Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk ‘Umum’ Kategori

Pemberitaan di sekitar Tangerang Selatan

Tiga Tahun Blog Tangsel

Posted by kinclonk pada 5 Juli 2011

Assalamu’alaikum Wr Wb

Tanpa terasa pada hari ini Blog Tangerang Selatan genap berusia tiga tahun.

Terima kasih atas segala dukungan, kritik dan saran anda.

Wassalam

Salam hangat kami,

Admin

Ditulis dalam Umum | 4 Komentar »

Tangsel Berlakukan Jam Pembuangan Sampah

Posted by Nur Fuad pada 16 Juni 2011

TANGSEL  – Krisis sampah yang berkepanjangan membuat Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberlakukan jam buang sampah bagi warga kota berpenduduk 1,2 juta jiwa itu. ”Aturan ini dibuat sebagai salah satu upaya menanggulangi persoalan sampah di wilayah Tangerang Selatan,” ujar Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan, dan Pemakaman Tangerang Selatan, Nur Slamet, Senin, 13 Juni 2011.

Rencananya, kata Nur, jam buang sampah bagi warga Tangerang Selatan akan diatur dua kali sehari yang akan berlaku pada pukul 06.00-09.00 WIB dan pukul 14.00-17.00 WIB. ”Aturan ini sudah berlaku sejak kemarin, tapi saat ini sedang dalam tahap uji coba dan sosialisasi,” ujarnya.

Pemerintah Tangerang Selatan juga mempertegas larangan bagi warga untuk membuang sampah secara sembarangan, seperti di trotoar dan pinggir jalan. Menurutnya, inti dari pemberlakuan aturan itu adalah membina masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Bahkan, menurut dia, sanksi yang tercantum dalam peraturan daerah tentang pengolahan sampah dan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengolahan sampah akan diterapkan bagi warga yang membuang sampah secara sembarangan. ”Sanksi juga akan kami terapkan secara berkala,” kata dia.

Menurut Nur, ada beberapa pertimbangan yang menjadi dasar pemberlakuan pembatasan jam buang sampah tersebut. Selain menanggulangi persoalan penumpukan sampah, penjadwalan jam buang
sampah itu juga disesuaikan dengan aktivitas truk pengangkut sampah.

“Penyesuaian jam buang sampah dengan aktivitas truk pengangkut sampah diharapkan dapat mengurangi penumpukan sampah seperti yang terjadi selama ini,” tuturnya.

Nur mengatakan pihaknya juga mewajibkan 91 pengembang perumahan di wilayahnya menyiapkan tempat sampah organik dan nonorganik serta lahan seluas 500 meter persegi untuk dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di semua koridor jalan yang ada di Tangerang Selatan. Para pengembang harus menyediakan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum untuk dijadikan tempat pembuangan dan pengolahan sampah. “Setiap pengembang wajib menyediakan lahan minimal 500 meter persegi untuk dijadikan TPST 3R (reduce, reuse, dan recycle),” ujarnya.

Sampah masih menjadi momok menakutkan bagi Pemerintah dan warga Tangerang Selatan. Meskipun wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan sudah dilantik, masalah sampah ini belum menemukan solusi. Hal ini terlihat dari masih banyaknya sampah yang menumpuk di sejumlah pasar.JONIANSYAH
Sumber TEMPO Interaktif, 13/06/2011

Ditulis dalam Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Polisi Dituntut Ungkap Pelaku Perusakan Kantor HMI

Posted by Nur Fuad pada 8 Juni 2011

TANGERANG SELATAN-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)  cabang Ciputat, Tangsel, Rabu (8/6), menggelar aksi demo di depan kantor Polsek Ciputat. Mereka menuntut Polsek Ciputat untuk mengawal proses hukum atas kasus pengrusakan kantor Komisariat HMI Cirendeu, Ciputat, oleh beberapa anggota Komite Mahasiswa UMJ, pekan lalu.

“Kami datang ke Polsek Ciputat untuk meminta pihak kepolisian sini turut membantu Polres Jakarta Selatan dalam menyelesaikan kasus ini,” ujar Ajie, salah seorang pentolan HMI Ciputat.

Menurut Ajie, pihaknya mendesak Polres Jakarta Selatan untuk segera menangkap pelaku pengrusakan tersebut. “Ini sudah masuk ranah pidana, karena itu tak ada alasan untuk tidak menangkapnya. Polsek Ciputat bisa turut mengawal kasus ini bersama kami,” tandasnya.

Rombongan mahasiswa HMI Ciputat tiba di Polsek Ciputat sekitar jam 12.00, setelah sebelumnya berkoordinasi di UIN Ciputat. Selain berorasi, ada pula spanduk yang dibentangkan, yang isinya mengecam aksi anarkis Komite Mahasiswa UMJ. Seperti diketahui pada Rabu (1/6) lalu, Komisariat HMI Cirendeu, Ciputat, yang berada dekat kampus UMJ, diserang oleh belasan anggota Komite Mahasiswa UMJ. Dalam penyerangan itu, selain kantor komisariat yang rusak, ada beberapa anggota HMI yang terluka kena pukulan.

Menurut ajie, Polisi terkesan lamban dalam menangani kasus tersebut. Padahal barang bukti dan saksi sudah ada. “Tunggu apalagi sih? Bukti sudah jelas. Saksi juga ada. Ada apa kok lamban sekali. Sudah seminggu masak belum ada yang ditangkap sebagai bentuk pertanggung jawaban,” tegasnya.

Hal itu yang melatarbelakangi aksi demo yang digelar teman-teman HMI. Menuruyt Ajie, jika tidak direspon, maka pihaknya akan kembali berdemo dengan jumlah massa lebih banyak. “Kami akan awasi kasus ini. Sebab HMI pusat juga memantau perkembangannya,” tandas Ajie.

Sementara itu menurut Kapolsek Ciputat, Kompol Alip, kasus ini sudah ditangani Polres Jakarta Selatan, maka hanya bisa mengawasi.”Kami terus berkoordinasi dengan Polr es Jaksel. Sebab semua barang bukti dan saksi masih ada di wilayah kami, terang Kompol Alif.  (DRA)

Sumber TangerangNews.com-08-06-2011

Ditulis dalam Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pendaftara Balon Gub Dari Parpol 8 Juni 2011

Posted by Nur Fuad pada 7 Juni 2011

TANGERANG SELATAN- Mulai Rabu 8 Juni 2011, akan dibuka pendaftaran pasangan Balon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang diusung partai politik atau gabungan partai politik. Pendaftaran dan pengisian formulir ini akan berakhir hingga 14 Juli 2011. “KPU akan mengumumkan para calon yang memenuhi persyaratan baik perseorangan atau dukungan partai pada 23 Agustus 2011 mendatang,” kata Ketua Pokja Pencalonan KPU Banten Agus Supriatna.

Sementara untuk calon perorangan atau independen, pendaftaran dan pengisian formulir sudah dibuka sejak Senin 6 Juni 2011. Dari unsur perorangan, sudah ada 5 Balon Gubernur yang mengambil formulir pendaftaran. Mereka adalah Siti Komalasari, Nyimas Ratu Ayu Nila Mayangsari, Dwi Jatmiko, Irjen Pol (Pur) Maman Sulaeman dan Ita Maryani.

Pendaftaran bakal calon Gubernur itu akan berakhir pada 10 Juni 2011.”Namun hingga hari ini (Selasa, 07/06/2011) belum satupun yang mengembalikan formulir pendaftaran ke KPU,”terang Agus.

Menurut Agus Supriatna, saat mengembalikan formulir pendaftaran para bakal calon gubernur ini harus memenuhi persyaratan berupa bukti dukungan sebanyak 410.313 orang atau 4% dari jumlah penduduk Banten yang saat ini sebanyak 10.257.816 jiwa. “Pengembalian formulir pendaftaran harus disertai penyerahan bukti dukungan berupa foto copy KTP dan tanda tangan dengan jumlah sesuai ketentuan,” terang Agus.

Sampai saat ini sudah ada 6 bakal calon Gubernur Banten yang akan maju pada pilkada 22 Oktober 2011 yang diusung partai politik. Ratu Atut Chosiyah, untuk sementara didukung Gerindra, Jazuli Juwaini diusung PKS, Wahidin Halim, Suhaimi, Aisyah Sukarnoputri, dan Nyimas Ratu Mayangsari. (DRA)

Sumber TangerangNews.com-07-06-2011

Ditulis dalam Pilkada, Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Airin Didesak Permanenkan Larangan Truk

Posted by Nur Fuad pada 7 Juni 2011

TANGERANG SELATAN — DPRD Kota Tangerang Selatan meminta Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diany untuk segera memberlakukan secara permanen peraturan pembatasan truk yang melintas di Jalan Raya Serpong. Pembatasan truk itu mulai pukul 06.00 sampai 10.00 dan pukul 16.00 sampai 20.00 guna menekan kemacetan di wilayah tersebut.

“Kami meminta Wali Kota Tangerang Selatan untuk segera permanenkan pemberlakukan (pembatasan) truk yang masuk wilayah Serpong. DKI saja akan permanenkan pemberlakukan itu, masa Tangerang selatan tidak bisa,” kata anggota DPRD Kota Tangerang Selatan dari Fraksi PDI-P, Iwan Rahayu, Selasa (7/6/2011).

Meski demikian, Iwan mengakui kebijakan yang diambil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus disesuaikan dengan kondisi yang ada terlebih dahulu. Salah satunya dengan memperbaiki infrastruktur jalan yang ada, area untuk menunggu truk, dan jumlah personel Dinas Perhubungan yang harus disiapkan untuk mengawasi pelaksanaan peraturan tersebut.

“Kami mendukung kebijakan itu dipermanenkan. Namun, kami meminta kebijakan tersebut harus sesuai dengan kondisi jalan yang dilalui truk dan kontainer yang bertonase 8 ton serta tempat area yang untuk menunggu truk yang akan melintas,” ujar Iwan.

Ketika ditanya tentang area yang pas untuk parkir sementara truk yang akan melintas ke Jalan Raya Serpong, Iwan mengatakan lokasi lahan tersebut belum pasti. Sebelumnya, beberapa truk kerap diminta menunggu di jalan dekat Wisma BCA yang notabene merupakan lahan milik pihak pengembang BSD. “Akan dicarikan solusi terlebih dahulu untuk pemberlakuan menunggu truk yang akan melintas ke Jalan Raya Serpong,” ungkap Iwan.

Pelarangan truk memasuki tol dalam kota Jakarta mengakibatkan rute perjalanan kendaraan berat beralih ke daerah penyangga Ibu Kota, termasuk Serpong di Kota Tangsel. Jalan Raya Serpong dan jalur lingkar luar Jakarta (JORR) ke arah Bumi Serpong Damai menjadi semakin macet karena truk yang melewati Jalan Raya Serpong melebihi kapasitas muatan sebanyak 8 ton. (S01-11)
Sumber KOMPAS.com-07-06-2011

Ditulis dalam Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Gerindra Rekomendasikan Shaleh Dampingi Atut

Posted by Nur Fuad pada 6 Juni 2011

Posisi Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR) Provinsi Banten M Shaleh semakin menguat akan mendampingi kandidat gubernur Ratu Atut Chosiyah. Itu setelah Gerindra, salah satu parpol pendukung Atut, resmi mengusulkan M Shaleh sebagai salah satu kandidat kuat yang akan mengisi posisi kandidat wakil gubernur.

DPD Gerindra memberikan rekomendasi untuk M Shaleh melalui surat DPD Nomor 05-034/u/DPD-Gerindra/btn/2011 prihal usulan bakal calon wakil gubernur pendamping bakal calon Gubernur Ratu Atut Chosiyah. Surat usulan tersebut sudah dikirimkan kepada Atut sebagai bahan pertimbangan dari parpol pengusung.

“Sesuai dengan janji kami, setelah Gerindra resmi mengusung Atut adalah memberikan usulan calon wakil gubernur. Berdasarkan kajian dan latar belakang yang dimiliki, nama M Shaleh sepakat kita usulkan untuk mendampingi Atut. Surat usulan itu sudah sampai ke tangan Atut,” ujar Sekretaris DPD Gerindra Sopwan Haris saat dihubungi Radar Banten, Minggu (29/5).

Sopwan menambahkan, Gerindra mengusulkan Shaleh karena dianggap sudah matang dalam pemerintahan. Sopwan juga menilai, untuk menyeimbangkan antara kekuatan parpol adalah dengan memasukkan calon dari birokrat. “Shaleh kita nilai cukup berhasil menjalankan roda pemerintahan di Tangsel yang tak lain adalah daerah otonom baru. Beliau juga cukup kooperatif dan komunikasi yang dibangun cukup baik. Kami berharap pilihan ini tidak salah,” ucapnya.

Dihubungi terpisah Ketua DPD Gerindra Budi Heryadi membenarkan jika parpolnya telah memutuskan untuk mengusulkan Shaleh menjadi wakil Atut. Menurut Budi, selama berkiprah di pemerintahan, Shaleh sudah menunjukkan komitmen dan keberaniannya dalam mendobrak sekat-sekat aturan yang mengikat. “Ditambah lagi dengan mengalirnya dukungan dari ulama dan organisasi masyarakat di berbagai daerah, membuat kita yakin jika nama Shaleh bisa memenuhi kriteria Atut yaitu memiliki kantong suara cukup banyak. Sehingga bisa mendongkrak suara dalam pemilihan gubernur (pilgub) nanti,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah Shaleh mengaku bangga dengan rekomendasi Gerindra terkait pencalonannya untuk mendampingi Atut. Shaleh juga memastikan sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Secara pribadi saya sudah siap jika memang diminta untuk maju mendampingi Ibu Atut, baik secara materi maupun penggalangan suara,” katanya

Sebelumnya, Atut mengatakan akan meminta masukan dari parpol pengusungnya untuk posisi calon wakil gubernur yang akan mendampinginya. Namun demikian, hingga kini Atut mengaku belum mengantongi satu pun nama untuk mendampinginya. “Ibu (Atut menyebut dirinya-red) belum punya calon. Tapi memang kalau bisa ada masukan dari parpol koalisi sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan jika nanti terpilih, bisa lebih solid. Ibu akan terima baik dari birokrat maupun politisi,” paparnya. (bon/ndu)
Sumber – 06-06-2011- Radar Banten.com

Ditulis dalam Pilkada, Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Hasil Pilkada Ulang Tangsel Diumumkan Kamis

Posted by Nur Fuad pada 28 Februari 2011

TANGSEL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan akan mengumumkan hasil penghitungan suara manual pemungutan suara ulang pada 3 atau 4 Maret 2011 mendatang. Saat ini, akan dimulai penghitungan suara serentak di tujuh kecamatan.

“Pukul 09.00 WIB pagi nanti akan dimulai. Kecuali Pondok Aren dimulai pukul 13.00 WIB,” kata anggota KPU Tangerang Selatan, Agus Supadmo, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Senin 28 Februari 2011.

Menurut Agus, posisi kotak suara dari 1.890 Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah ada di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Penghitungan serentak di tujuh kecamatan yang berisi 50 kelurahan itu akan dimulai pagi ini.

“Rencananya, akan selesai selama tiga hari ke depan,” ujar Agus. Setelah penghitungan selesai, pada 3 dan 4 Maret dijadwalkan akan digelar rapat pleno hasil penghitungan suara oleh KPU.

Bila rapat pleno dapat selesai dalam waktu satu hari, maka pada 3 Maret 2011 hasil penghitungan suara akan langsung diumumkan kepada publik. “Di rapat pleno itu sekaligus penetapan,” kata dia.

KPU secara khusus mengimbau kepada masyarakat umum dan para kandidat dapat menerima apapun hasil pemungutan suara ulang Pilkada Tangerang Selatan. Mereka yang berseberangan prinsip pada saat pemilihan diimbau untuk rekonsiliasi pasca-pemungutan ulang selesai.

“Seluruh masyarakat harus bisa berjiwa besar. Ini hanya sebuah proses untuk memilih Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan. Di Tangerang Selatan harus ada pemimpin definitif,” ujar dua.

Sebelumnya, hasil penghitungan cepat atau quick count dari Pusat Kebijakan Pembangunan Strategis (Puskaptis) menyebut pasangan Airin Rachmi Diany dan Benjamin Davnie unggul. Airin mengalahkan pasangan Arsid-Andre Taulany.

Menurut Agus, apapun hasil penghitungan cepat itu merupakan hak masyarakat. KPU tidak akan mempermasalahkan itu. “Kami hanya berpatokan pada penghitungan manual yang dilakukan berjenjang hari ini,” kata dia. (hs)
Sumber • VIVAnews -28 Februari 2011

Ditulis dalam Pilkada, Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

LSI: Airin Unggul Karena Hujan Seharian

Posted by Nur Fuad pada 28 Februari 2011

TANGSEL – Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil penghitungan cepat atau quick count pemungutan suara ulang Pilkada Tangerang Selatan. Hasilnya, sama dengan yang dilakukan Pusat Kebijakan Pembangunan Strategis (Puskaptis).

Pasangan Airin Rachmi Diany dan Benjamin Davnie unggul mengalahkan pasangan Arsid-Andre Taulany.”Ada dua hal yang patut dicermati atas kemenangan Airin dalam survei. Yakni soal finansial dan popularitas,” kata peneliti senior LSI Burhanuddin Muhtadi dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Senin 28 Februari 2011. Penghitungan cepat LSI yang dirilis kemarin menghasilkan pasangan Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie mendapatkan perolehan suara 54.31 persen. Di urutan kedua, pasangan Arsid dan Andre Taulany mendapatkan perolehan suara 43.4 persen. Rodhiyah Najibah dan Sulaiman Yasin 1.19 persen dan Yayat Sudrajat dan Norodom Sukarno mendapatkan 1.1 persen.

Penghitungan cepat dilaksanakan dengan memilih 410 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar secara proporsional di setiap Kecamatan yang ada di Kota Tangerang Selatan. Sample TPS dipilih dengan menggunakan metode Kombinasi Stratified-Cluster Random Sampling.

Diperkirakan toleransi kesalahan atau margin of error pada quick count ini sekitar +/- 1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Artinya perolehan suara kandidat dari hasil quick count ini bisa bergeser ke atas atau bergeser ke bawah hingga 1 persen.

Apa faktor yang menyebabkan pasangan Airin-Benjamin unggul? “Kemampuan tim Airin memoblisasi pendukung pemilih ke TPS. Itu faktor pembeda dengan pendukung Arsid-Andre,” ujar Burhanuddin.

Menurut Burhanuddin, karakteristik pendukung Arsid-Andre Taulany itu dari kalangan menengah ke atas. Mereka yang menjadi tulang punggung pasangan Arsid-Andre itu dinilai kurang militan. Sedangkan pasangan Airin-Benjamin berasal dari menengah ke bawah dan termasuk militan.

“Kemarin itu ada hujan satu hari penuh. Pemilih menengah ke atas tidak loyal dan kurang militan. Sedangkan pendukung Airin, tetap menuju TPS,” ujar dia. Sebelumnya, Puskaptis juga menyebut penghitungan cepat menghasilkan pasangan Airin-Benjamin mengalahkan Arsid-Andre Taulany. Hasilnya baca di sini. (hs)
Sumber VIVAnews -27 Februari 2011

Ditulis dalam Pilkada, Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pejabat Walikota Tangsel Akan Diganti

Posted by Nur Fuad pada 19 Januari 2011

TANGERANG SELATAN-Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Eutik Suarta yang masa jabatanya berakhir Selasa (18/1) . Dia  akan digantikan oleh Asisten Daerah II Pemprov Banten Hidayat Jauhari. Namun demikian, Pemprov Banten masih menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan Penjabat Wali Kota Tangsel tersebut dari Menteri Dalam Negeri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Muhadi mengatakan, Hidayat Jauhari telah dipastikan akan menggantikan posisi Eutik menjadi Penjabat Walikota Tangsel. Karena dari hasil koordinasi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dengan Mendagri, Hidayat Jauhari yang telah ditunjuk menjadi Penjabat Walikota Tangsel dari tiga nama yang diusulkan Pemprov Banten. “Hidayat yang akan menggantikan posisi pak Eutik, namun untuk SK-nya kini sedang dalam proses di kementerian,” kata Muhadi, hari ini.

Muhadi juga mengatakan, dengan belum keluarnya SK dari Mendagri tersebut, Gubernur Banten telah mengeluarkan SK yang isinya perintah kepada Sekda Kota Tangsel, Dudung E Diredja untuk menjalankan tugas harian Penjabat Wali Kota Tangsel. “Sekda Tangsel akan menjalankan tugas harian Penjabat Wali Kota Tangsel hingga adanya pelantikan penjabat Wali Kota Tangsel yang baru,” ujar Muhadi.

Menurut Muhadi, SK dari gubernur tersebut cukup kuat bagi Sekda Tangsel untuk menjalankan roda pemerintah di Kota Tangerang Selatan sementara. “Yang saat ini kita pikirkan bagaimana pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan tiga nama untuk ditetapkan sebagai penjabat wali kota Tangerang Selatan oleh Mendagri. Yakni, Asisten Daerah II Pemprov Banten Hidayat Jauhari, Kepala Biro Hukum Pemprov Banten Anwar Mas’ud, dan Kepala Badan Diklat Provinsi Banten Opar Sohari.

Dihubungi terpisah, Hidayat Jauhari menyatakan dirinya sebagai bawahan harus siap menjalankan tugasnya jika diperintahkan pimpinan. Namun dia belum bisa mengatakan lebih jauh, karena belum menerima SK. “Saya tidak bisa mengatakan lebih jauh soal ini, nanti saja jika waktunya sdah tepat,” kata Hidayat Jauhari.

Menurut dia, walau pun dirinya pernah dua kali menjadi penjabat kepala daerah, yaitu di Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon, namun dirinya mengaku harus tetep bisa mencermati berbagai hal sesuai dengan karakter dan kultur masyarakat didaerah yang akan dipimpinnya. (DIRA DERBY)
Sumber TANGERANGNEWS-18-Januari 2011

Ditulis dalam Umum | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pilkada Tangsel, LPSK akan Teliti Kasus Pemecatan Staf Kelurahan

Posted by Nur Fuad pada 6 Desember 2010

JAKARTA-(Detik.com) Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan menindaklanjuti kasus Bahctiar Rivai yang mengaku dipecat sebagai tenaga suka rela (TSK) Kelurahan Paku Alam, Serpong, Tangsel, setelah bersaksi di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kita akan tindak lanjuti kasus tersebut, kalau itu (dipecat karena bersaksi) benar, maka yang bersangkutan (lurah) bisa kena sanksi pidana,” ujar Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai kepada detikcom, Senin (6/12/2010).

Menurut Abdul, selama ini pengakuan dan perlindungan kepada saksi dan korban masih sangat lemah. Saksi atau korban justru sering mendapat intimidasi dari pihak yang merasa dirugikan dengan keterangannya.

“Pertama akan kita cek dulu, benar tidak dia diberhentikan karena menjadi saksi. Siapa tahu karena ada masalah lain, tapi kalau benar, lurah bisa dikenai pidana yang maksimal ancamannya 5 tahun,” terangnya.

Abdul berharap tidak ada lagi kasus serupa di kemudian hari, “Saksi dan korban itu dilindungi oleh UU,” katanya.

Di hadapan MK, Bachtiar mengaku selama Pilkada Tangsel Lurah Paku Alam Sulaiman dan Sekretaris Kelurahan Suparman terlibat langsung menyiapkan kebutuhan kampanye pasangan nomor urut empat calon Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

Akibat kesaksiannya itu, Bachtiar mengaku dirinya diberhentikan dari tempat ia bertugas selama ini. Pemberhentian tersebut disampaikan melalui Sadeli yang merupakan ayah dari Bachtiar sekaligus staf kantor Kelurahan Paku Alam.

Lurah Paku Alam Sulaiman ketika dikonfirmasi mengatakan, ia tidak melakukan pemecatan terhadap Bachtiar. Tetapi yang bersangkutan mengundurkan diri sendiri tanpa dipecat. Apalagi mantan anak buahnya itu jarang masuk kantor.

Ia membantah pemberhentian anak buahnya itu terkait dengan kesaksian Bachtiar di sidang gugatan MK.”Ah itu bohong dan direkayasa. Saya tidak melakukan pemecatan. Dia sendiri (Bachtiar) yang malas kerja jadi ia mengundurkan diri,” ujar Sulaiman.
(her/nrl)

Sumber Detik.com-06-Desember 2010

Ditulis dalam Pilkada, Umum | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.