Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk Januari 30th, 2009

Tangsel Kelola Rp154 Miliar

Ditulis oleh kinclonk di/pada Januari 30, 2009

SERANG (Pos Kota) – Bantuan dan bagi hasil pajak antara Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah dipisahkan.

Pemisahaan PAD tersebut telah dilakukan Pemprop Banten melalui peraturan gubernur (pergub).

Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemprop Banten, Engkos Kosasih mengatakan, total anggaran yang sudah bisa dikelola Kota Tangsel tersebut senilai Rp154 miliar, dengan rincian, bagi hasil pajak Rp127 miliar, dana hibah dari pemprop untuk daerah pemekaran baru Rp5 miliar, bantuan specifik grant Rp15 miliar, dan bantuan untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) pertama Rp7 miliar.

TIAP BULAN
“Pemisahan kita lakukan setelah melakukan inventarisasi pajak yang masuk, baik yang berasal dari tujuh kecamatan yang masuk ke Tangsel, maupun potensi pajak dari kecamatan lain di Kabupaten Tangerang,” kata Engkos kepada Pos Kota, Jumat (30/1).

Dikatakan, penyaluran dana bagi hasil pajak yang semula dilakukan setiap tiga bulan sekali, saat ini dilakukan setiap bulan.

“Dana bagi hasil pajak ini akan diberikan tiap bulan sesuai pemasukan pajak dari Tangsel,” ucapnya.

Diinformasikan, terkait penggunaan dana baik bagi hasil pajak maupun hibah, akan dikelola oleh Penjabat Walikota Tangsel beserta Pokja Keuangan dan beberapa Pokja lainnya, yakni Pokja Pemerintahan, Pokja Personil, dan Pokja Aset.
(tommy/ds/g)

Pos Kota, 30 Januari 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Komentar »

Penjabat Tindak Camat & Lurah Tak Loyal

Ditulis oleh kinclonk di/pada Januari 30, 2009

CIPUTAT – Camat dan lurah di Kota Tangerang Selatan yang tak loyal akan ditindak.
Penjabat Walikota Tangerang Selatan HM Shaleh MT menegaskan, dirinya tidak akan main-main menindak para camat dan lurah yang tidak loyal untuk mendukung pemerintahan Kota Tangerang Selatan.
Tindakan tegas ini juga akan dilakukan bagi lurah-lurah yang tidak hadir dalam kegiatan silaturahmi dan rapat kerja bersama para camat dan lurah se Kota Tangsel, di Kecamatan Ciputat, Kamis (29/1)
“Bagi para lurah ataupun camat yang tidak hadir tanpa memberikan surat keterangan, akan saya berikan sanksi tegas,” tegas Shaleh.

Tindakan tegas ini diambil karena saat menjalani tugasnya sebagai Penjabat Walikota Tangsel belum memiliki satuan organisasi tata kerja (SOTK). Saat ini, dirinya hanya dibantu para camat dan lurah sebagai aparatur pemerintahannya.
“Apalagi, kegiatan ini merupakan sosialisasi pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang telah berpisah dari Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Shaleh meminta kepada camat dan lurah untuk menjaga lingkungannya masing-masing, salah satunya mengenai persoalan sampah yang identik dengan masalah masyarakat perkotaan. Pihaknya meminta kepada camat dan lurah agar mengajak masyarakat untuk melakukan gotong royong dalam rangka mengatasi permasalahan sampah yang ada di lingkungannya.
“Jadi persoalan sampah itu jangan menunggu bantuan dari pemerintah. Peran masyarakat juga harus ditingkatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gunernur Banten HM Masduki yang turut hadir dalam kegiatan itu menambahkan, sikap tegas yang dilakukan Penjabat Walikota Tangsel itu bukanlah sikap otoriter seorang pemimpin. Tapi, dalam rangka meningkatkan kinerja di jajarannya. Ini dilakukan semata-semata dilakukan sebagai wujud pengabdiannya untuk meningkatkan serta membangun Kota Tangerang Selatan ke depan.
“Para camat dan lurah jangan berkecil hati dan tetap mendukung kinerja Pak Walikota untuk membangun bersama Kota Tangsel,” katanya.

Pada bagian lain, Ketua Forum Lurah se Kota Tangerang Selatan Abdul Rachim menegaskan, seluruh lurah yang ada di Kota Tangerang Selatan siap mendukung kinerja Penjabat Walikota. Sebab, dari awal pembentukan Kota Tangsel, para lurah yang berjumlah 49 orang dan 5 kepala desa ini tidak mempermasalahkan penjabat Tangsel itu dari Pemkab Tangerang ataupun Pemprov Banten.
“Kita akan siap dan akan selalu loyal demi mendukung program kerja Pak Walikota untuk membangun Kota Tangsel ini,” terang Lurah Rawa Mekar Jaya ini.
Dalam kegiatan itu, sebanyak lima lurah tidak hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya dari Kecamatan Pamulang, Setu, Serpong Utara, Ciputat Timur, dan Ciputat. Kelima lurah itu kebanyakan berhalangan hadir lantaran sakit. Bahkan, satu di antaranya ada yang tengah berduka karena orang tuanya meninggal dunia. (ang)

Radar Banten, 30 Januari 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 2 Komentar »