Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Prosedur Pembuatan Kartu Kuning Diprotes

Posted by kinclonk pada 25 Februari 2009

TANGERANG – Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kartu Kuning terus mendapat protes dan keluhan.
Warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang merasa keberatan terhadap prosedur baru pembuatan kartu pencari kerja itu.
Alasannya, prosedur baru pembuatan kartu kuning memakan waktu dan biaya lebih besar dari sebelumnya. Muhammad Faisal (25), warga Desa Onyam, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang adalah salah satu pencari kerja yang mengeluhkan prosedur baru itu. Harapannya untuk mendapatkan kartu kuning, hilang begitu mendapat informasi ada perubahan dalam membuat kartu kuning. Dia diharuskan datang langsung ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Cikokol, Kota Tangerang.

“Dua minggu lalu saya mau bikin kartu kuning di kantor kecamatan. Tapi ternyata udah nggak bisa,” kata Faisal, Selasa (24/2). Hingga kini, Faisal belum mengurus pembuatan kartu pencari kerja itu. Jarak yang jauh dan biaya transport yang membengkak untuk menumpang angkutan umum, menjadi alasannya mengurungkan niatnya mengurus kartu kuning.
Selain alasan tersebut, masih banyak pencari kerja yang belum mengetahui prosedur baru pembuatan kartu Kuning. Tidak sedikit warga di Kecamatan Balaraja yang merasa kecele begitu mengetahui pembuatan kartu kuning ternyata bukan lagi di Kantor Kecamatan.
“Nggak ada pemberitahuan dari pemerintah. Sosialisasi juga nggak ada,” kata Kosasih, salah satu pencari kerja yang kecela begitu datang ke Kantor Kecamatan Balaraja. Meski mendapat keluhan dan protes, Disnaker Kabupaten Tangerang tetap mengklaim prosedur baru pembuatan kartu kuning itu memiliki nilai keuntungan lebih bagi pencari kerja.
Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Hasdanil mengatakan, selain mendapatkan kartu kuning, para pencari kerja juga mendapat tambahan informasi lowongan kerja di kantor disnaker. “Dengan datang ke Disnaker, mereka bisa mendapatkan informasi lowongan kerja, baik di Tangerang, maupun seluruh Indonesia,” katnya. (bha)

Radar Banten, 25 Februari 2009

About these ads

Satu Tanggapan to “Prosedur Pembuatan Kartu Kuning Diprotes”

  1. ano berkata

    saya juga ikut kecewa dgn di berlakukan pembuatan k.kuning di pusat atau disnaker.. bagi saya tetlalu jauh karna saya tinggal di daerah cisauk..jika hanya alasan mencari lowongan di disnKER banyak tapi untuk biaya yg kami keluarga terlalu banyak… jika di pikir kami membuat k.kuning kan sudah di pikirkan kami akan kerja dimna dan pa bila ad lowongan pekerjaan kenpa ga dikirim ke kecamatan aj…
    banyak ke untungan lagi. pertama warga lebih dekat,,kedua warga bisa tau tanpa banyak menguluarkan biaya.
    dan warga akan senang..pasti di doain masuk surga…aaamiiiinnnnnnnnn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: