Ditulis oleh kinclonk di/pada April 17, 2009
PAMULANG – Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Pariwisata Kota Tangerang Selatan (Tangsel) punya pekerjaan rumah (PR) yang cukup berat.
Salah satunya adalah mengatasi persoalan kemacetan yang setiap hari terjadi di kawasan Ciputat.
Kepala Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Pariwisata Kota Tangsel Hartadi Wijaya mengutarakan, persoalan kemacetan di Ciputat yang menghubungkan Jalan Dewi Sartika hingga Jalan Ir Djuanda sudah berlangsung cukup lama. Masalahnya, hingga kini belum bisa tepecahkan.
“Saya akan pelajari masalah kemacetan di Kawasan Ciputat. Ini salah satu PR yang harus segera dituntaskan. Apalagi, Pak walikota sudah instruksikan kepada saya,” ujarnya, Kamis (16/4).
Hartadi memaparkan, pihaknya akan berupaya keras mengatasi permasalahan kemacetan itu. Satu yang akan diambil, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan bagian ketertiban umum kecamatan setempat. Karena, persoalan kemacetan di wilayah itu bukan hanya faktor dari kendaraan umum. Namun, juga karena maraknya PKL yang berjualan di bahu jalan.
“Coba lihat, karena PKL jalan menjadi sempit. Belum lagi di simpul-simpul jalan juga banyak kendaraan yang parkir kendaraan seenaknya. Akibatnya kemacetan pun tak terelakkan,” katanya. (ang)
Radarbanten.com, 17 April 2009
Ditulis dalam Lalulintas | 1 Komentar »
Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 24, 2009
SERPONG-Bundaran Alam Sutera dinilai sebagai salah satu titik rawan kecelakaan.
Bentuknya yang terlalu melingkar membuat kendaraan harus berhati-hati setiap melintasi bundaran yang menjadi ikon perumahan tersebut. Terutama bagi truk dan tronton yang sarat muatan berat. Terakhir kontainer yang membawa dua peti kemas terbalik karena terlalu tajamnya tikungan tersebut. Bahkan sebelumnya ibu rumah tangga tewas terserempet lalu terlindas truk sehari sebelum tergulingnya kontainer.
“Memang bundaran Alam Sutera tergolong tempat yang sangat rawan, baik kemacetan maupun lakalantas seperti mobil terbalik. Saya lihat tikungan yang terlalu tajam membuat truk dengan muatan yang berlebihan dan menjulang tinggi akan mudah terbalik,” ujar Aiptu Sahabi, Kanitlantas Polsek Serpong. Selain itu menurut Sahabi, bundaran Alam Sutera menjadi titik yang fokus diperhatikan perputarannya setiap harinya.
Bahkan di sekitar lokasi bundaran di tempatkan pos polisi yang setiap harinya dijaga paling tidak oleh tiga anggota polisi lalulintasnya. “Untuk mengurangi tingkat kemacetan dan kecelakaan, setiap hari terutama pada jam-jam padat lalulintas pada pagi, siang dan sore hari yang menjadi jam pulang aktivitas kami selalu menyiagakan personil lalulintas. Apalagi bundaran Alam Sutera merupakan gerbang utama keluar dan masuk penghuni perumahan. Ditambah lagi lalulintas kendaraan baik dari arah Kota maupun BSD-City,” bebernya. (bon)
Radar Banten, 24 Maret 2009
Ditulis dalam Lalulintas | Leave a Comment »