Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Archive for the ‘Layanan Masyarakat’ Category

April,Tarif Air Bersih Naik 12–25%

Posted by kinclonk pada 26 Maret 2009

TANGERANG(SI) – Tarif air bersih yang dikelola PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang,mulai 1 April mendatang naik antara 12–25%.

Direktur Umum PDAM TKR Kabupaten Tangerang Subekti mengatakan, pihaknya sudah enam tahun tidak menaikkan tarif air. ”Kenaikan air terakhir sejak 2003, setelah itu belum pernah naik lagi hingga kini,” kata Subekti di Aula PDAM TKR Kabupaten Tangerang kemarin.

Dalam kurun waktu enam tahun itu, terang Subekti, banyak sekali kebutuhan masyarakat yang naik, seperti bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik, bahan kimia,dan akumulasi inflasi yang besarnya mencapai 43,63% (periode 2004–2008).

Selain itu, kenaikan tarif juga untuk mempertahankan kelangsungan pasokan air bersih dari risiko kenaikan BBM pada 2004 lalu sebesar 129,17%, kenaikan harga bahan kimia yang mencapai 96,79%, kenaikan kurs dolar sebesar 41,26%,kemudian sebagai prasyarat untuk restrukturisasi utang.

”Sebab kami memiliki utang sebanyak Rp480 miliar.Untuk mendapatkan restrukturisasi utang itu, ditetapkan tarif harus bisa menutupi seluruh biaya operasional dengan keuntungan yang sewajarnya,”jelasnya. Faktor terakhir, PDAM TKR ingin mengembangkan pelayanan ke wilayah yang hingga kini belum mendapatkan air bersih.

Saat ini wilayah yang belum terlayani air bersih di antaranya di kawasan pantura, yakni Pakuhaji, Sepatan, Sukadiri,Mauk,dan Teluk Naga. Dari perubahan tarif tersebut, yang paling besar kenaikannya adalah para pelanggan yang selama ini menerima subsidi.

”Misalnya tempat sosial, seperti untuk masjid dan sekolah. Sebab, kami juga harus menjaga agar para pelaku industri tidak lari,”ucapnya. Persoalan kenaikan ini, lanjut Subekti, juga tidak lepas dari maraknya pelanggan pasif. Artinya banyak pelanggan yang hanya memasang saja. Namun setelah pipa disambungkan, pelanggan tersebut enggan menggunakan air bersih.

Padahal,untuk melakukan pemasangan pipa dibutuhkan investasi yang tidak sedikit.”Jumlah pelanggan pasif mencapai sekitar 14.000 pelanggan, dan itu umumnya banyak terjadi di wilayah perumahan,”terangnya. Kebijakan kenaikan tarif juga didasari Peraturan Pemerintah (PP) No 16/2006 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

Selain itu, Permendagri No 23/2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air serta Peraturan Bupati Tangerang No 7/2009 tentang Tarif Air Minum dan Biaya Lainnya pada PDAM TKR. Saat ini PDAM TKR Kabupaten Tangerang melayani sekitar 98.000 pelanggan, terdiri atas 36.000 warga kabupaten dan 60.000 warga Kota Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arief Wahyudi mengatakan sudah sewajarnya PDAM TKR menaikkan tarif. ”Saya kira logis. Saya mendukung jika mereka juga ingin mengembangkan pelayanannya, sebab memang masih banyak sekali masyarakat Kabupaten justru belum mendapatkan air bersih dari PDAM Kabupaten,”ucapnya. (denny irawan)

Seputar-indonesia.com, 25 Maret 2009

Posted in Layanan Masyarakat | 1 Comment »

Kosong Jabatan, Kinerja Pemerintahan Tangerang Tak Terganggu

Posted by kinclonk pada 20 Maret 2009

TEMPO Interaktif, Tangerang-Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Kabupaten Tangerang Mas Iman Kusnandar memastikan kekosongan jabatan di pemerintahan daerahnya karena sejumlah pejabat pindah ke Tangerang Selatan tidak menganggu layanan dan kinerja pemerintahan.”Semua berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya kepada Tempo, siang ini.

Jabatan yang saat ini lowong di Pemerintahan Kabupaten Tangerang adalah Sekretaris Daerah yang ditinggal Nanang Komara yang kini menjadi Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan. Dan jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang yang ditinggalkan Hasdanil yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Tangerang Selatan.

Menurut Iman, sambil menunggu mutasi dan peralihan jabatan, sementara tugas dan kewenangan Sekretaris Daerah akan diambil alih oleh asisten daerah I, II, dan III sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sementara jabatan kepala dinas yang kosong akan digantikan oleh sekretaris dinas.

Kekosongan jabatan akan terus terjadi di Pemerintahan Kabupaten Tangerang sehubungan dengan diisinya Struktur Organisasi Tata Pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang akan dilakukan secara bertahap. Setidaknya 40 persen kebutuhan pegawai akan diambil dari pemerintahan induk itu.

Menurut Penjabat Walikota Tangerang Selatan komposisi kebutuhan pejabat dan pegawai yang akan duduk dipemerintahan Kota Tangerang Selatan terdiri dari 60 persen dari Pemerintah Provinsi Banten dan 40 persennya dari Kabupaten Tangerang.

JONIANSYAH

Tempo Interaktif, 19 Maret 2009

Posted in Layanan Masyarakat | Leave a Comment »

Jalan Tangsel Gelap Gulita, 34 Lampu PJU Rusak

Posted by kinclonk pada 13 Maret 2009

TANGERANGNEWS.COM- Jalan di tiga wilayah kecamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yakni di Kecamatan Pamulang, Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Serpong gelap gulita. Sebab, sebanyak 34 lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan itu mati.

Kapolsek Cisauk Kabupaten Tangerang AKP Wempy Santosa mengatakan, akibat dari rusaknya lampu PJU itu membuat sejumlah jalan tersebut menjadi rawan akan kecelakaan dan tindak kriminalitas. Ketiga jalan yang menjadi perbatasan antara Cisauk dengan Kota Tangsel yakni meliputi tiga kecamatan. Seperti di Kecamatan Pamulang yaitu sepanjang jalan Prabu Siliwangi, lalu di Kecamatan Ciputat dan Kecamatan Serpong yaitu persimpangan Jalan Muncul, Keranggan serta Komplek Batan.

“Ini sangat mengirikan jika malam tiba. Selain jalan yang berlubang, saya mengkhawatirkan akan ada oknum yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk berbuat kejahatan,”tuturnya, hari ini.

Pihaknya berharap, dinas dan instansi terkait untuk memperbaikinya segera. Sebab, kata dia, jangan sampai hal yang selama ini menjadi kekhawatirannya dapat terjadi.“Bila dinas dan instansi terkait dengan sigap memperbaiki, berarti dapat meringankan tugas-tugas polisi,” tutur Wempy.

Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Tangerang Heri Haryanto, akan segera melakukan tindakan untuk memperbaiki PJU yang rusak diseluruh Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel. “Sebenarnya bila ada laporan langsung dari warga setempat dan meminta diperbaiki DKPP langsung melakukan perbaikan, namun selama ini tidak ada laporan,” ujanya.

Kendati demikian, kata Heri, pihaknyapun kekurangan personil bila harus ditekankan memantau seluruh PJU yang ada di Kabupaten Tangerang serta Kota Tangsel. Maka dari itu diharapkan proaktif dari seluruh unsur untuk dapat membantu dan melaporkan bila ada PJU yang rusak dan perlu diperbaiki.(den)

Tangerang News, 13 Maret 2009

Posted in Layanan Masyarakat | 1 Comment »

JPO Depan Mal WTC Siap Dibangun

Posted by kinclonk pada 11 Maret 2009

SERPONG – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Mal WTC Matahari di Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan akan segera dibangun.

Pembangunan JPO ini ditargetkan akan selesai pada pertengahan Agustus mendatang.
Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang HM Hidayat mengatakan, saat ini pihaknya telah mengurus proses perizinan pembangunan JPO di kawasan pusat perbelanjaan tersebut. Sebab, sejauh ini BP2T telah mendapatkan rekomendasi Pemprov Banten dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang. Kemudian dilanjutkan pembangunan fisiknya yang tidak lama lagi akan dikerjakan.
“Kita harapkan dalam waktu kurang lebih empat bulan ke depan, pembangunan JPO ini sudah rampung dikerjakan, sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya, Selasa, (10/3).

Kata dia, selanjutnya pembangunan tiga JPO yang lainnya yang akan dibangun di kawasan Serpong juga bakal dilakukan pada tahun ini. Ketiga JPO itu bakal dibangun di depan PT Pratama, pertigaan Gading Serpong, dan di Bundaran Alam Sutera.

Saat ini gambar fisik dan rencana pembangunan mengenai pembangunan JPO itu telah diberikan dari pihak swasta dan tinggal dicocokkan saja. Karena nantinya dari pihak swastalah yang akan membangun JPO tersebut.
“Kalau gambar dan rencanannya cocok kita akan keluarkan izinnya, sehingga pembangunan dapat berjalan lancar,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan BP2T Akip Syamsudin menambahkan, proyek pembangunan JPO ini dikerjakan oleh CV Heri Jaya dan menelan anggaran Rp 1,1 miliar.
Sedangkan panjang JPO itu sekitar 30 meter, lebar 1,6 meter, dan memiliki ketinggian 5 meter. “Pembangunan JPO ini diharapkan dapat sesuai dengan target,” katanya. (ang)

Radar Banten, 11 Maret 2009

Posted in Layanan Masyarakat | Leave a Comment »

PLN Pamulang Persempit Gerak Calo

Posted by kinclonk pada 7 Maret 2009

PAMULANG – Guna mengantispasi maraknya percaloan pemasangan listrik dan pembayaran listrik, PLN Pamulang, Kota Tangerang Selatan membuka gerai layanan di Pamulang Square.
Asisten Manajer Pemasaran PLN Pamulang Yana Setiana Senjaya mengatakan, dengan gerai ini, selain mempersempit ruang gerak para calo juga bermanfaat untuk memudahkan pelanggannya membayar listrik, sehingga pelayanan menjadi cepat dan fleksibel.
“Sebab, kita prihatin saat ini banyak para calo yang menawarkan jasa mengenai pemasangan dan pembayaran listrik. Ini tentunya memberatkan masyarakat,” terang Yana, Jumat (6/3).

Selain itu, kata Yana, dengan dibukanya gerai layanan ini, juga berfungsi untuk mengurangi tunggakan listrik. Sebab, sebagian besar yang menunggak membayar listrik ini terjadi bukan karena tak punya uang. Akan tetapi mereka yang sebagian besar orang yang mampu itu tak sempat datang ke kantor PLN.
“Ini karena mereka harus mengantre di loket berjam-jam. Waktu untuk berbisnis atau bertemu dengan relasi penting pun menjadi terbuang percuma. Mereka akhirnya memilih membayar tagihan dua bulan sekaligus,” katanya.

Masih menurut Yana, di gerai yang berada di mal ini selain menangani pembayaran listrik, juga bisa memberikan pembayaran lain, seperti tambah daya, pasang listrik baru, hingga pengaduan pelanggan.
“Kita membuka pelayanan dari jam delapan pagi hingga jam delapan malam. Selain itu, mulai bulan ini di kantor PLN juga menambah jam pelayanan yang biasanya sampai tiga siang, tapi sekarang sampai jam delapan malam,” katanya.

Dalam kesempatan ini Yana menjelaskan, keuntungan keberadaan gerai layanan PLN di mal ini adalah bisa melayani pelanggan PLN dari luar area Pamulang. Bahkan, bisa melayani pembayaran bagi pelanggan dari Jakarta sampai seluruh Indonesia. Pasalnya, semuanya sudah terdapat sambungan on line yang menghubungkan data pelanggan seluruh Indonesia.
“Bagi pelanggan yang hendak membayar di gerai pelayanan cukup mudah, membawa persyaratannya, seperti ID pelanggan dan kwitansi pembayaran terakhir,” pungkasnya. (ang)

Radar Banten, 7 Maret 2009

Posted in Layanan Masyarakat | 8 Comments »

Marak Calo Daya Listrik

Posted by kinclonk pada 25 Februari 2009

TANGERANG (Pos Kota) – Warga Perumahan Bumi Serpong Damai (BSD) dan sekitarnya mengeluh karena dipersulit menambah daya listrik di rumahnya. Kini marak calo yang meminta imbalan uang sampai ratusan ribu rupiah.

Sejumlah warga, Selasa (24/2) mengatakan, upaya warga datang ke loket PLN untuk meminta layanan penambahan daya seringkali sia-sia. Petugas di loket setelah bertanya di mana lokasi, lalu menjawabnya bahwa jaringan listrik di sana sudah tak bisa penambahan.

Berbarengan itu, ada sejumlah calo yang mendatangi warga dan menjanjikan bisa memberi layanan penambahan daya listrik, misalnya dari 900 watt menjadi 1.300 watt dengan membayar bervariasi Rp 800.000-Rp1,3 juta.

Padahal tarif resmi untuk penambahan daya dari 900 watt ke 1.300 watt hanya Rp300.000, sementara untuk penambahan daya 900 watt ke 2.300 watt Rp600.000.

Tentu saja, para calo listrik yang disebut-sebut dekat dengan para pemegang kekuasaan di PLN Area Serpong ini, menjadi sangat menyulitkan warga. Sebab itu, mereka berharap Manajer PLN Area Serpong bisa menertibkan para calo tersebut. “Tolong deh, tertibkan calo itu,” pinta Apung, warga BSD.

TERKEJUT
Heri, Manajer PLN Area Serpong, ketika dikonfirmasi terkejut. Dia menyatakan siap menertibkan para calo ini, namun dia meminta warga memberi bukti atas adanya praktik percaloan penambahan daya listrik. “Jangan percaya kepada orang yang menyebutkan bahwa penambahan daya tidak bisa, lebih baik langsung bertanya kepada petugas PLN di loket tersedia.”

Dikatakan, penambahan daya listrik di BSD dan Serpong masih mungkin karena masih tersedia cukup persediaannya. Hanya saja di beberapa wilayah memang penambahan daya harus menunggu, terkait jaringannya yang penuh.

LAYANAN TERPADU
General Manajer PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya), Purnomo Willy mengaku tidak menutup mata adanya praktik calo dalam proses tambah daya maupun penyambungan listrik baru. “Kemungkinan itu ada. Namun untuk menghapus habis para calo tersebut sulit,” katanya kepada Pos Kota, Selasa (24/2).

Pihaknya tetap berusaha mengurangi calo. Salah satunya mengembangkan outlet layanan terpadu tanpa batas di pusat perbelanjaan yang bisa melayani pelanggan sampai malam hari.

Willy membantah saat ditanya kemungkinan dirinya sungkan menindak para calo yang berlindung di perusahaan instalatir yang umumnya dimiliki mantan petinggi PLN. “Saya tidak sungkan dan takut untuk menindak, meski mereka bekas pimpinan saya. Masalahnya perlu mengantongi bukti. Tanpa bukti, dirinya sulit mengambil tindakan. Saya datang diam-diam ke unit, para calo sudah tahu mobil saya. Jadi susah cari buktinya,” ucapnya.

Karenanya, dia meminta masyarakat mau memberi informasi ke PLN setempat. “Kalau ada orang dalam bekerjasama dengan calo, catat namanya. Saya akan tindak,” tegasnya. (djamal/setiawan/ds)

Pos Kota, 25 Februari 2009

Posted in Layanan Masyarakat | 3 Comments »

Prosedur Pembuatan Kartu Kuning Diprotes

Posted by kinclonk pada 25 Februari 2009

TANGERANG – Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kartu Kuning terus mendapat protes dan keluhan.
Warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang merasa keberatan terhadap prosedur baru pembuatan kartu pencari kerja itu.
Alasannya, prosedur baru pembuatan kartu kuning memakan waktu dan biaya lebih besar dari sebelumnya. Muhammad Faisal (25), warga Desa Onyam, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang adalah salah satu pencari kerja yang mengeluhkan prosedur baru itu. Harapannya untuk mendapatkan kartu kuning, hilang begitu mendapat informasi ada perubahan dalam membuat kartu kuning. Dia diharuskan datang langsung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Cikokol, Kota Tangerang.

“Dua minggu lalu saya mau bikin kartu kuning di kantor kecamatan. Tapi ternyata udah nggak bisa,” kata Faisal, Selasa (24/2). Hingga kini, Faisal belum mengurus pembuatan kartu pencari kerja itu. Jarak yang jauh dan biaya transport yang membengkak untuk menumpang angkutan umum, menjadi alasannya mengurungkan niatnya mengurus kartu kuning.
Selain alasan tersebut, masih banyak pencari kerja yang belum mengetahui prosedur baru pembuatan kartu Kuning. Tidak sedikit warga di Kecamatan Balaraja yang merasa kecele begitu mengetahui pembuatan kartu kuning ternyata bukan lagi di Kantor Kecamatan.
“Nggak ada pemberitahuan dari pemerintah. Sosialisasi juga nggak ada,” kata Kosasih, salah satu pencari kerja yang kecela begitu datang ke Kantor Kecamatan Balaraja. Meski mendapat keluhan dan protes, Disnaker Kabupaten Tangerang tetap mengklaim prosedur baru pembuatan kartu kuning itu memiliki nilai keuntungan lebih bagi pencari kerja.
Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Hasdanil mengatakan, selain mendapatkan kartu kuning, para pencari kerja juga mendapat tambahan informasi lowongan kerja di kantor disnaker. “Dengan datang ke Disnaker, mereka bisa mendapatkan informasi lowongan kerja, baik di Tangerang, maupun seluruh Indonesia,” katnya. (bha)

Radar Banten, 25 Februari 2009

Posted in Layanan Masyarakat | 1 Comment »

Tarif Air di Kabupaten Tangerang Naik 30%

Posted by kinclonk pada 11 Desember 2008

TANGERANG (SINDO) – PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang berencana menaikkan tarif air bersih pada awal Januari 2009.

Kenaikan dilakukan karena bahan baku dan ongkos produksi telah naik.”Kenaikannya sekitar 30%, baik untuk rumah tangga, sosial, ataupun industri,” ujar Kepala Subbagian Informasi PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang Rudy Santosa kemarin. Rudy mengatakan,sejak 4 tahun lalu pihaknya sudah tidak pernah menaikkan tarif air.

Padahal, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu yang lalu sangat berpengaruh terhadap ongkos produksi. Menurut Rudy, kebijakan kenaikan tarif harus berdasarkan Permendagri No 23/2006 tentang Pedoman Teknis dan Tata Cara Pengaturan Tarif Air.

”Dalam peraturan tersebut,kenaikan tarif harus disosialisasikan kepada masyarakat, saat ini kami sudah mengundang perwakilan dari pelanggan sebanyak 60 orang,”ucapnya. Saat ini PDAM TKR Kabupaten Tangerang melayani sekitar 98.000 pelanggan yang terdiri atas 36.000 warga kabupaten dan 60.000 warga kota.

”Dari sejumlah itu, 90% di antaranya adalah konsumen rumah tangga,6% konsumen sosial, dan 4% adalah konsumen industri,”lanjutnya. Deni Granda, perwakilan warga perumahan Taman Jati Permai, Periuk, Kota Tangerang, menolak rencana kenaikan itu. Dirinya mengatakan, PDAM semestinya tidak hanya memikirkan kenaikan tarif.

”Kualitas air yang mengandung bakteri yang menyerang konsumen juga harus dipikirkan. Kami adalah korban dari bakteri itu,”ucap Deni seusai mendengar sosialisasi rencana kenaikan tarif air. PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang juga akan menaikkan tarif air ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada awal 2009 mendatang.

Untuk rumah tangga, PDAM belum merencanakannaikkarenasudah naik pada 2007 lalu. Kasie Humas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Indra Setiawan mengatakan,tarif air bandaraitusedianya naikpada awal 2008 lalu.Namun,karena berbagai pertimbangan, kenaikan tarif baru akan diberlakukan awal 2009 mendatang.

Kenaikan yang akan ditetapkan sebesar Rp500 per meter kubik.Tarif air untuk bandara saat ini Rp5.500 per meter kubik. ”Pada awal 2009 mendatang akan naik menjadi Rp6.000permeterkubik,”kata Indra Setiawan. (denny irawan)

Seputar Indonesia, 10 Desember 2008

Posted in Layanan Masyarakat | 1 Comment »

Kantor Cabang Perizinan Tangerang Dioperasikan

Posted by kinclonk pada 10 Desember 2008

TANGERANG – Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang mulai pekan ini membuka kantor cabang perizinan di enam wilayah. Ini sebagai tindak lanjut setelah membuka kantor perizinan di sejumlah mal di Tangerang,

Menurut Kepala BP2T Kabupaten Tangerang M. Hidayat, kantor cabang dibuka untuk mempermudah proses perizinan dan mempertahankan investasi, terutama setelah terimbas krisis ekonomi global. Setiap kantor cabang mewakili enam kecamatan dari total 36 kecamatan. “Ini akan lebih efektif, efisien, dan cepat,” ujarnya kemarin.

Enam kantor cabang itu disebut kelompok kerja BP2T atau Pokja. Pokja 1 meliputi wilayah Kecamatan Curug, Kelapa Dua, Legok, dan Cisauk. Pokja 2 meliputi Kecamatan Kosambi, Teluk Naga, Sepatan, Sepatan Timur, Pakuhaji, dan Sukadiri.

Pokja 3 mengurusi Kecamatan Tigaraksa, Cikupa, Jambe, dan Panongan. Pokja 4 meliputi Balaraja, Jayanti, Gunung Kaler, Solear, Cisoka, dan Sukamulya. Pokja 5 untuk wilayah Pasar Kemis, Rajeg, Mauk, Sindang Jaya, Mekar Baru, Kemiri, dan Kronjo. Yang terakhir, Pokja 6 meliputi Serpong Utara, Setu, Pamulang, Ciputat Timur dan Barat, Pondok Aren, serta Serpong.

Hidayat menjelaskan, keberadaan Pokja akan memberikan kemudahan dan mempercepat pengurusan perizinan, terutama untuk kalangan industri. Masyarakat bisa mengurus 36 perizinan di kantor cabang itu, seperti izin pemanfaatan ruang, gangguan, mendirikan bangunan, usaha, dan industri. “Tidak perlu jauh-jauh datang ke Tigaraksa, cukup di kantor cabang saja,” katanya.

Menurut dia, semua fasilitas yang diberikan saat ini ditujukan untuk menjaga investasi di Kabupaten Tangerang. Hidayat menjanjikan bakal melakukan sosialisasi berbagai fasilitas BP2T secepatnya, di antaranya dengan menyebarkan stiker atau mengirim surat resmi.

Hidayat mengatakan hingga kini krisis global belum mempengaruhi perizinan di Tangerang. Ia memperkirakan dampaknya baru terasa tahun depan. Tahun ini, kata dia, penerimaan negara dari sektor perizinan telah melampaui target, yakni 104 persen dari Rp 46 miliar yang ditargetkan. JONIANSYAH

Koran Tempo, 10 Desember 2008

Posted in Layanan Masyarakat | 2 Comments »

Kantor Perizinan Tangerang Buka di Mal

Posted by kinclonk pada 20 November 2008

TEMPO Interaktif, Tangerang: Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang membuka konter layanan di tempat-tempat keramaian umum seperti mal atau sentra-sentra niaga.

Layanan ini dibuka untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai jenis perizinan ini sudah dibuka di sejumlah mal seperti BSD Junction, Bintaro Plaza dan Summarecon Mal. “Layanan di Kecamatan Serpong berada di lantai 2 BSD Juntion dan Curug di Summarecon. Keduanya merupakan lokasi keramaian umum yang mudah dijangkau masyarakat pengguna,”ujar Kepala BP2T Kabupaten Tangerang, M Hidayat, hari ini.

Bentuk layanan itu dilaksanakan oleh kelompok kerja (pokja) yang tersebar di enam wilayah di Kabupaten Tangerang. Konter pemohon izin yang ditangani para petugas pokja ini dioperasikan di tempat yang mudah dijangkau masyarakat serta berada di tempat yang biasanya menjadi keramaian di wilayah tersebut.

Menurut Hidayat , lokasi penempatan pokja pelayanan untuk enam wilayah itu yakni, Kecamatan Teluknaga yang membuka kantornya di salah satu pergudangan yang ada di wilayah Kosambi. Untuk Balaraja, Mauk dan Pasar Kemis ditangani petugas pokja yang menempatkan loket di kantor- kecamatan setempat. Joniansyah

Tempo Interaktif, 20 November 2008

Posted in Layanan Masyarakat | 3 Comments »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.