Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 17, 2009
SERPONG- Jajaran kepolisian berhasil mengamankan ekstasi bernilai Rp 2 miliar di Villa Melati Mas kelurahan ,Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat Kompol Yosi Runtukahu mengatakan, penggerebekan ini berdasarkan pengembangan dari tersangka SA yang ditangkap sebelumnya ketika membawa 200 butir ekstasi di Daan Mogot, Jakarta Barat.
“Dari tersangka, polisi melakukan penelusuran ke rumah kos-kosan dan menemukan 4.300 butir ekstasi di Penjaringan Jakarta Utara,” kata Yosi saat dihubungi okezone di Jakarta, Selasa (17/3/2009).
Kepada petugas, lanjut Yosi, SA mengaku seluruh ekstasi tersebut milik temannya berinisial BN. Polisi pun menahan BN yang ditangkap saat berobat.
“BN membantah barang tersebut miliknya. Dia mengaku hanya titipan dari seorang temannya Ayung. Penyelidikan kemudian dikembangkan dan akhirnya berakhir di salah satu rumah Villa Melati Mas, Kelurahan Pondok Jagung Serpong, Tangerang,” tandasnya.
Di sana, polisi menyita sebanyak 15.000 butir ekstasi dan bahan baku pembuat ekstasi seberat 30 kilogram. Jika dinilai pabrik ekstasi ini bernilai Rp2 miliar. (okz/cha)
Tangerang Online, 17 Maret 2009
Ditulis dalam Kriminalitas | Leave a Comment »
Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 17, 2009
PAMULANG- Rizka Soraya (22) gadis Jalan Waru II No.36, Pamulang, Kota Tangerang Selatan diduga diculik aliran sesat setelah sebelumnya dihipnotis.
Ibu korban yang juga guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pamulang, Beda Zubaidah mengatakan kabar raibnya Rizka setelah handphone milik anaknya itu tidak bisa lagi dihubungi sejak Rizka dioper pindah kerja ke kantor cabang di Pondok Gede, Bekasi.
Namun, setelah di cek di kantor sebelumnya di Bintaro, ternyata salah seorang manager tempat Rizka bekerja mengatakan tidak mengetahui keberadaan Rizka, apalagi gadis itu dipindahkan oleh manajemen kantor di Bintaro ke Bekasi.
“Keberadaan anak saya tidak diketahui oleh pihak kantor. Saya mencurigai ada yang salah dalam hal ini. Anak saya kemungkinan diculik aliran sesat, usai dihipnotis pihak
lowongan kerja yang dibacanya di koran,” ucap Beda ketika ditemui di Madrasah Ibdtidaiyah Negeri MIN) 1 Pamulang.
Untuk mengetahui keberadaan anaknya, Beda menanyakan ke sejumlah rekan Rizka, teman Rizka berkata anak gadisnya kerap ke Bekasi untuk menemui seseorang.”Kata teman Rizka dan orang pintar yang saya temui, mereka mengaku anak saya diculik aliran sesat,”ucapnya.
Tidak ingin kehilangan anaknya, Beda kemudian melaporkan kehilangan kepada Polsek Pamulang.”Tiga hari lalu saya sudah melaporkan persoalan ini, dan kini masih
menunggu kabarnya,”ucapnya. Sementara Polsek Pamulang sedang melakukan pengusutan kasus ini. (I’in).
Tangerang Online, 17 Maret 2009
Ditulis dalam Kriminalitas | Leave a Comment »