Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Tata Ruang Kota Tangerang Selatan Dirancang

Posted by kinclonk pada 7 November 2008

TANGERANG — Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang merancang dan menyusun Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan. Tata ruang yang disiapkan menggabungkan semua potensi dan karakteristik tujuh kecamatan yang tergabung dalam kota baru itu. “Tata ruang kota ini perlu spesifik dan mencakup keseluruhannya,” ujar Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang Didin Samsudin kepada Tempo, Rabu lalu.

Dalam rencana tata kota disebutkan tujuh kecamatan yang ada, yaitu Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, Pondok Aren, Serpong, Serpong Utara, dan Setu akan dibagi dan dikelompokkan sesuai dengan fungsi dan potensi yang ada di setiap wilayah. Misalnya, ada wilayah yang dikelompokkan sebagai pusat permukiman, pusat pemerintahan, pusat industri, hingga pusat bisnis dan perekonomian. “Tangerang Selatan akan berbeda dengan kota-kota yang ada di Indonesia,” kata Didin.

Pembentukan Kota Tangerang Selatan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah pada Rabu pekan lalu. Kota baru ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang. Rencana pembentukannya sendiri telah digulirkan delapan tahun lalu.

Menurut dia, wilayah Tangerang Selatan bukan lagi kawasan yang mewakili bisnis dan permukiman seperti yang selama ini menjadi ciri khas daerah itu. Ke depan, imbuh dia, wilayah ini akan memiliki tatanan kota yang baik dan terencana.

Saat ini, kata Didin, pihaknya tengah mempersiapkan penyusunan RTRW Kota Tangerang Selatan secara terpisah. “RTRW wilayah selatan ini masih menyatu dengan RTRW Kabupaten Tangerang,” ucapnya. Penyusunan RTRW itu direncanakan selesai pada 2009.

Konsep tata ruang Kota Tangerang Selatan, menurut dia, akan dirancang lebih proporsional tanpa mengubah jauh tata ruang yang sudah terbentuk. Didin mencontohkan, menurut Keputusan Presiden Nomor 144 Tahun 1999, wilayah Ciputat dan Pamulang dijadikan sebagai daerah resapan. “Tetap akan begitu,” ujarnya.

Intinya, kata Didin, semuanya akan dibagi secara teratur karena setiap daerah memiliki karakteristik masing-masing. “Ada yang di bidang bisnis, pendidikan, sosial, olahraga, dan pemerintahan,” ujarnya.

Terkait pengembangan permukiman di Kota Tangerang Selatan, Didin menambahkan, tata bangunan akan diarahkan dalam bentuk vertikal seperti apartemen dan hotel. “Ini menyesuaikan lahan wilayah yang terbatas,” katanya.

Selain menyusun RTRW, Didin mengungkapkan, pembangunan infrastruktur penunjang transportasi di Kota Tangerang Selatan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Perbaikan berupa rehabilitasi jalan rusak, peningkatan dan pelebaran jalan di tujuh kecamatan kota baru itu ditargetkan selesai sebelum 2010. “Semua jalan di Kota Tangerang Selatan akan dilebarkan dan ditingkatkan,” katanya.

Pembagian Kawasan

Tata ruang Kota Tangerang Selatan, rencananya, akan dibagi menurut karakteristik tujuh kecamatan yang ada. Berikut ini pengelompokannya:

Wilayah Resapan Air:
Kecamatan Ciputat
Kecamatan Ciputat Timur
Kecamatan Pamulang

Wilayah Pusat Bisnis dan Perumahan:
Kecamatan Serpong
Kecamatan Serpong Utara
Kecamatan Pondok Aren

Wilayah Industri:
Kecamatan Setu

LIS Y| JONIANSYAH

Koran Tempo, 7 November 2008

About these ads

14 Tanggapan to “Tata Ruang Kota Tangerang Selatan Dirancang”

  1. Anggriyan Setyono said

    berbeda dengan daerah lain?
    kayanya sama aja, ngga da konsep baru.
    Bikin RTRW Tangsel? harus itu.
    tapi,,,jangan sama dengan kebanyakan daerah, punya RTRW tapi ngga diterapin. percuma bikin rtrw segala kalo ga direalisasikan.
    buang2 uang aja.
    selamat merancang deh.
    hehehe

  2. yovanka said

    perencanaan tataruang sebaiknya mulai dari sekarang sudah diterapkan secara bertahap. jangan tunggu lama2 nanti keburu macet. tidak terealisir. Klo ganti pejabat ganti lagi prioritas utamanya. Dananya juga banyak yang menguap deh. BTW selamat bekerja pemkot tangsel. sukses lah.

  3. yovanka said

    Kami warga LPMK Maestro berdomisili di Ruko Permata Pamulang siap membantu membangun Masyarakat Tangsel agar dapat membina masyarakat agar dapat mandiri, sehat jasmani rohani, sehat ekonomi, sehat lingkungan. Mohon pengarahan dari pejabat pemkot Tangsel. Kami adalah pekerja sosial yang siap siaga membantu masyarakat. Sebagai ketua LPM adalah Bpk Drs.H.Adang Rukhiyat Mpd. Alamat sekretariat Ruko Permata Pamulang Blok I 3 No. 5
    Telp. 021 70912855 / 0818990288

  4. tomy said

    mohon ditertibkan pedagang liar di serpong…saya berencana membeli tanah tetapi pedagang liar di depan tanah itu kepunyaan milik Pak RT yg minta jatah duit kl mau bongkar dagangannya… Pak RT aja begitu menunjukkan sikap premannya….mau jadi apa kota tangerang jika semua investor2 dapat masalah kyk gn…seharusnya pak rt sebagai oknum pemerintah sadar kl dia tdk punya sertifikat tanah tersebut dan dgn inisiatif bongkar sendiri bukannya minta Jatah duit…

  5. jimmy said

    ada yang tau dimana harus menghubngi bagian tata ruang tangerang selatan, saya mau beli rumah di sekitar legoso. takutnya kena gusuran :]

    terima kasih

  6. bay said

    btw, penduduk tangsel berapa?

  7. andre said

    saya mau tanya emang bener klo kena ganti rugi untuk tol, bisa diganti s/d 3x NJOP…..
    Mohon informasinya, terima kasih…

  8. bu ani said

    khususnya pasar di ciputat mbo ya ditertibkan gitu lho. pkl melebar sampai ke jalan2, bikin macet kotor, kumuh.apalagi yang di jln h, usman. terkadang sudah tidak bisa dilalui kendaraan , saking penuhnya pedagang sayur dll.

  9. ade said

    minta bantuannay untuk urus BTS di pondok aren dan mohon di tertibkan karena sudah tidak standar oprasional dan mengancan jiwa bagi masyarakat sekitar

  10. M.Budi Hartanta said

    Pengembangan BSD ke arah pagedangan, apakah pagedangan mungkin masuk tangerang Selatan sebagai bagian dari pangembangan BSD?

  11. hery pratikto said

    lahirnya kota tangerang selatan tidak mengubah wajah kumuh di lingkungan pasar ciputat dan cimanggis, bau busuk menyengat, pemandangan semakin kumuh..adakah perhatan dari pejabat yang berwenang ?

  12. de'maulana said

    Sangat menarik bagi kita semua jika suatu kawasan akan dibuat mengawali dengan masterplan dengan orentasi jangka pendek dan panjang di sesuai dengan tuntutan dan harapan ke depan. Salah satu yang perlu digaris bawahi adalah kemampuan pemerintah setempat membuat regulasi peruntukan dan penataan RUANG HIJAU yang secara tegas tak dapat diganggu gugat oleh siapapun, dimanapun dan kapanpun penguasanya. Silahkan membuat penataan sesuai tujuan dan harapan guna perkembangan dan kemajuan kebutuhan masyarakat. Tetapi juga silahkan rencanakan perbandingan antara ruang yang terpakai dan ruang hijau guna kelangsungan kehidupan lainnya yang tidak termasuk fisik pembangunan. Banyak contoh banyak kejadian tidak perlu diulang kembali, bersama perlu dipikirkan kelangsungan hidup jangka panjang dengan luas lahan yang terbatas. Perlu ketegasan dalam memilah dan memilih berdasarkan berbagai kajian yang objektif sehingga kita semua mempunyai lahan hidup yang lebih baik. Menarik untuk dikaji dan dibuat desainnya mencapai ke arah itu. Selamat berkarya.

  13. alex said

    kalau mau hilangkan citra kota macet dan bau sampah tolong diperhatikan aparatur yg bersangkutan supaya disiplin dari atas sampai bawahan jagan pengen jadi bos aja..bawahan jadi bos apalagi atasan super bos trus siapa yang kerja………..?

  14. sambodo said

    bikin tat ruang online dong kayak DKI………………………

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: