Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk ‘Ormas’ Kategori

Wali Kota TANGSEL Didemo Anti-KKN

Posted by Nur Fuad pada 20 Juni 2011

TANGSEL – Massa dari Public Transparency Wacth, Senin (20/6/2011), menuntut Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani, dan wakilnya Benyamin Davnie, agar kota itu bebas KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme)

Unjuk rasa berlangsung di pelataran Kantor Wali Kota Tangerang Selatan di Jalan Siliwangi, Pamulang, mulai pukul 10. 00. wib, Senin 20/06/2011

“Ibu Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie, buktikan janji 100 harimu! Kami ingin Tangerang Selatan bebas korupsi,  kolusi, dan nepotisme, tidak terkecuali dalam penerimaan PNS Tangsel (Tangerang Selatan),” jelas Agil Nopembryanto,
orator dari Public Transparency Watch.

Aksi itu dijaga puluhan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangsel.  Sejumlah PNS kantor walikota Tangsel keluar dari ruangan kantor mereka untuk menyaksikan aksi demo ini.

Pengunjuk rasa  pun meneriakkan, agar proyek-proyek, tender pembangunan dan pengadaan barang/logistik di Tangsel, tidak didasarkan pada asas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).Aksi massa tampak berjalan aman terkendali.
(DANNY RICHARD TAMPUBOLON)
Sumber KOMPAS.COM – 20-Juni-2011

Ditulis dalam Ormas | Tinggalkan sebuah Komentar »

LSM dan Ormas di Tangsel Tolak Registrasi Ulang

Posted by kinclonk pada 26 Agustus 2010

PAMULANG, TO – Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Tangerang Selatan menolak melakukan registrasi di kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas).

Kepala Kesbangpol Linmas Kota Tangsel, Nurdin Marzuki mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses registrasi ulang lembaga-lembaga masyarakat tersebut. Proses registrasi sudah dimulai sejak awal Juli lalu.

Dalam proses registrasi, kata Nurdin, ada beberapa persyaratan. Di mana, sebuah lembaga yang sudah terdaftar harus kembali dilampirkan guna inventarisasi ulang lembaga-lembaga tersebut. Persyaratan yang harus disertakan, di antaranya fotokopi AD/ART, program kerja organisasi, akta pendirian, dan KTP pengurus harian.

Nurdin menambahkan dalam proses registrasi, pihaknya mengharapkan agar ada kesadaran dari para pengurus lembaga untuk kembali meregistrasikan lembaganya. Sebab, hal itu selain akan membantu pihak pemerintahan juga akan membantu organisasi itu sendiri dalam hal administrasi.

“Namun, sejak dimulainya pendataan bulan Juli lalu, sedikit lembaga yang meregistrasikan lembaganya. Yaitu, baru mencapai 20 persen dari total keseluruhan lembaga yang terdaftar sebelumnya, yaitu sekitar 320 lembaga,” kata Nurdin.

Untuk itu, pihaknya berharap para lembaga yang sudah terdaftar mendukung program itu sehingga kemitraan antara Pemkot dan para lembaga dapat terjalin dengan baik.

Saat ini juga banyak lembaga yang sudah tidak ada data terbaru tentang lembaga-lembaga tersebut. “Banyak yang alamatnya sudah pindah, dan itu menyulitkan kami untuk berkoordinasi,” ujarnya.  (man)

Tangerang Online, 26 Agustus 2010

Ditulis dalam Ormas | Tinggalkan sebuah Komentar »

Tertibkan Ormas-Ormas Pelaku Tawuran

Posted by kinclonk pada 8 Mei 2009

PAMULANG-Dinilai kerap membuat onar dan konflik dilingkungan masyarakat. Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan segera melakukan penertiban anggota sejumlah ormas.

Kepala Kesbangpol Tangsel Nurdin Marzuki mengungkapkan sebelum dan sesudah Tangsel terbentuk di sejumlah titik wilayah kota baru itu sering terjadi bentrokan antara sesama ormas-ormas yang ingin menunjukan kekuatan. Umumnya, Pamulang, Ciputat, Bintaro dan Serpong kerap menjadi daerah perang batu dan bentrok senjata tajam antar mereka.

“Ormas-ormas ini sudah mengarah kepada tindakan premanisme. Dengan cara melakukan tawuran mereka jelas ingin menunjukan sebagai penguasa,” jelas Nurdin kepada Tangerang Online.

Karena itu tiga bulan kedepan, pihaknya akan melakukan penertiban atau pemuktahiran terhadap ormas-ormas yang kerap terlibat tawuran. Tentunya, Kesbangpol akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat untuk merangkul ormas-ormas tersebut untuk bertemu memecahkan persoalan.

Pastinya, ormas-ormas tersebut dapat difungsikan sebagai organisasi yang dibutuhkan dimasyarakat dan bukan ormas yang meresahkan masyarakat.”Ormas-ormas ini harus dimanfaatkan karena mereka tidak terpisahkan dari masyarakat. Jadi, ormas tersebut jangan menang berantam, tetapi daya guna dan hasil guna mereka harus ditunjukan,”tandas Nurdin. (iin)

Tangerangonline.com, 8 Mei 2009

Ditulis dalam Ormas | 8 Komentar »

Lembaga & Ormas Tangsel Bermunculan

Posted by kinclonk pada 7 November 2008

CIPUTAT TIMUR – Lembaga dan organisasi kemasyarakatan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus bermunculan.Jika sebelum daerah otonom baru ini disahkan, telah terbentuk sejumlah lembaga, antara lain Presidium Pembentukan Kota Tangerang Selatan, Forum Masyarakat Kota Tangerang Selatan, dan Forum Komunikasi Kota Tangerang Selatan.
Kini, setelah Kota Tangerang Selatan disahkan DPR RI pada Rabu, 29 Oktober lalu, kembali bermunculan lembaga serupa. Kemarin (6/11), sebuah lembaga bernama Tangsel Center dideklarasikan di Fivo Cafe Resto, Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan.

Deklarasi Tangsel Center ini dihadiri masyarakat dari berbagai elemen, aktivis partai politik, tokoh masyarakat, alim ulama, akademisi, mahasiswa, pelajar, aparatur pemerintah, pengusaha, budayawan, dan ibu rumah tangga.
Dari kalangan politisi tampak hadir Abdul Qodir (PBB) Murshida (PPP), Bambang Triyodi (PDIP), dan Etty Robiah Afdhal (Partai Hanura).
Pengagas Tangsel Center H Maliki mengatakan, dibentuknya Tangsel Center ini disemangati kepedulian dan kecintaan mereka terhadap Kota Tangerang Selatan.
“Lembaga ini diharapkan dapat mewadahi aspirasi masyarakat di Kota Tangerang Selatan hingga terbentuknya pemerintahan definitif,” ungkap Maliki.
Ia mengatakan, Tangsel Center berkeinginan gagasan dan konsepnya kelak dapat menjadi katalisator, dinamisator ke arah perubahan Kota Tangerang Selatan. “Ini seperti yang diidam-idamkan masyarakat,” kata Maliki, usai deklarasi Tangsel Center.

BUKAN BERTUJUAN POLITIS
Meski makin banyaknya lembaga yang dibentuk di Kota Tangerang Selatan ini terkesan politis menjelang pembentukan pemerintahan definitif, yakni pemilihan walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan yang diprediksi akan digelar pada 2010 mendatang.
Namun, hal tersebut ditampik para penggagas Tangsel Center. Maliki menegaskan, lembaganya tidak memiliki kepentingan politik, apalagi ambisi kekuasaan. (ang)

Radar Banten, 7 November 2008

Ditulis dalam Ormas | 1 Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.