Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk ‘Tangerang Selatan’ Kategori

Update Tangerang Selatan

Kantor Pejabat Tangsel di ‘Pecah’ Tiga Lokasi

Posted by kinclonk pada 19 Maret 2009

PAMULANG-Terbatasnya ruang kerja di pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan di Pamulang, memaksa sembilan pejabat baru disebar di tiga lokasi kantor instansi setempat.

Ketiga kantor yang akan ditempati sembilan pejabat itu yakni, kecamatan Ciputat, kantor BLK Serpong dan kantor kecamatan Pamulang (Puspem Tangsel).”Untuk saat ini hanya ruang Sekot Tangsel Nana Komara yang berdampingan dengan ruang kerja Pjs Tangsel M Shaleh, di puspem Pamulang,” ucap Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tangsel, Ahadi. Sementara pejabat lainnya, lanjut Ahadi akan menempati ruang kerja di dua lokasi lainnya. Hal ini menginggat minimnya ruangan yang tersedia di kantor kecamatan Pamulang yang dijadikan sebagai Puspem Tangsel untuk sementara waktu.

“Space ruang kerja di kantor puspem kurang, tidak mungkin 9 pejabat numplek disini. Ruangan kosong di kantor kecamatan Ciputat dan BLK Serpong akan diisi pejabat lain,” jelas Ahadi.

Kendati begitu, Ahadi enggan menyebut lokasi dimana saja dari 8 pejabat lainnya yang akan ditempatkan, alasannya pembahasan untuk menempatkan 8 pejabat lainnya sedang dibahas pemerintah setempat.”Yang baru saya ketahui hanya Nana Komara saja, yang lainnya belum bisa kami kabari,” tutur Ahadi.(I’in)

Tangerang Online, 18 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »

Tujuh Pejabat Baru Tangsel Mangkir

Posted by kinclonk pada 19 Maret 2009

PAMULANG- Tujuh dari sembilan pejabat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan mangkir dihari pertama kerja. Padahal, baru kemarin mereka diambil sumpah jabtannya.

“Hari pertama setelah dilantik, baru dua pejabat yang melakukan aktifitasnya pada hari pertama kerja,” jelas H Ahadi Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Tangsel kepada wartawan.

Menurut Ahadi, hanya dirinya dan Kepala Bagian Badan Kepegawaian Daerah Tangsel, Yudi Susanto yang pada hari pertama kerja terlihat hadir. Namun, Ahadi membantah bahwa tujuh pejabat tersebut mangkir, karena pejabat yang dilantik sesuai SK Pjs Tangsel No.821.2/KEP-10-PEG/2009, yakni H Nana Komara Sekda Kota Tangsel, Ayi Ruhiyat Assisten Bidang Perekomonian dan Administrasi Umum, Dadang Sofyan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Eddy Adolf Nicholas Kepala Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan dan Aset Daerah Uus Kusnadi, Hasdanil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Muhammad Agusman Inspektur Kota Tangsel, sedang menuju Banten untuk mengurus izin kepegawaian.

“Mereka sedang ke Banten untuk mengurus surat kedinasan di kantor Gubernur Banten. Itupun untuk menemui Hj Ratu Atut Chosiyah untuk meminta pendapatnya soal rencana kedepan membangun Tangsel, pantas saja mereka tidak ada disini, jadi tidak bisa dikatakan mangkir,” jelasnya.

Ahadi menjelaskan besok rencananya tujuh pejabat akan kembali beraktifitas kembali untuk mengerjakan tupoksi usai urusannya di Banten diselesaikan. Pantauan Tangerangonline, dari pagi hingga sore hari ini, batang hidung 7 pejabat tidak tampak disejumlah ruang. Bahkan, sejumlah kendaraan plat A asal Banten tak terlihat parkir dihalaman kantor puspem Tangsel. (I’in)

Tangerang Online, 18 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »

Nanang Komara Jadi Sekda Tangsel

Posted by kinclonk pada 18 Maret 2009

TANGERANGNEWS.COM-Nanang Komara mantan Sekda Kabupaten Tangerang kembali menduduki posisi penting di kota otonom terbaru di Banten. Pejabat yang sbeelumnya menjadi kandidat kuat Penjabat Wali Kota Tangsel kini akhirnya menjadi orang nomor dua di Tangsel. Sedangkan Sekda di Pemerintah Induk masih kosong.

Ya, setelah terbentuk akhir November silam dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri 24 Januari 2009 lalu, Kota Tangsel akhirnya Selasa (17/3) memiliki sekretaris daerah (sekda) beberapa pejabat eselon II dan III. Pelantikan dilakukan di Kantor sementara Pemerintah Kota Tangsel di Kecamatan Pamulang.

Turut dilantik kemarin Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Ahadi, Asda II Bidang Administrasi Umum Ayi Ruhiyat, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga Dadang Sofyan, Kepala Dinas Pendapatan Kekayaan dan Aset Daerah Uus Kusnadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Adolf Edi Malonda, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Hasdanil, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Yudi Susanto dan Kepala Inspektorat Kota Muhammad Agusman.

Penjabat Walikota Tangsel HM Shaleh MT dalam sambutannya mengatakan, struktur yang ada saat ini telah sesuai dengan peraturan yang ada. “Telah melewati mekanisme yang sesuai,” kata Shaleh.

Dari 13 satuan perangkat kerja daerah, kata Shaleh belum dibentuk seluruhnya. Masih dibentuk bertahap. “Yang dibentuk saat ini Tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan Tim Anggaran Daerah,” jelasnya. Kedua tim ini dibentuk terlebih dahulu sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk menyusun personel dan anggaran daerah. Kesembilan penjabat ini dilantik dan diambil sumpah jabatannya langsung oleh Shaleh. Untuk selanjutnya untuk kekurangannya akan disusun kemudian. (den)

Tangerang News, 17 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »

APBD 2009 Kabupaten Belum Diteken Atut

Posted by kinclonk pada 14 Maret 2009

KELAPA DUA – Pemkab Tangerang hingga kini belum dapat menggunakan anggaran yang teralokasi dalam APBD 2009. Padahal, APBD 2009 ini telah disahkan DPRD Kabupaten Tangerang beberapa bulan lalu. Belum dapat digunakannya anggaran dalam APBD 2009 untuk pembangunan di Kabupaten Tangerang lantaran Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah belum menandatanganinya.

Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengakui bahwa APBD 2009 Kabupaten Tangerang belum diteken Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. “Masih ada yang harus diselesaikan, yakni pemisahan anggaran untuk Tangsel,” ujar Ismet saat ditemui di HUT Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (13/3) siang.
Ismet mengatakan, meski APBD 2009 Kabupaten Tangerang belum ditandatangani Gubernur Banten, namun tidak mempengaruhi pelaksanaan program dan pembangunan di Kabupaten Tangerang. “Program dan pembangunan jalan terus. Mengacunya pada anggaran 2008,” ungkap Ismet.
Ismet mengaku, dirinya tidak begitu paham terkait permintaan pemisahan anggaran untuk Kota Tangerang Selatan ini. Seharusnya, tetap disatukan dalam APBD Kabupaten Tangerang.

Untuk diketahui, APBD 2009 Kabupaten Tangerang yang telah disahkan mencapai Rp 2 triliun. Namun, setelah ada permintaan pemisahan anggaran untuk Kota Tangerang Selatan menyusut sebesar Rp127 miliar.
Terkait ini, kalangan DPRD Kabupaten Tangerang memperkirakan APBD 2010 Kabupaten Tangerang akan menyusut hampir separuhnya, yakni sekitar Rp 1 triliun. Ini lantaran ada pemisahan anggaran untuk Kota Tangsel. DPRD berpendapat, dampak dari realitas ini adalah penurunan APBD per kecamatan rata-rata 38 persen. Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang berharap ini dapat diantisipasi dengan perencanaan yang lebih disiplin dan pelaksanaan yang lebih benar agar tidak terlalu menyusahkan. (dai/cr-1)

Radar Banten, 14 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Comment »

Baperjakat Dibentuk Lebih Awal

Posted by kinclonk pada 14 Maret 2009

PAMULANG – Rencana demi rencana terkait roda pemerintahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digulirkan.
Setelah berencana melantik Sekot Tangsel dan melantik 14 pejabat eselon dua, kini Penjabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT berencana melantik tim badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) di Pemkot Tangsel.

Shaleh mengatakan, rencana pelantikan tim Baperjakat ini lebih dulu dari 14 pejabat eselon dua. Rencananya, pelantikan 14 pejabat eselon dua ini dilakukan Senin (16/3). Namun, dibatalkan.
Menurut Shaleh, berdasarkan hasil pertimbangan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Pokja Tangsel mengenai pelantikan 14 pejabat eselon dua ini ditangguhkan terlebih dahulu. “Karena yang lebih utama mendahulukan pelantikan tim Baperjakat,” ungkap Shaleh, Jumat (13/3).

Shaleh mengatakan, percepatan pelantikan Baperjakat ini dimaksudkan agar roda pemerintahan di Pemkot Tangsel ini dapat berjalan optimal. Sedangkan untuk pengisian tim Baperjakat Kota Tangsel, seperti Asda I, Asda II, Kepala Inspektorat Kota, Kepala Bappeda, dan Kabag Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tangsel sebagian besar pejabatnya berasal dari Pemprov Banten. (ang)

Radar Banten, 14 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Comment »

Shaleh Mau Lantik 14 Pejabat

Posted by kinclonk pada 12 Maret 2009

PAMULANG – Penjabat Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) HM Shaleh MT, tampaknya enggan berlama-lama melantik pejabat eselon dua. Shaleh pun enggan menunggu hingga Sekretaris Kota (sekot) Kota Tangerang Selatan dilantik. Ini demi berjalannya roda pemerintahan di Tangsel.

Dalam waktu dekat ini, Shaleh akan melantik 14 pejabat eselon dua untuk mengisi sejumlah pos SOTK Pemkot Tangsel, seperti kepala SKPD dan asisten daerah.
“Kalau sekot masih lama, saya akan lantik yang sudah siap dulu. Toh, sejauh ini tidak ada aturan pelantikan mengenai sekot dulu. Kemungkinan bisa minggu ini,” kata Shaleh, Selasa (10/3).

Shaleh mengakui telah menerima usulan nama pejabat yang akan pindah ke Pemkot Tangsel. Yakni, 37 pejabat eselon dua dan tiga dari Pemkab Tangerang yang terdiri 16 pejabat eselon dua dan sebanyak 21 pejabat eselon tiga. Selain itu, 35 pejabat eselon dua dan tiga dari Pemprov Banten.

“Semua nama tersebut bakal kembali diseleksi. Nama-nama pejabat yang diajukan dari Pemprov Banten dan dari Pemkab Tangerang itu baru nama-nama calon yang diajukan. Jadi, kemungkinan mereka bisa diterima dan bisa dicoret.,” jelasnya.
Terkait Sekot Tangsel hingga kini pihaknya masih menunggu hasil skoring dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto.

Shaleh berjanji akan kembali mengecek ke Depdagri untuk menanyakan masalah sekot tersebut. “Kami akan mengecek lagi ke Mendagri, apakah hasil sekot ini sudah keluar,” tandasnya.

Terpisah, Koordinator Pokja Kelembagaan dan Personel Apon Suryana mengatakan, pelantikan ke-14 pejabat itu dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan organisasi dan berdasarkan skala prioritas.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tb Bayu Murdani meminta pelantikan pejabat di kota Tangsel dipercepat. Karena, agenda kerja pemerintahan Kota Tangsel sangatlah padat. Sedangkan waktu kerja yang diatur undang-undang sangat singkat.
“Jadi, tidak boleh ada penundaan dalam persiapan struktur pemerintahannya. Apalagi, agenda terpenting dari pemerintahan sementara ini adalah persiapan pemilihan kepala daerah,” jelasnya. (ang)

Radar Banten, 11 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Comment »

KTP Warga Tangsel Akan Ditertibkan

Posted by kinclonk pada 11 Maret 2009

TANGERANG(SINDO) – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) akan menertibkan administrasi kependudukan wilayah itu. Langkah penertiban ini dilakukan terkait banyaknya warga setempat yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) ganda.

Selain itu ditengarai banyak warga Jakarta yang tinggal di Tangsel, tapi tidak memiliki identitas setempat. ”Kami akan melakukan penertiban,” ujar Wali Kota Tangerang Selatan Mohammad Shaleh MT kemarin. Warga yang memiliki KTP ganda,baik warga Tangerang maupun DKI Jakarta,harus memilih menjadi warga Tangerang Selatan atau warga DKI Jakarta.”Tetapi jika tinggal di wilayah Tangerang Selatan, KTP-nya harus Tangerang Selatan,” tuturnya.

Berdasarkan data yang diterima dari Pemkab Tangerang,jumlah penduduk Kota Tangsel saat ini 987.000 jiwa. (denny irawan)

Seputar Indonesia, 10 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Comment »

Jalan Protokol di Tangsel Rusak

Posted by kinclonk pada 10 Maret 2009

TANGERANG (Pos Kota) – Ruas jalan-jalan protokol di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini kondisinya rusak.

Sebab itu, Pjs. Walikota Tangsel bersama jajaran pemerintahannya yang sebentar lagi terbentuk diharapkan memprioritaskan program perbaikan sesuai kebutuhan warga.

Pemantauan di lapangan, kerusakan jalan protokol yang berakses ke Kantor Walikota Tangsel di Kecamatan Pamulang, hampir semuanya berkondisi buruk.

Jalan Raya Serpong selepas Pasar Serpong menuju Pamulang di sana-sini terdapat kerusakan jalan, sehingga akibat banyak kendaraan melambatkan lajunya menyebabkan mudah sekali terjadi kemacetan lalulintas.

Kemudian jalan penghubung BSD-Buaran yang sebenarnya menjadi alternatif kawasan BSD ke Jl. Raya Serpong menuju Pamulang sejauh 3 Km malah hancur.

Lalu jalan Pamulang-Jombang-BSD, yang melintasi Kantor Kecamatan Ciputat baru di Sarua juga di sini-sana terdapat kerusakan jalan, bahkan di saat hujan besar akan tergenang air setinggi 30 cm.

Hal serupa terjadi di ruas jalan Pamulang-Ciputat, bahkan beberapa jalan di Pondok Kacang dan Pondok Aren yang juga berakses ke Pamulang dan DKI Jakarta juga bernasib sama.

BELUM MENGETAHUI
“Sekarang kan sudah ada walikota, ya program dong perbaikan jalan-jalan yang rusak di banyak tempat itu,” tutur Sudarma, warga Sarua.

Sebelumnya, Pjs Walikota Tangsel HM Shaleh menuturkan perbaikan jalan yang ada di wilayahnya masih ditangani Pemkab Tangerang yang telah memprogramnya di tahun anggaran 2009.

Sehingga Pemkot Tangsel boleh dibilang belum mengetahui secara detil rencana perbaikan jalan itu.

Diinformasikan, sebelumnya Pemprop DKI Jakarta menyatakan telah memberi bantuan Rp5 miliar bagi perbaikan jalan di perbatasan Tangsel-DKI Jakarta.

Lalu Pemkab Tangerang membantu anggaran Rp15 miliar dan Pemprop Banten Rp10 miliar di tahun 2009 untuk jalannya roda pemerintahan Tangsel.

Diharapkan gabungan dana bantuan itu bisa diarahkan sebagiannya untuk perbaikan kerusakan jalan protokol.
(djamal/ds/r)

Pos Kota, 9 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 2 Comments »

Anggaran Tangsel Baru Cair Rp 5M

Posted by kinclonk pada 10 Maret 2009

TANGERANG (SINDO) – Anggaran untuk Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) baru cair Rp5 miliar. Anggaran Rp121 miliar dan bagi hasil atas masukan pajak dari Tangsel sebesar Rp127 miliar belum turun.

Wali Kota Tangsel Muhammad Shaleh MT mengatakan, pihaknya baru menerima Rp5 miliar yang diberikan oleh Pemprov Banten. ”Sedangkan yang lain belum,” kata Shaleh kemarin di Pondok Cabe Ilir,Kecamatan Pondok Cabe. Menurutnya,Pemkab Tangerang sebagai pemerintah induk masih berselisih paham dengan Pemprov Banten soal pemberian anggaran untuk Pemkot Tangsel.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arif Wahyudi mengatakan, hasil rapat konsultasi dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dengan pimpinan DPRD, Pemkab Tangerang siap melaksanakan semua hasil evaluasi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Artinya, perselisihan antara Pemkab Tangerang dengan Pemprov Banten sudah berakhir. (denny irawan)

Seputar Indonesia, 9 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »

Struktur Organisasi Disetujui, Tangerang Selatan Segera Berfungsi

Posted by kinclonk pada 7 Maret 2009

TEMPO Interaktif, Tangerang: Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh MT mengatakan sebanyak 13 Struktur Organisasi Tata Kerja Kota Tangerang Selatan telah disetujui Menteri Dalam Negeri Mardiyanto. Ini berarti roda pemerintahan kota baru itu akan segera berjalan dengan optimal.

“SOTK telah terbentuk dan disetujui, tinggal menempatkan para pejabat dan pegawainya,” ujar Shaleh kepada Tempo, Jumat (6/3).

Shaleh mengakui jika Struktur Organisasi Tata Kerja yang terbentuk itu masih pola minimal atau ramping. Struktur itu terdiri dari Asisten I Bidang Pemerintahan, Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta delapan dinas yang akan bertugas memberikan pelayanan dan pembanguan di Kota Tangerang di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Pengairan, Dinas Kesehatan dan Sosial.

Menurut Shaleh, Struktur tersebut ramping karena Sekretaris Kota Tangerang hanya dibantu dua asisten daerah yakni asisten daerah I meliputi bidang pemerintahan dan Asisten Daerah II bidang ekonomi dan
pembangunan. “Ajun Asisten Daerah III dicoret,” katanya.

Shaleh melanjutkan, setelah Struktur Organisasi Tata Kerja selesai, pihaknya dan Kelompok Kerja Kota Tangerang Selatan akan menyusun rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sama dengan Struktur Organisasi Tata Kerja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ini nantinya juga harus dikuatkan dengan Peraturan Wali Kota.

Kota Tangerang Selatan merupakan kota baru hasil pemekaran wilayah Kabupaten Tangerang yang diresmikan Januari lalu. Kota baru ini terdiri dari tujuh kecamatan yaitu, Ciputat, Ciputat Timur, Serpong, Serpong Utara, Pamulang, Pondok Aren dan Setu.

JONIANSYAH

Tempo Interaktif, 6 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.