Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk ‘Transportasi’ Kategori

Pemkot Tangsel Rencanakan Bus Gratis Buat Pelajar

Posted by kinclonk pada 29 April 2009

PAMULANG- Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera meluncurkan lima unit kendaraan bus untuk mengangkut pelajar dari sejumlah sekolah secara gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Dadang Sofyan mengatakan, guna menunjang jalannya pendidikan dan untuk membantu pelajar dalam transportasi. Pemkot Tangsel
menyiapkan lima unit kendaraan untuk mengangkut pelajar disejumlah titik jalan protokol yang ingin menuju sekolah maupun menjemput ketika pelajaran di sekolah tersebut telah berakhir.

“Tahun ini, lima unit bus sekolah akan meluncur di Tangsel. Pelajar tidak harus bayar, bus yang mereka tumpangi kita berikan gratis. Asal, jangan dirusakin angkutan itu,” ungkap Dadang.

Dadang mengakui, dana pembelian kelima bus sekolah tersebut berasal dari dana hibah Pemerintah Propinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, dimana dana tersebut selain membangun kantor sementara Dindik, bus sekolah merupakan salah satu acuan program Dindik kedepan. Tidak hanya itu, dari Dindik juga akan memberikan dana BOS bagi kepada masing-masing pelajar dari sejumlah sekolah dari tingkat dasar hingga menengah.”Untuk setiap murid SD akan diberikan Rp 10 ribu, sementara untuk masing pelajar tingkat menengah dan sederajat diberikan Rp 20 ribu persiswa,” tandas Dadang. (iin)

Tangerangonline.com, 29 April 2009

Ditulis dalam Transportasi | 2 Komentar »

Pembangunan Jalan Tol JORR II Terhadang Masalah Pembebasan Tanah

Posted by kinclonk pada 25 Maret 2009

JAKARTA, KOMPAS – Pembangunan sejumlah ruas jalan tol Jakarta Outer Ring Road atau JORR II terhadang masalah pembebasan tanah.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Departemen Pekerjaan Umum Nurdin Manurung yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/3) pagi, membenarkan hal ini.

Dari rencana enam ruas jalan tol JORR II, empat di antaranya sudah masuk tahap penandatanganan kontrak. Keempat ruas tol itu adalah Jalan Tol Bandara Soekarno Hatta-Kunciran (15,2km) oleh PT Marga Kunciran Cengkareng, Jalan Tol Kunciran-Serpong (11 km) oleh PT Trans Marga Nusantara, Jalan Tol Cinere-Jagorawi (14,7 km) oleh PT Translingkar Kita Jaya, dan Jalan Tol Cibitung-Tanjung Priok (22,5 km) oleh PT MTD Malaysia.
Sedangkan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (25,5 km) dan Jalan Tol Serpong-Cinere (10 km) belum masuk penandatanganan kontrak.

Nurdin mengungkapkan, sejauh ini baru Jalan Tol Cinere-Jagorawi yang menunjukkan kemajuan. Nurdin memuji investor Jalan Tol Cinere-Jagorawi yang berani melakukan investasi pengadaan tanah senilai Rp 400 miliar di Seksi I (Cimanggis), yang kini hampir rampung. Pada seksi berikutnya, pemerintah membantu melalui Badan Layanan Umum Pengadaan Tanah.

PROBLEM TANAH
Nurdin mengakui saat ini pembebasan tanah menjadi persoalan utama yang dihadapi investor jalan tol.
“Pada masa depan, pembebasan tanah harus dilakukan pemerintah lebih dahulu, baru kemudian dibangun dan dioperasikan pihak swasta. Sekarang, pembebasan tanah masuk dalam kontrak, dan siapa yang bertanggung jawab tidak jelas lagi,” ujarnya.
Benchmark di sejumlah negara, pembebasan tanah di jalan tol di China dan Malaysia dilakukan pemerintah.
“Aturan di Indonesia perlu direvisi agar investor jalan tol di negeri ini bergairah. Dibutuhkan aturan pelaksanaan pembebasan tanah lebih pasti. Aturan saat ini merugikan investor jika tahap pembebasan tanah tidak mengalami kemajuan. Sebab, ini akan menghilangkan masa konsesi sehingga tingkat kelayakan proyek makin turun,” katanya.

Nurdin mengakui, pelaksanaan pembebasan tanah harus transparan. Lokasi tanah yang ditetapkan untuk jalan tol diumumkan, kemudian dibekukan pemerintah agar tidak ada peluang bagi spekulan tanah. (KSP)

Koran Kompas, 25 Maret 2009

Ditulis dalam Transportasi | 4 Komentar »

Jalan di Ciater dan Buaran Sepanjang 1,7 Km Mulai Diperbaiki

Posted by kinclonk pada 20 Maret 2009

TANGERANGNEWS.COM-Jalan yang ada di Kelurahan Ciater dan Buaran Kecamatan Serpong, Kota Tangsel mulai diperbaiki. Perbaiakan dilakukan atas kerjasama Pemkot Tangsel dan Pemkab Tangerang.

Wali Kota Tangsel HM Shaleh MT, perbaikan jalan ini sudah masuk dalam APBD 2009 pemerintah induk. Namun, kata dia, perbaikan jalan ini merupakan kebutuhan masyarakat dan akses utama menuju kantor wali kota di Kecamatan Pamulang.
“Dalam perbaikan jalan ini kami sebagai pemerintahan transisi memfasilitasi kerjasama antara pemerintah Provinsi Banten dengan Kabupaten Tangerang, provinsi menyumbang alat-alat berat dan pekerjanya, Kabupaten Tangerang menyumbang barang-barang materialnya,” tandasnya Saleh hari ini.

Kadis Pekerjaan Umum Kota Tangsel Eddy Adolf Nicolas Malonda menerangkan, perbaikan jalan sepanjang 1,7 kilometer itu masih menggunakan APBD dari Kabupaten Tangerang. Namun ketika ditanya berapa anggarannya dia mengaku belum mengetahui jelas berapa anggaran dibutuhkan untuk membangun jalan tersebut. “Ini menjawab pertanyaa para warga Tangsel. Jika kami sudah diamanatkan untuk bekerja di sini, maka jangan heran melihat kami begitu giat membangun Tangsel,” terangnya. (den)

Tangerang News, 20 Maret 2009

Ditulis dalam Transportasi | Tinggalkan sebuah Komentar »

Pembangunan Rel Ganda Serpong-Tangerang Dimulai 2010

Posted by kinclonk pada 20 Maret 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pembangunan rel kereta api ganda (double track) Serpong Kota Tangerang Selatan – Maja Kabupaten Lebak akan dimulai pada 2010. “Diperkirakan selesai dalam tiga tahun,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perkeretaapian Departemen Perhubungan, Nugroho Indrio, Jakarta (19/3).

Menurut Nugroho, pada 2010 direncanakan penganggaran sebesar Rp 80 miliar untuk proses pembangunan fisik rel. “Total dana yang dibutuhkan Rp 500 miliar,” ujarnya.

Rel baru tersebut, kata Nugroho, sejajar dengan rel yang memang sudah ada sebelumnya, yakni sepanjang sekitar 20 kilometer.

TITO SIANIPAR

Tempo Interaktif, 19 Maret 2009

Ditulis dalam Transportasi | Tinggalkan sebuah Komentar »

JORR II Tersendat Harga Lahan

Posted by kinclonk pada 7 Maret 2009

KOTA- Pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Bandara Soekarno Hatta (Jakarta Outer Ring Road II) sepanjang 25,844 kilometer masih tersendat. Tersendatnya pengerjaan proyek, ditengarai karena belum adanya kesepakatan antara kontraktor dengan warga, mengenai harga lahan.

Masih terjadinya tarik ulur antara kontraktor dengan warga, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) akan ikut ambil bagian guna menilai harga tanah yang nantinya tergusur akibat terlintasi pembangunan Jalan tol Serpong – Bandara tersebut, rencananya Pemkot akan dibantu oleh Tim Independen dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pusat.

“Untuk mengatasi perselisihan antara warga dengan kontraktor, Kami akan membantu memfasilitasi hal tersebut, dan Pemkot nantinya akan dibantu juga oleh tim penilai independen dari PU Pusat,” ungkap Kasubid Perencanaan Prasarana Bappeda Kota Tangerang, Hadi Baradin.

Nantinya penentuan nominal harga nominal lahan akan berdasarkan fungsi dan nilai ekonomi dari keberadaan tanah tersebut, sehingga tidak akan didasari dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). “Karena dana yang dipergunakan untuk pelaksanaan merupakan dana dari investor, maka nilai ekonomi tanah itulah yang dijadikan patokan,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Tangerang, Ahsan Annahar mengatakan pihak Pemkot Tangerang masih terus lakukan sosialisasi kepada warga. “Kita masih lakukan sosialisasi dan lakukan kordinasi dengan beberapa dinas terkait untuk menghindari berbagai keberatan dari warga, sehingga Jakarta Outer Ring Road II dapat segera direalisasikan, ” jelas Ahsan kepada Tangerang Online. (dini)

Tangerang Online, 7 Maret 2009

Ditulis dalam Transportasi | Tinggalkan sebuah Komentar »

KNKT Asal Perancis Selidiki Kecelakaan Super Puma

Posted by kinclonk pada 4 Februari 2009

PAMULANG- Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengaku lima orang KNKT asal Perancis selidiki penyebab kecelakaan super puma beberapa waktu lalu. Pasalnya hingga saat ini kecelakaan tersebut masih misterius .

SUlaiman salah satu anggota tim KNKT mengaku hingga saat ini belum bisa memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Masih dalam penyelidikan dan ini sangat misterius,”ujarnya saat dihubungi ponselnya.

Bahkan untuk membuka tabir misterius tersebut Sulaiman mengaku menerjunkan lima orang KNKT asal Perancis juga dilibatkan. “Kami libatkan KNKT dari Perancis atau BEA untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu. Dan hingga saat ini masih bekerja,”ucapnya lagi.

Tidak hanya itu saja, ia juga mengaku penyelidikan kali ini untuk mencari komponen elektronik lainnya untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Pasalnya, sejauh ini ia melihat kecelakaan bukan disebabkan human error atau kerusakan mesin. “Bukan keduanya, dan kami masih cari bagian elektronik lainnya. Dan semua ini masih misterius,”pungkasnya. (crl)

Tangerang Online, 4 Februari 2009

Ditulis dalam Transportasi | Tinggalkan sebuah Komentar »

Helikopter Super Puma Jatuh di Pondok Cabe

Posted by kinclonk pada 29 Januari 2009

JAKARTA, KAMIS — Sebuah helikopter dikabarkan jatuh di Lapangan Udara Pondok Cabe, Tangerang, Kamis (29/1) pagi. Dua orang tewas dalam insiden tersebut.

Informasi awal yang diperoleh Kompas.com dari petugas jaga Polsek Pamulang menyebutkan, jenis helikopter yang mengalami kecelakaan adalah Super Puma. Di badan helikopter berwarna putih terdapat tulisan Pelita Air Service.

Kronologi jatuhnya helikopter tersebut belum diketahui, begitu juga dengan penyebab jatuhnya. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak pelita Air Service apakah helikopter tersebut miliknya atau bukan. Pihak Lapangan Udara Pondok Cabe juga belum dapat dihubungi. (WAH)

Kompas.com, 29 Januari 2009

Ditulis dalam Transportasi | 2 Komentar »

Harga Tiket KA Ciujung Turun 10%

Posted by kinclonk pada 19 Januari 2009

CIPUTAT – Setelah pemerintah menurunkan harga BBM jenis solar menjadi Rp 4.800 dan premium Rp 4.500, mulai Jumat (16/1), harga tiket kereta api (KA) pun mengalami penurunan sebesar 10 persen.

Menurut Kepala Stasiun Sudimara, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Mamat Surohmat, penurunan harga tiket ini hanya diberlakukan untuk kereta ekonomi, yakni KRL Ciujung saja atau sesuai telegram dari pimpinan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang dikirimkan Kamis (15/1).
Telegram yang bernomor ON/41/tanggal 15 Januari, itu isinya mulai Jumat (16/1) diberlakukan penurunan tarif untuk KRL komuniter atau lokal. “Penurunan tarif ini langsung kita umumkan kepada penumpang kereta,” jelas Mamat, Jumat (16/1).

Dijelaskan Mamat, untuk kereta KRL Ciujung pada siang hari akan mengalami penurunan harga tiket sebesar 10 persen dari Rp 5.000 menjadi Rp 4.500, sedangkan KRL Ciujung malam hari dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.500. “Penurunannya hanya sedikit saja, tapi mudah-mudahan dapat meringankan masyarakat pengguna kereta api,” katanya seraya menyebutkan rata-rata pengguna kereta api Ciujung berdasarkan catatan empat hari ini sekitar 1.801 penumpang.
Namun, kata dia, penurunan tarif kereta ini belum diberlakukan untuk kereta bisnis, ekonomi, eksekutif untuk Jabotabek. Ini juga tidak berlaku bagi kereta jarak jauh, seperti Bandung-Jakarta, Cirebon, Jakarta-Solo.
Sementara itu, Kepala Humas DAOP I PT KAI Achmad Sujadi menambahkan, penurunan harga tiket ini diberlakukan untuk seluruh tarif KRL ekonomi yang berjarak dekat. (ang)

Radar Banten, 17 Januari 2009

Ditulis dalam Transportasi | 2 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.