Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Daerah Endemi DBD Tangerang Meluas 11 Kecamatan Rawan

Posted by kinclonk pada 19 November 2008

[TANGERANG] Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tangerang makin meluas. Kini tercatat 11 dari 36 Kecamatan di wilayah ini yang sudah dinyatakan sebagai daerah endemi.

“Daerah endemi meluas,” ujar dr Yully Soenar Dewanti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Selasa (18/11).

Penyakit DBD memang tidak mengenal sosok dan tempat serta waktu. Bupati Tangerang Ismet Iskandar dan wakilnya Rano Karno juga diserang DBD sehingga keduanya harus dirawat di rumah sakit. Ismet di rawat di RS Omi Internasional dan Rano di RS Cinere.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat sepanjang 2008 dari Januari hingga November, jumlah kasus DBD di Kabupaten Tangerang mencapai 725 kasus. Dibanding tahun lalu jumlahnya berkurang, namun tercatat mencapai 991 kasus.

Namun untuk penyebarannya diketahui meluas dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya endemi DBD hanya tercatat di lima kecamatan, yakni Ciputat, Pondok Aren, Pamulang, Curug dan Pasar Kemis. Namun, kini DBD juga menyebar dan menjadi endemi di enam kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Serpong, Legok, Cikupa, Mauk, Balaraja, dan Kelapa Dua.

“Jumlah penderitanya terus meningkat sepanjang tahun dan angkanya cukup signifikan,” kata Yully.

Di beberapa kecamatan, kata Yully, meski ada penurunan kasus, jumlahnya tidak bisa ditekan sampai nol, seperti Kronjo, Kresek, dan Cisoka. Jumlah penderita yang relatif sedikit antara nol dari 13 kasus. Pada tahun ini, Kecamatan Jambe tidak ada sama sekali kasus DBD.

Lebih lanjut dikatakan, faktor utama penyebabnya munculnya DBD adalah kepadatan penduduk,mobilitas penduduk yang cepat, lingkungan perumahan yang tidak tertata dengan baik serta perilaku masyarakatnya yang tidak menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam delapan tahun terakhir, kasus DBD di wilayah itu mengalami fluktuasi. Tahun 2000 sebanyak 328 kasus, 10 meninggal, tahun 2001 sebanyak 254 kasus, 6 meninggal. Tahun 2002 sebanyak 264 kasus, 4 meninggal dunia. Pada ahun 2008 hingga Oktober tercatat 725 kasus. tahun 2007 tercatat 991 kasus, 8 di antaranya meninggal. [132]

Suara Pembaruan, 19 Nopember 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: