CIPUTAT TIMUR- Kepala Direktorat Jenderal (Dirjen) Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Baedhowi, mengunjungi pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di SMAN 2 Ciputat, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.
Dalam kunjungannya, Baedhowi ditemani para guru SMAN 2 Ciputat melihat dan mengawasi jalannya UN hanya dari pintu dan jendela kelas yang terbuka.
“Kunjungan ini untuk mengetahui jalannya UN yang berlangsung di SMAN 2 Ciputat, sekretariat rayon I, Kota Tangerang Selatan,” katanya, saat ditemui, Senin (20/4). Menurut Baedhowi, UN di SMAN 2 Ciputat berjalan lancar dan pengawasannya sudah dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Sistem pengawasan sudah sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan,” terangnya.
Hamdari, guru SMAN 2 Ciputat yang menemani Baedhowi saat melakukan kunjungan mengatakan, siapapun tidak boleh masuk keruang kelas saat sedang dilangsungkannya UN, termasuk Dirjen PMPTK. Untuk itu, selama melakukan kunjungan, rombongan Dirjen PMPTK hanya melihat jalannya UN dari luar kelas. “Semua tidak diperbolehkan masuk keruang ujian, kecuali pengawas penjaga,” ujarnya.
Pada UN pertama ini, terdapat tiga mata pelajaran yang diujikan. Untuk mata pelajaran umum yang diujikan adalah Bahasa Indonesia. Sedang, untuk siswa Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), mata pelajaran yang diujikan adalah Biologi. Kemudian, untuk siswa IPS, mata pelajaran yang diujikan adalah Sosilogi. “Mereka diberi waktu dua jam untuk mengerjakan satu soal ujian,” terangnya.
Berbagai cara telah dilakukan untuk membuat 322 siswa kelas III SMAN 2 Ciputat lulus saat mengikuti UN. Diantaranya, mengikuti pendalaman materi yang diadakan oleh guru mata pelajaran bersangkutan, Bimbingan Belajar (Bimbel) dan try out oleh sekolah. (mg-hasan)
Radarbanten.com, 21 April 2009
