TANGERANG (Pos Kota) – Ruas jalan-jalan protokol di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini kondisinya rusak.
Sebab itu, Pjs. Walikota Tangsel bersama jajaran pemerintahannya yang sebentar lagi terbentuk diharapkan memprioritaskan program perbaikan sesuai kebutuhan warga.
Pemantauan di lapangan, kerusakan jalan protokol yang berakses ke Kantor Walikota Tangsel di Kecamatan Pamulang, hampir semuanya berkondisi buruk.
Jalan Raya Serpong selepas Pasar Serpong menuju Pamulang di sana-sini terdapat kerusakan jalan, sehingga akibat banyak kendaraan melambatkan lajunya menyebabkan mudah sekali terjadi kemacetan lalulintas.
Kemudian jalan penghubung BSD-Buaran yang sebenarnya menjadi alternatif kawasan BSD ke Jl. Raya Serpong menuju Pamulang sejauh 3 Km malah hancur.
Lalu jalan Pamulang-Jombang-BSD, yang melintasi Kantor Kecamatan Ciputat baru di Sarua juga di sini-sana terdapat kerusakan jalan, bahkan di saat hujan besar akan tergenang air setinggi 30 cm.
Hal serupa terjadi di ruas jalan Pamulang-Ciputat, bahkan beberapa jalan di Pondok Kacang dan Pondok Aren yang juga berakses ke Pamulang dan DKI Jakarta juga bernasib sama.
BELUM MENGETAHUI
“Sekarang kan sudah ada walikota, ya program dong perbaikan jalan-jalan yang rusak di banyak tempat itu,” tutur Sudarma, warga Sarua.
Sebelumnya, Pjs Walikota Tangsel HM Shaleh menuturkan perbaikan jalan yang ada di wilayahnya masih ditangani Pemkab Tangerang yang telah memprogramnya di tahun anggaran 2009.
Sehingga Pemkot Tangsel boleh dibilang belum mengetahui secara detil rencana perbaikan jalan itu.
Diinformasikan, sebelumnya Pemprop DKI Jakarta menyatakan telah memberi bantuan Rp5 miliar bagi perbaikan jalan di perbatasan Tangsel-DKI Jakarta.
Lalu Pemkab Tangerang membantu anggaran Rp15 miliar dan Pemprop Banten Rp10 miliar di tahun 2009 untuk jalannya roda pemerintahan Tangsel.
Diharapkan gabungan dana bantuan itu bisa diarahkan sebagiannya untuk perbaikan kerusakan jalan protokol.
(djamal/ds/r)
Pos Kota, 9 Maret 2009
