CIPUTAT – Pelebaran infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama yang harus dilakukan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) mendatang.
Sekitar 70 persen ruas jalan di Kecamatan Ciputat, terlalu sempit sehingga perlu diperlebar.
Sekretaris Camat Ciputat Aplahunnajat mengatakan, di Ciputat terdapat semjulah titik ruas jalan yang sempit. Akibat sempitnya ruas jalan tersebut kerap mengalami kemacetan. Ruas jalan yang sempit di antaranya, ruas Jalan Ciater-Maruga, Maruga-Serua, Perempatan Maruga-Pamulang II, ruas Jombang-Tanah Tingal, Merpati-Kampung Sawah, dan Perempatan Duren.
“Akibat sempitnya jalan di ruas jalan tersebut sering terjadi kemacetan. Apalagi ketika angkot berada di pinggiran jalan,” jelas Aplahunnajat, Kamis (8/1).
Menurutnya, jalan merupakan salah satu fasilitas yang harus dibenahi Pemkot Tangsel. Jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan berimbas terhadap terhambatnya laju pertumbuhan ekonomi di kota otonom dengan tujuh wilayah ini. “Jika masih terus macet seperti ini, investor akan enggan berinvestasi di wilayah ini,” jelasnya.
Senada juga diutarakan Deni Irawan, warga Pamulang II, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Dengan terbentuknya Kota Tangsel dipastikan akan dibarengi dengan pembangunan sejumlah sarana dan infrastruktur di wilayah itu. Menurutunya, selain ruas jalan harus diperlerbar, pelebaran drainase atau gorong-gorong juga menjadi prioritas lainnya. Sebab, jika tidak segera diatasi akan mengakibatkan bahaya banjir.
“Sebab jika ruas jalan saja yang diperlebar sedangkan drainase tidak juga diperlebar kualitas jalan akan menjadi rusak,” kata sopir angkot Pamulang II–Ciputat ini. (ang)
Radar Banten, 9 Januari 2009
