Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Panwasda Kota Tangerang Batal Bekukan Diri

Posted by kinclonk pada 25 Agustus 2008

TANGERANG — Panitia Pengawas Pilkada (Panwasda) Kota Tangerang urung membekukan diri setelah Badan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BKKD) Pemkot Tangerang memberikan bantuan pada panwasda senilai Rp 100 juta. Meski demikian, panwasda menyesalkan belum cairnya anggaran operasional senilai Rp 1,9 miliar.

“Seharusnya, hal seperti ini tidak perlu terjadi karena penyelenggaraan pilkada tahun ini sudah diketahui sejak lima tahun yang lalu,” keluh Ketua Panwasda Kota Tangerang, Syafril Elain, Ahad (24/8). Akibat tidak lancarnya pencairan anggaran operasional tersebut, panwasda sempat kalang kabut karena biaya operasional terpaksa ditanggung oleh para petugas panwasda.

Syafril mengatakan, masih banyak kebutuhan panwasda yang belum dapat dipenuhi oleh Pemkot Tangerang. Kebutuhan yang dimaksud misalnya pengadaan mobil dinas dan pengadaan komputer. “Dana sebesar 100 juta yang diberikan pemkot kemarin sebenarnya tidak sesuai dengan aturan.” Oleh karena itu, ia mendesak Pemkot Tangerang segera merealisasikan anggaran tersebut secepatnya.

Sejak dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang pada 29 Juli lalu, panwasda belum pernah menerima uang sepeser pun dari Pemkot Tangerang hingga uang sebesar Rp 100 Juta tersebut turun beberapa hari yang lalu. Panwasda pun sempat berkonsultasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengenai sikapnya yang ingin membekukan diri. Akhirnya, Bawaslu menyarankan agar Panwasda Kota Tangerang menunggu hingga 22 Juli lalu. Namun, karena waktu itu Pemkot mencairkan dana senilai 100 Juta, panwasda akhirnya urung membekukan diri.

“Kami akan memanfaatkan dana ini meskipun sebenarnya tidak sesuai aturan,” kata Syafril. Tindakan itu terpaksa diambilnya mengingat ia dan dua petugas panwasda yang lain sempat membiayai sendiri segala keperluan kantor, termasuk sewa dua unit komputer untuk kegiatan operasional. Dana tersebut juga akan dipakainya untuk menutup biaya pelantikan 39 anggota panwas kecamatan pada 12 Agustus lalu.

Menanggapi keadaan ini, Wakil Wali Kota Tangerang, Deddy Syafei, mengimbau supaya panwasda bersabar. “Kami sedang mengusahakan agar anggaran yang mereka minta segera cair,” kata Deddy. Ia mengatakan, yang jadi masalah adalah panwasda terbentuk setelah penetapan APBD 2008 pada 6 Desember 2007. “Jadi, pengadaan anggaran ini tidak boleh sembarangan.” c66

Republika 25 Agustus 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: