CIPUTAT – Sedikitnya 73 ruas jalan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibenahi. Ruas jalan-ruas jalan itu, dalam perubahan APBD 2008 ini mendapat alokasi perbaikan dan peningkatan. Dari 73 ruas jalan itu, sebanyak 58 ruas jalan merupakan proyek yang dilakukan melalui tender. Nilainya mulai Rp 70 juta hingga Rp 490 juta. Sedangkan, sisanya sebanyak 15 ruas jalan merupakan proyek yang dikerjakan dengan cara penunjukan langsung (PL).
“Nilai proyek penunjukan langsung di bawah Rp 50 juta,” kata Kasi Perencanaan Jalan Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang Suwardi, Kamis (30/10).
Jika dihitung, total anggaran untuk pembenahan infrastruktur ini sekitar Rp 17 miliar hingga Rp 18 miliar.
Kata Suwardi, proyek pembenahan infrastruktur di bagian selatan ini akan dilanjutkan pada APBD 2009. “Pembenahan ini merupakan bagian dari persiapan pembentukan Kota Tangerang Selatan,” ungkap Suwardi.
Sementara itu, Kepala Seksi Dokumen Standarisasi Dinas PU Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Tangerang Agung mengungkapkan, hingga per Oktober 2008 ini, ruas jalan di Kabupaten Tangerang, termasuk yang masuk wilayah Kota Tangerang Selatan, meliputi jalan desa sekitar 501,66 kilometer, jalan kabupaten sekitar 1.011,39 kilometer, dan jalan provinsi sekitar 134,2 kilometer. Sedangkan, jembatan sebanyak 258 jembatan.
Pada bagian lain, Pemkab Tangerang dalam waktu dekat ini bakal memerbaki Jalan Benda Raya, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, yang merupakan akses jalan utama puspem Kota Tangsel.
Bupati Tangerang Ismet Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang sudah menyiapkan detail engineering desaign (DED) untuk perbaikan prasarana ruas jalan tersebut. (dai)
Ismet meminta bantuan kepada masyarakat agar proses pembangunan jalan tersebut dapat berjalan lancar. Karena, selain memperbaiki jalan tersebut rencananya Pemkab Tangerang juga akan memperlebar ruas jalan penghubung Ciputat dan Pamulang itu. “Karenanya kita meminta kepada warga supaya jangan mematok harga tanah terlalu tinggi,” ungkap Ismet, saat tasyakuran terbentuknya Kota Tangerang Selatan di Kantor Kecamatan Ciputat, Kamis (30/10) malam.
Ismet mengatakan, awalnya dirinya mendengar harga tanah di daerah ini sudah tinggi begitu lokasi Kecamatan Ciputat ditetapkan sebagai kantor pemerintahan. “Waktu itu harga Rp 900 ribu per meternya. Sekarang malah naik menjadi Rp 1,2 juta,” katanya.
Sebelumnya Sekretaris Camat Ciputat Aplahunnajat mengaku, pihaknya sudah mengajukan perbaikan sarana jalan utama Puspem Kota Tangerang Selatan yang saat ini kondisinya rusak parah tersebut. (dai/ang/cr-7)
Radar Banten, 1 November 2008
