanggapan to “Pemilik KTP Ganda Didenda Rp 25 Juta”

  1. Satochid said

    Sebenarnya yang paling salah itu siapa sih?
    adanya KTP diproses menurut aturan melalui RW/RT tapi nyatanya perseorangan bisa langsung ke kecamatan atau ke kelurahan atau calo2. Jadi menurut saya harus diteliti dulu bagaimana ybs mendapatkan KTP.
    Sebenarnya sih aturannya jelas akan tetapi banyak warga yang by pass dan diterima di Kecamatan atau kelurahan. Achirnya yang namanya RW dan RT seperti diacuhkan akibatnya banyak warga yang apatis (tanpa RW dan RT bisa juga diperpanjang/ buat baru dll) Maunya apasih pola pemerintahan kita?
    Saya anjurkan RW dan RT jangan mau bertanggung jawab kepada siapa saja yang berurusan dengan pelayanan tidak diadministrasi terlebih dahulu di tingkat bawah.
    Semoga menadikan kewaspadaan kita semua. Apabila hal ini tidak diatur secara baik akan terjadi KTP doubel dan bisa dimanfaatkan teriris, penipuan dlsb.wasalam

  2. Satochid said

    yang saya ketahui bahwa menurut peraturan semua penduduk di Indonesia tidak terkecuali mempunyai NOPEN sejak berumur 17 tahun keatas, dan semua kelurahan dan Kecamatan pasti ada datanya. Dengan demikian kenapa masih juga dapat diberikan KTP ke 2 kalau prosesnya bener?
    Seharusnya siapaa saja yang tidak bisa menunjukkan Nopen pada saat pindah/ ganti baru KTP dll sewajarnya proses tersebut tidak bisa diurus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: