Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk Januari 9th, 2009

70 % Jalan di Ciputat Perlu Diperlebar

Ditulis oleh kinclonk di/pada Januari 9, 2009

CIPUTAT – Pelebaran infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas utama yang harus dilakukan Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) mendatang.
Sekitar 70 persen ruas jalan di Kecamatan Ciputat, terlalu sempit sehingga perlu diperlebar.

Sekretaris Camat Ciputat Aplahunnajat mengatakan, di Ciputat terdapat semjulah titik ruas jalan yang sempit. Akibat sempitnya ruas jalan tersebut kerap mengalami kemacetan. Ruas jalan yang sempit di antaranya, ruas Jalan Ciater-Maruga, Maruga-Serua, Perempatan Maruga-Pamulang II, ruas Jombang-Tanah Tingal, Merpati-Kampung Sawah, dan Perempatan Duren.
“Akibat sempitnya jalan di ruas jalan tersebut sering terjadi kemacetan. Apalagi ketika angkot berada di pinggiran jalan,” jelas Aplahunnajat, Kamis (8/1).
Menurutnya, jalan merupakan salah satu fasilitas yang harus dibenahi Pemkot Tangsel. Jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan berimbas terhadap terhambatnya laju pertumbuhan ekonomi di kota otonom dengan tujuh wilayah ini. “Jika masih terus macet seperti ini, investor akan enggan berinvestasi di wilayah ini,” jelasnya.

Senada juga diutarakan Deni Irawan, warga Pamulang II, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Dengan terbentuknya Kota Tangsel dipastikan akan dibarengi dengan pembangunan sejumlah sarana dan infrastruktur di wilayah itu. Menurutunya, selain ruas jalan harus diperlerbar, pelebaran drainase atau gorong-gorong juga menjadi prioritas lainnya. Sebab, jika tidak segera diatasi akan mengakibatkan bahaya banjir.
“Sebab jika ruas jalan saja yang diperlebar sedangkan drainase tidak juga diperlebar kualitas jalan akan menjadi rusak,” kata sopir angkot Pamulang II–Ciputat ini. (ang)

Radar Banten, 9 Januari 2009

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »

TPS Sampah di Tangsel Berkurang

Ditulis oleh kinclonk di/pada Januari 9, 2009

PONDOK AREN – Persoalan penanganan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tampaknya akan bertambah.
Jika sebelumnya, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Tangerang Jackie Zakaria Harahap berpendapat, untuk mengantisipasi Kota Tangsel menjadi kota sampah, salah satunya perlu pengoptimalan tempat pembuangan sementara (TPS) sampah.
Namun, anggota DPRD Kabupaten Tangerang lainnya, HM Salbini justru sebaliknya. Sebuah lahan di Kompleks Permai Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, yang selama ini dijadikan TPS, justru akan dijadikan taman.
Warga setempat mengeluhkan TPS tersebut lantaran berdiri di atas fasilitas umum yang menurut warga seharusnya dijadikan taman bermain. “Tempat itu tidak layak dijadikan TPS,” kata Salbini, Rabu (8/1).

Dikatakan, dalam APBD 2008 Pemkab Tangerang telah mengalokasikan dana Rp 100 juta untuk pembuatan dijadikan taman. Rinciannya, Rp 50 juta untuk mengangkat sampah dan Rp 50 juta untuk penataan lingkungan.
Namun, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Tangerang punya rencana lain. Rencananya, instansi ini merinci anggaran Rp 20 juta untuk taman, Rp 20 juta untuk pemagaran, dan Rp 60 juta untuk penanganan sampah.
Warga menginginkan sampah di TPS tersebut diangkat dan dijadikan taman dengan dasar dikonblok atau disemen. Sedang, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Tangerang menginginkan TPS tersebut diuruk dengan tanah, untuk kemudian ditanami pohon.

Sejak dikerjakan pada awal Desember 2008 lalu hingga kini, pengerjaan TPS mejadi taman belum selesai. Sebelumnya, pengangkatan sampah terhenti karena sedang ada perbaikan jembatan. Namun, saat ini, sudah dua minggu, pengerjaan tersebut terhenti tanpa sebab yang jelas. “Selama bulan November, TPS belum diapa-apakan, baru dipagar,” terang politisi PKS ini.
Sebagai ganti TPS tersebut, sampah warga kompleks Permai diangkut oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Tangerang. Namun, menurut Salbini, masih banyak warga kompleks dan sekitar yang membuang sampah di TPS tersebut. Ke depannya, Salbini menyiapkan TPS baru di lahan kosong milik warga yang ada di Pondok Belimbing, Jurang Mangu Barat, Kota Tangerang Selatan.

Pada bagian lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arif Wahyudi berpendapat, untuk mengatasi masalah sampah di Kota Tangerang Selatan, selain mengoptimalkan TPS, juga perlu penyadaran masyarakat memilah sampah dan dilanjutkan dengan pemberdayaan masyarakat mengolah sampah menjadi pupuk organic.
“Banyak tenaga kerja yang terserap. Selain itu, teknologi dan kerja sama antar-daerah. Singkatnya, selama ada niat baik melayani, insya Allah akan selalu ada solusinya,” ungkap Arif melalui pesan singkatnya, Kamis (8/1) pagi. (mg-hasan/dai)

Radar Banten, 9 Januari 2009

Ditulis dalam Lingkungan | 1 Komentar »