Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk Maret 14th, 2009

APBD 2009 Kabupaten Belum Diteken Atut

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 14, 2009

KELAPA DUA – Pemkab Tangerang hingga kini belum dapat menggunakan anggaran yang teralokasi dalam APBD 2009. Padahal, APBD 2009 ini telah disahkan DPRD Kabupaten Tangerang beberapa bulan lalu. Belum dapat digunakannya anggaran dalam APBD 2009 untuk pembangunan di Kabupaten Tangerang lantaran Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah belum menandatanganinya.

Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengakui bahwa APBD 2009 Kabupaten Tangerang belum diteken Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. “Masih ada yang harus diselesaikan, yakni pemisahan anggaran untuk Tangsel,” ujar Ismet saat ditemui di HUT Kecamatan Kelapa Dua, Jumat (13/3) siang.
Ismet mengatakan, meski APBD 2009 Kabupaten Tangerang belum ditandatangani Gubernur Banten, namun tidak mempengaruhi pelaksanaan program dan pembangunan di Kabupaten Tangerang. “Program dan pembangunan jalan terus. Mengacunya pada anggaran 2008,” ungkap Ismet.
Ismet mengaku, dirinya tidak begitu paham terkait permintaan pemisahan anggaran untuk Kota Tangerang Selatan ini. Seharusnya, tetap disatukan dalam APBD Kabupaten Tangerang.

Untuk diketahui, APBD 2009 Kabupaten Tangerang yang telah disahkan mencapai Rp 2 triliun. Namun, setelah ada permintaan pemisahan anggaran untuk Kota Tangerang Selatan menyusut sebesar Rp127 miliar.
Terkait ini, kalangan DPRD Kabupaten Tangerang memperkirakan APBD 2010 Kabupaten Tangerang akan menyusut hampir separuhnya, yakni sekitar Rp 1 triliun. Ini lantaran ada pemisahan anggaran untuk Kota Tangsel. DPRD berpendapat, dampak dari realitas ini adalah penurunan APBD per kecamatan rata-rata 38 persen. Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang berharap ini dapat diantisipasi dengan perencanaan yang lebih disiplin dan pelaksanaan yang lebih benar agar tidak terlalu menyusahkan. (dai/cr-1)

Radar Banten, 14 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Komentar »

Baperjakat Dibentuk Lebih Awal

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 14, 2009

PAMULANG – Rencana demi rencana terkait roda pemerintahan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) digulirkan.
Setelah berencana melantik Sekot Tangsel dan melantik 14 pejabat eselon dua, kini Penjabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT berencana melantik tim badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) di Pemkot Tangsel.

Shaleh mengatakan, rencana pelantikan tim Baperjakat ini lebih dulu dari 14 pejabat eselon dua. Rencananya, pelantikan 14 pejabat eselon dua ini dilakukan Senin (16/3). Namun, dibatalkan.
Menurut Shaleh, berdasarkan hasil pertimbangan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Pokja Tangsel mengenai pelantikan 14 pejabat eselon dua ini ditangguhkan terlebih dahulu. “Karena yang lebih utama mendahulukan pelantikan tim Baperjakat,” ungkap Shaleh, Jumat (13/3).

Shaleh mengatakan, percepatan pelantikan Baperjakat ini dimaksudkan agar roda pemerintahan di Pemkot Tangsel ini dapat berjalan optimal. Sedangkan untuk pengisian tim Baperjakat Kota Tangsel, seperti Asda I, Asda II, Kepala Inspektorat Kota, Kepala Bappeda, dan Kabag Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tangsel sebagian besar pejabatnya berasal dari Pemprov Banten. (ang)

Radar Banten, 14 Maret 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Komentar »