Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Pamulang & Ciputat Jadi Sarang Pendatang

Posted by kinclonk pada 10 Oktober 2008

PAMULANG – Sedikitnya dua kelurahan di Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang jadi sarang dan incaran warga pendatang. Yakni, Kelurahan Pondok Cabe Ilir dan Kelurahan Pondok Cabe Udik.

Dua kelurahan ini diincar pendatang dari daerah lain karena berdekatan dengan wilayah Jakarta dan Depok. Karenanya, aparat kecamatan setempat berencana mengggelar operasi yustisia kependudukan (OYK) di seluruh wilayah, khususnya dua kelurahan itu. Operasi ini dilaksanakan karena diprediksi seusai Lebaran ini, banyak warga dari daerah lain datang ke dua kelurahan tersebut.
Camat Pamulang Toto Sudarto mengatakan, untuk menggelar operasi yustisia kependudukan ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan petugas ketentraman dan ketertiban (trantib) kecamatan, Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang, Kejaksaan Negeri Tangerang, dan Polsek Metro Pamulang. “Operasi yustisia ini akan kami gelar ke sejumlah perumahan,” kata Toto, Rabu (8/10).
Selain mencegah makin padatnya Kecamatan Pamulang dengan warga pendatang, juga untuk meminimalisasi KTP ganda.
Toto mengakui, dari tujuh kelurahan di wilayah Pamulang, terdapat dua kelurahan yang rawan banyak disinggahi pendatang dan KTP ganda, yakni Kelurahan Pondok Cabe Ilir dan Kelurahan Pondok Cabe Udik. “Karena, di kedua wilayah itu berdekatan dengan Jakarta dan Depok,” ungkapnya.
Mantan Camat Kosambi ini menegaskan, pihaknya tidak akan main-main melakukan operasi kependudukan ini. “Dari awal, kami bertekad menindak warga yang memiliki KTP ganda,” katanya.
Toto mengatakan, warga yang tidak memiliki surat keterangan pindah dari daerah asal tidak akan dibuatkan KTP. Saat ini, jumlah warga di Kecamatan Pamulang mencapai lebih dari 217 ribu jiwa.
“Bagi warga yang ingin membuat KTP tanpa keterangan dari RT ataupun RW setempat dan keterangan surat pindah domisili tidak akan kami layani,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Seksi Trantib Kecamatan Ciputat Os Merauke mengatakan, di Ciputat terdapat tiga wilayah yang berpotensi membludaknya warga pendatang dari luar wilayah Kabupaten Tangerang, yakni Kelurahan Serua, Kampung Sawah dekat tol BSD, dan Komplek Serua Indah.
“Usai lebaran, kami akan melakukan sweeping para warga pendatang. Karena keberadaan mereka melanggar perda kependudukan” ungkap Os.
Ia mengatakan, dalam operasi yustisia ini, pihaknya akan bekerja sama dengan kejaksaan, kepolisian dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tangerang. (ang)

Radar Banten 9 Oktober 2008

Satu Tanggapan to “Pamulang & Ciputat Jadi Sarang Pendatang”

  1. Pendatang baru…smoga mereka memiliki ketrampilan yang memadai untuk bisa bertahan di belantara jakarta ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: