Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk Maret, 2009

Polisi Selidiki Petaka Situ Gintung

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi menerjunkan tim guna menyelidiki penyebab robohnya tanggul Situ Gintung di Cirendeu, Ciputat, Tangerang, Banten. Kepala Satuan Harta Benda Bangunan dan Tanah, Kepolisian Daerah Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hilman menerangkan, proses penyelidikan masih terfokus pada pencarian fakta.

“Statusnya masih penyelidikan,” kata dia, Selasa (31/3). Hilman menerangkan, proses penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan Polda Metro dan Kepolisian Resort Jakarta Selatan. “Saat ini tim kami masih menggali keterangan dari sejumlah warga yang mengetahui kondisi tanggul,” katanya.

Polisi juga akan menggali keterangan dari petugas Kantor Irigasi dan Pengairan Situ Gintung untuk memastikan dugaan kelalaian yang menyebabkan tewasnya puluhan warga Cireundeu. “Masih belum bisa dipastikan apakah memang sudah ada peristiwa hukum,” ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, musibah Situ Gintung setidaknya telah menelan seratus korban jiwa. Musibah yang terjadi Jumat (27/3) pagi itu merupakan dampak dari jebolnya tanggul limpasan Situ Gintung. Warga sekitar menjelaskan bahwa tanggul itu telah rusak sejak dua tahun lalu.

RIKY FERDIANTO

Tempointeraktif.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Korban Situ Gintung Ditemukan Lagi

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang korban bencana Situ Gintung kembali ditemukan. Sesosok mayat perempuan yang diperkirakan berusia 25 tahun, ditemukan di perumahan Pratama Hills, yang letaknya sekitar 200 m dari UMJ.

“Korban tersebut ditemukan menggunakan bantuan anjing pelacak, karena tertimbun puing dan pepohonan yang tumbang,” terang Mu’min Maulana, staff koordinator lapangan Basarnas di Posko UMJ, Selasa (31/3).

Korban dibawa ke RS Fatmawati untuk diidentifikasi. Dengan penemuan korban tersebut, total korban meninggal menjadi 99 orang, sedangkan korban hilang tetap yaitu berjumlah 102 orang. Seperti yang diberitakan sebelumnya, jebolnya tanggul Situ Gintung merusak 319 rumah warga. Selain itu, lima gedung UMJ juga mengalami rusak berat. C5-09

Kompas.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Tangerang Kucurkan Rp 1 Milyar Untuk Tragedi Situ Gintung

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kabupaten Tangerang akhirnya mencairkan dana darurat bantuan bencana alam jebolnya tanggul Situ Gintung di Kelurahan Cireundeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, sebesar Rp 1 miliar.

“Karena dibutuhkan mendesak terkait kejadian tak diduga ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang memandang perlu segera menurunkan dana tanggap darurat,” ujar Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Hermansyah, hari ini (31/3).

Menurutnya, dana tersebut diambil dari anggaran tak terduga APBD 2009. Realisasi kebijakan tersebut dibicarakan dalam rapat koordinasi antar –SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang dipimpin langsung Bupati Ismet Iskandar, di gedung Pendopo, Senin (30/3).

”Agenda rapat kemarin salah satu agenda utamanya membahas tanggap darurat bencana Situ Gintung,” kata Hermansyah.

Dari yang digulirkan itu, tiap keluarga korban meninggal akan mendapat santunan sebesar Rp 2,5 juta/orang. Sedangkan warga yang mengalami luka-luka memperoleh bantuan Rp 1 juta.

“Namun langkah tanggap darurat lainnya sudah dilaksanakan. Di lokasi bencana disiapkan posko perawatan medis dengan dokter 24 jam, kantong mayat, dan ada juga beras serta mie instan yang dikirim kepada para korban,”kata Hermansyah.

Hermansyah menepis isu bahwa pemerintah Kabupaten Tangerang pernah jorjoran mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) terhadap bangunan di sekitar tanggul.

Berdasarkan data yang ada, sambung Hermansyah, pemerintah Kabupaten Tangerang hanya pernah mengeluarkan IMB untuk Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan tambahan lokal di Cireundeu, tapi itu pun lokasinya cukup jauh dari tanggul.

“Kami juga tak memiliki kewenangan atas pengelolaan Situ Gintung mengingat berdarakan UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang sumber daya air, kwenangan terhadap situ atau danau berada di pemerintah pusat,” lemparnya.(

JONIANSYAH

Tempointeraktif.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Ratu Atut “Bingung” Tangani Relokasi

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Sampai saat ini Pemerintah Provinsi Banten belum mengetahui apakah permukiman warga di Gintung dan terutama di sepadan Danau Gintung harus direlokasi atau tidak.

“Sampai saat ini, kami masih menunggu hasil penelitian yang dilakukan oleh Departemen PU, apa harus direlokasi atau tidak. Kapan hasilnya keluar kami juga tidak tahu,” ujar Ratu Atut Chosyah, Gubernur Banten, di Posko UMJ, Selasa (31/3).

Atut menambahkan, jika memang harus direlokasi, pihaknya belum mengetahui akan dipindahkan ke mana. “Namun yang pasti jika direlokasi, warga harus mengikuti aturan yang 20 meter sepadan danau tidak boleh dijadikan perumahan,” kata Atut.

Oleh karena itu, lanjut Atut, hasil penelitian akan dimusyawarahkan dengan warga. Saat ini pengungsi yang masih ada di beberapa fakultas di UMJ akan dipindahkan ke Wisma Kerta Mukti, gedung milik Pemerintah Jabar yang bertempat di sebelah kampus Universitas Islam Negeri Jakarta.

Selain itu, Atut Juga mengatakan bencana situ gintung ini murni musibah. “Jangan membuat polemik baru, bencana tidak ada yang menduga dan menginginkan, semua harus introspeksi,” kata Atut. C5-09

Kompas.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Rumah Susun Jadi Alternatif Korban Situ Gintung

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan tiga alternatif penanganan jangka panjang korban tragedi Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat.

Alternatif itu adalah dengan membangun rumah susun sewa (rusunawa), membangun rumah di tempat semula, atau membangun rumah susun sederhana di wilayah lain.

“Tiga cara ini yang sedang kami bahas dan segera diputuskan,” ujar Penjabat Wali Kota Tangerang Selatan Shaleh MT, Selasa (31/3).

Rencana ini, kata Shaleh, akan dimatangkan setelah tahap tanggap darurat selesai. Untuk pembangunan rumah susun sewa, disiapkan lahan seluas 3.000 meter persegi milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan di wilayah Ciputat Timur. “Jika alternatif ini dipakai, hanya menyiapkan biaya konstruksinya saja,” ujarnya.

Relokasi warga akan terbentur dengan mau tidaknya warga untuk pindah. Meski berada di tepi sungai dan di bawah tanggul, warga merasa cocok tinggal di lokasi tersebut karena telah memiliki berbagai usaha, seperti warung, fotokopi, dan kos-kosan.

Sedangkan untuk membangun kembali lokasi bencana, akan terbentur dengan aturan yang melarang pembangunan di sepanjang 50 meter garis sepadan situ. “Yang akan kita pindahkan adalah manusia. Tentu semua akan dibicarakan lebih lanjut dengan pemerintah pusat,” kata Shaleh.

Meski diketahui sebagai tanah negara, namun warga yang tinggal di lokasi bencana ternyata juga memiliki sertifikat tanah. Karenanya, Shaleh mengatakan akan meminta bantuan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menyelesaikannya.

JONIANSYAH

Tempointeraktif.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Kunjungi Situ Gintung, JK Diteriaki Mahasiswa UMJ

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TANGERANG – Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali mengunjungi lokasi jebolnya tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Ciputat, Tangerang, Banten. Begitu tiba di lokasi, JK langsung disambut orasi oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ).

Tiba di lokasi, JK langsung menuju posko utama. Dia datang ditemani Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Usai mengunjungi posko utama, JK menuju posko kesehatan.

Saat perjalanan itu, seorang mahasiswa UMJ bernama Harun membawa toa (pengeras suara) dan berorasi.

“Jangan hanya datang, hanya menengok dan jangan mempergunakan kesempatan ini untuk berkampanye. Buktikan!!” teriak Harun di lokasi, Selasa (31/3/2009).

Spontan, mendengar hal itu, JK beserta rombongan menengok ke belakang mencari asal suara. Tanpa terlihat jelas siapa yang mengatakan namun berasal dari rombongan JK, terdengar suara, “Saya peduli”.

Tak lama dari itu JK menuju posko kesehatan dan kemudian meninggalkan lokasi musibah Situ Gintung dan langsung menaiki bus rombongan. Tercatat, kunjungan JK ini hanya sekira tujuh menit. (lsi)

Okezone.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Dompet Dhuafa Republika Dirikan Hunian Sementara

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TANGSEL -– Bencana jebolnya Situ Gintung yang menewaskan sekitar 100 orang dan menghancurkan ratusan rumah warga, mengakibatkan hilangnya tempat tinggal. Bantuan dari berbagai pihak pun berdatangan. Namun, warga yang kehilangan tempat tinggalnya, sangat membutuhkan rumah atau hunian.

Dompet Dhuafa Republika menjawab kebutuhan para korban bencana yang membutuhkan tempat tinggal dengan mendirikan Hunian Sementara (Huntara). “Kami mendirikan 20 ruang Huntara,” kata Direktur Program Dompet Dhuafa Republika, M Arifin Purwakananta kepada Republika, Selasa (31/3).

Huntara ini didirikan di RT 01 RW 08, Kel Cireunde, Kec Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan. 20 Huntara yang setiap ruangannya seluas 4 kali 2,5 meter ini untuk dihuni 62 kepala keluarga (KK). “Beberapa KK yang berasal dari satu ayah, akan digabungkan dalam satu ruang Huntara,” ujar Arifin. Huntara yang didirikan kali ini untuk korban di RT 01/08.

Menurut Arifin, Huntara ini akan dilengkapi dengan mandi cuci kakus (MCK) dan dapur umum. Huntara menempati sebidang tanah yang biasa dipergunakan untuk lapangan milik seorang warga Jakarta. “Setelah kita rapat dengan warga dan korban, kita sepakat untuk mendirikan Huntara di sini,” ungkap Arifin.

Ditanya berapa dana yang dikeluarkan untuk mendirikan Huntara ini, Arifin menyatakan, dana pembanguan ini sebesar Rp. 70 juta. Dana tersebut dari kas Dompet Dhuafa Republika. Namun demikian, pihaknya menduga dana yang akan masuk untuk mendirika Huntara ini lebih dari Rp. 100 juta. “Dana itu akan kami salurkan untuk membeli perlengkapan Huntara seperti, kasur, bantal dan lemari plastik,” tutur Arifin.

Setelah mendirikan ini, ungkap Arifin, RT 04 dan 03 juga mengajukan agar di wilayahnya juga didirikan Huntara. “Kami menyambut positif keinginan warga. Dan Insya Allah kita akan mendirikan Huntara lainnya di wilayah bencana Situ Gintung.
- c81/ahi

Republika.co.id, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | 1 Komentar »

Fokus Pencarian Korban Situ Gintung Masih di Darat

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim SAR pada Selasa (31/3) ini akan tetap memfokuskan pencarian jenazah korban bencana di sekitar rumah yang hancur akibat terjangan air bah Situ Gintung.

“Pencarian korban masih difokuskan di darat,” kata Kepala Koordinasi Operasi Gabungan SAR Bencana Situ Gintung Rully Mawardi melalui sambungan telepon (31/3). “Terutama di sekitar Universitas Muhammadiyah Jakarta,” tambahnya.

Hingga kemarin, belum ada jenazah lain yang ditemukan di sekitar pemukiman Situ GIntung, Tangerang Selatan, Banten. Padahal masih ada sekitar 102 orang yang dinyatakan hilang. Jenazah yang sudah ditemukan berjumlah 98 orang. Sebagian dikubur massal dan sebagian diambil keluarga untuk dikebumikan.

Tidak ditemukannya satu pun jenazah, kata Rully, karena kemarin petugas lebih banyak membersihkan puing reruntuhan rumah yang tersapu air. “Hasil pencarian di sekitar sungai Pesanggrahan juga nihil,” katanya.

Hari ini, pencarian lewat Kali Pesanggrahan tetap akan dilanjutkan. Penyisiran kali, kata Rully, dilakukan hingga Pasar Cipulir, Jakarta Selatan. “Petugas akan patroli dengan perahu karet,” katanya.

MUSTAFA SILALAHI

Tempointeraktif.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Personel Pencarian Korban Situ Gintung Dikurangi

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

TEMPO Interaktif, Jakarta:Memasuki hari kelima bencana Situ Gintung, Tangerang, tim gabungan SAR yang bertugas mencari jenazah korban bencana akan dikurangi jumlah personelnya hari ini.

“Agar pencarian bisa dilakukan dengan efektif,” kata Kepala Koordinasi Operasi Gabungan SAR Bencana Situ Gintung Rully Mawardi saat dihubungi Tempo, Selasa (31/3). Sebelumnya, jumlah anggota SAR dari berbagai unsur yang dilibatkan sekitar 600 orang. Rully belum memastikan jumlah tim SAR yang diturunkan untuk hari ini.

“Tim yang akan turun benar-benar yang terlatih,” katanya. Ia mencontohkan, tim yang diturunkan seperti dari Wanadri, SAR sendiri, serta tentara. Sebelumnya di lokasi bencana, terlihat banyak relawan dari Pramuka, serta bantuan dari partai-partai politik.

MUSTAFA SILALAHI

Tempointeraktif.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »

Wapres ke Situ Gintung Lagi

Ditulis oleh kinclonk di/pada Maret 31, 2009

BANDUNG, KOMPAS — Wakil Presiden Jusuf Kalla akan datang lagi ke Situ Gintung, Selasa (31/3) siang. Seusai melakukan peninjauan ke proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Gunung Patuha, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa pagi, Wapres bertolak dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Dari situ, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan helikopter Super Puma milik TNI Angkatan Udara. Pesawat bakal mendarat di helipad Sekolah Polisi Wanita di kawasan Pasar Jumat. Barulah Wapres menuju posko bantuan kemanusiaan untuk para korban jebolnya tanggul Situ Gintung yang berada di kampus STIE Ahmad Dahlan.

Dalam kunjungan tersebut beberapa orang menteri mendampingi Wapres Kalla, salah satunya Menteri Pekerja Umum Djoko Kirmanto.

Dari informasi yang diperoleh Kompas, dalam kunjungan tersebut antara lain Wapres Kalla akan memastikan program tanggap bencana dan rencana pembangunan tanggul yang jebol. (Suhartono)

Kompas.com, 31 Maret 2009

Ditulis dalam Bencana Alam | Leave a Comment »