Tangerang Selatan

Menuju Kota dan Harapan Baru

Arsip untuk September, 2008

Wisata Tanah Tingal

Ditulis oleh kinclonk di/pada September 11, 2008

Jenuh jalan-jalan di mal? Rekreasi kembali ke alam ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan sekolah si kecil. Banyak manfaatnya lho! . Belajar mengenal alam sambil bermain? Ajak si kecil berlibur ke Tanah Tingal yang mengha-dirkan wisata hutan kota di Jl.Merpati Raya No. 32B, Desa Sawah Baru Jombang, Ciputat yang ada sejak tahun 2000 ini.

Jenuh jalan-jalan di mal? Rekreasi kembali ke alam ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi liburan sekolah si kecil. Banyak manfaatnya lho!

Belajar mengenal alam sambil bermain? Ajak si kecil berlibur ke Tanah Tingal yang mengha-dirkan wisata hutan kota di Jl.Merpati Raya No. 32B, Desa Sawah Baru Jombang, Ciputat yang ada sejak tahun 2000 ini.

Tanah Tingal (TT) bisa menjadi pilihan mengisi liburan sekolah agar mereka bisa mengenal alam lebih jauh. Ada berbagai kegiatan yang bisa dilakukan anak, mulai dari membuat keramik, mengenal jenis binatang, memberi makan binatang, panen padi, flying fox, hingga bermain kano.

Sendiri atau rombongan
Begitu menjejakkan kaki ke TT, suasana perkampungan alami langsung terasa. Di tempat ini mata kita langsung disejukkan oleh hamparan pohon hijau dan jajaran pohon kelapa. Bisa dibilang selain keindah-an alam, daya tarik wisata seluas 9 hektar ini terletak pada program petualangan keluarga yang ditawarkan, seperti flying fox, kano, meniti jembatan tali, melihat burung, melukis dengan cat alami.

Outbound untuk anak dan keluarga atau outing untuk perusahaan? Set saja waktunya, khusus rombong-an yang jumlahnya minimal 50 orang biayanya Rp. 200.000 – Rp. 800.000 per orang. Bagi yang sekadar ingin jalan-jalan dan mengikuti beberapa permainan saja juga bisa.

Anding menjelaskan khusus fasilitas umum yang ingin menjajal adrenalin lewat permainan flying fox dan kano dikenakan biaya Rp. 40.000,- per orang. Namun bila ingin lebih murah ambil paket minimun 5 orang dengan harga Rp. 25.000,-. Selain fasilitas permainan, juga tersedia fasilitas lain seperti penginapan, café dan kolam renang.

Untuk ibu yang hanya ingin menemani si kecil liburan, bisa mengunjungi kebun anggrek (Tingal Garden) yang terletak di bagian belakang. Bila ingin mengelilingi danau buatan berisi ikan dan udang, kano sewaan pun tersedia. Bahkan, Anda bisa adu cepat kano dengan peserta lain.

Uji nyali flying fox
Walaupun terkesan petualang, aktifitas di TT ini bisa dilakukan oleh anak usia usia 3 tahun bahkan orang tua. Saat bermain seluruh peserta dipandu fasilitator, jadi tak perlu ragu melepas si kecil beraktivitas.

“Semua fasilitator ahli di bidangnya, ada yang berlatar belakang pecinta alam, psikolog, hingga ahli tanaman dan binatang. Bahkan untuk menjaga kesehatan anak, ada dokter yang siap sedia memberi pertolongan medis,” jelas Anding.

Tertarik mencoba bersama keluarga besar? Pertama, lakukan reservasi dahulu minimal 2 minggu sebelum kegiatan. Sedangkan untuk umum terbuka kapan saja, Selasa – Minggu, pukul 08.00 -16.00 WIB. Syaratnya, sehat fisik dan jasmani, serta tidak memiliki penyakit jantung.

Kembali ke jaman purba
Aktifitas lain yang tak kalah menariknya adalah program Megalitiku, di mana kita dibawa ke jaman purba. Bayangkan kita bertetangga dengan Mr. Flinstone, di mana kita membuat cat alami dari batu bata dan kunyit. Sedangkan kuasnya dibuat dari bambu yang diserut seperti sumpit yang ujungnya ditumbuk sebagai kuasnya. Atau Anda ingin alih profesi sebagai pengamat burung? Ikut saja program birdwatching.

Tanah Tingal

Jl. Merpati Raya 32b Desa Sawah Baru
Jombang, Ciputat
Telp.:021-740944,7412912
Fax.: 021-7412912

www.tingal.com

Ditulis dalam Wisata & Kuliner | Leave a Comment »

Pulau Situ Gintung

Ditulis oleh kinclonk di/pada September 11, 2008

Pulau Situ Gintung terletak di sebelah selatan kota Jakarta, tepatnya di desa Cirendeu Kecamatan Ciputat Tangerang. Lokasinya yang begitu dekat dengan Jakarta, hanya 10 menit dari Pondok Indah, menjadikan Pulau Situ Gintung merupakan tempat alternatif bagi warga Jakarta untuk berwisata bersama keluarga.

Dengan luas lebih dari 5 hektar lahan yang ditumbuhi berbagai pohon dan tumbuhan yang telah berusia puluhan tahun, ditambah panorama danau Situ Gintung yang mengelilinginya, menjadikan kesegaran udara dan keindahan alam Pulau Situ Gintung tidak kalah dengan kawasan Puncak Bogor.

Potensi alam Pulau Situ Gintung yang lengkap akan menambah nilai aktifitas anda seperti camping, family gathering, pesta kebun, outbound, olah raga tenis, pemotretan, video shooting untuk sinetron, video klip, iklan atau aktifitas lain yang anda inginkan. Pulau Situ Gintung menginspirasikan nilai kehidupan pada setiap aktifitas anda.

Pulau Situ Gintung

Jl. Kertamukti Pisangan Raya No. 121 Cirendeu, Ciputat

Tangerang 15419 Banten

INDONESIA

www.situgintung.com

Ditulis dalam Wisata & Kuliner | 7 Komentar »

Kota Tangerang Selatan Dibahas Marathon

Ditulis oleh kinclonk di/pada September 10, 2008

CIPUTAT – Meski agak tersendat-sendat, namun tahapan pembentukan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) makin jelas. Kalangan DPR RI sudah mulai membahas pembentukan kota otonom bagian selatan Kabupaten Tangerang ini, Selasa (9/9). Pembahasan Kota Tangsel ini dilakukan bersamaan dengan calon daerah otonom lain yang telah memenuhi persyaratan.

Pembahasan akan dilakukan secara marathon. “Ya, tadi (kemarin-red) kami mulai membahas Kota Tangsel. Jumat nanti akan kami lanjutkan,” kata anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini saat dihubungi koran ini, Selasa (9/9) petang.
Jazuli mengungkapkan, kalangan DPR RI menargetkan pengesahan Kota Tangerang Selatan ini dapat dilakukan setelah lebaran. “Insya Allah, paling lambat setelah lebaran, Kota Tangsel ini kami sahkan,” ungkap politisi PKS ini.
Jazuli menginformasikan, pada 3 September 2008 lalu, Departemen Dalam Negeri (Depdagri) telah melaporkan hasil verifikasi 10 dari 15 daerah yang diusulkan dimekarkan. “Daerah-daerah yang telah memenuhi persyaratan ini dibahas bersamaan,” ungkap Jazuli.

Untuk diketahui, dana yang telah dialokasikan Pemkab Tangerang untuk Kota Tangsel ini antara lain, dalam APBD 2008 untuk pelaksanaan Pilkada Kota Tangsel sebesar Rp 9,7 miliar, dana sebesar Rp 30 miliar dalam dua tahun berturut-turut, yakni APBD 2008 dan APBD 2009. Selain itu dari Pemprov Banten sebesar Rp 10 miliar.
Sementara, aset yang akan diserahkan Pemkab Tangerang antara lain, Kantor Kecamatan Ciputat yang akan dijadikan kantor penjabat walikota, sekda, asda 1 dan asda 2.

Kantor Kecamatan Pamulang untuk kantor Bapeda dan inspektorat, Kantor Dinas Perhubungan di Kecamatan Setu untuk gedung DPRD Kota Tangerang Selatan. Kemudian, BLK di Serpong untuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Indagkoppar, dan Dinas Catatan Sipil.
Untuk personel, Pemkab Tangerang telah menyiapkan sekitar 4.631 pegawai baik fungsional maupun struktural, mulai dari sekda hingga staf pelaksana untuk ditempatkan di Pemkot Tangerang Selatan. (dai)

Radar Banten 10 September 2008

Ditulis dalam Tangerang Selatan | 1 Komentar »

Perizinan di Pemkab Tangerang Legalkan Calo

Ditulis oleh kinclonk di/pada September 5, 2008

TANGERANG–Diam-diam operasional pengurusan beragam perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang menggunakan jasa calo. “Kami memang mengizinkan calo-calo tersebut, tetapi kami tetap akan mengontrol mereka,” kata Kabid Pelayanan BP2T Kabupaten Tangerang, Akip Syamsudin, Rabu (3/9).

Kontrol yang dilakukan lembaga yang baru berjalan dua bulan itu, kata Akip, antara lain para calo tetap mengikuti aturan BP2T dengan harus hadir ke kantor BP2T. “Saat ini bagi yang ingin mengurus perizinan memang cuma bisa lewat satu pintu, tidak bisa lagi melalui kelurahan atau kecamatan,” katanya.

Aturan ini, ujar Akip, adalah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Terpadu di Daerah. “Diharapkan dengan adanya aturan ini, masyarakat jadi lebih simpel dalam mengurus perizinan, terutama dalam hal waktu dan mekanismenya,” kata Akip. Ia mengatakan, saat ini mengurus izin paling lambat hanya menghabiskan waktu tiga minggu (21 hari).

Sebelumnya, masyarakat dalam mengurus izin mesti datang ke dinas-dinas yang terkait dengan jenis izin yang dibutuhkan, misalnya Dinas Tata Ruang, Dinas Bangunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebersihan, dan Dinas Tenaga Kerja. “Saat ini 36 jenis perizinan diurus oleh kami,” kata Akip. Dari semua itu, di antaranya izin perumahan, pergudangan, perbengkelan, industri, izin usaha, dan pendidikan.

Sejauh ini, BP2T telah memiliki Rencana Umum Tata Ruang (RUTR) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). C66

Republika 5 September 2008

Ditulis dalam Umum | 3 Komentar »

Terminal Pondok Cabe Diakui Gagal

Ditulis oleh kinclonk di/pada September 5, 2008

PONDOK CABE – Dinas Perhubungan, Telekomunikasi, dan Informatika Kabupaten Tangerang mengakui Terminal Pondok Cabe sebagai proyek gagal.
Terminal yang berlokasi di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang yang memiliki luas 16.000 m2, itu sudah belasan tahun keberadaannya tak difungsikan. Padahal, dibangunnya Terminal Pondok Cabe ini juga untuk antisipasi kemacetan di wilayah Ciputat.
“Bagaimana tidak gagal, pembangunannya menelan biaya besar dan keberadaannya tidak berfungsi,” kata Dinas Perhubungan, Telekomunikasi, dan Informatika Kabupaten Tangerang Deden Sugandhi, Kamis (4/9).
Deden mengatakan, tidak berfungsinya Terminal Pondok Cabe karena lokasinya kurang strategis. Apalagi, pintu masuk ke terminal ini cukup jauh. “Sehingga, sopir angkutan tidak mau ke terminal,” ungkap Deden.
Kendati demikian, Deden mengatakan, Pemkab Tangerang tak akan membiarkan terminal yang berdiri di atas lahan seluas dua hektar tersebut.
Dalam waktu dekat pihaknya akan memfungsikan Terminal Pondok Cabe sebagai lokasi pengujian kelaikan kendaraan bermotor.
“Lahan di sana cukup luas, sehingga sangat memadai jika dijadikan tempat pengujian kendaran, baik kendaraan umum maupun barang,” kata Deden.

Diketahui, sekitar sebelas tahun, keberadaan Terminal Pondok Cabe dibiarkan terbengkalai. Berdasarkan pantauan, di terminal itu banyak terlihat bangunan yang sudah rusak. Atap gerbang Terminal Pondok Cabe ini sudah banyak yang pecah, bahkan tiangnya berkarat. Selain itu, areal terminal ini banyak dipenuhi rumput-rumput liar, terutama di pintu masuk terminal.
Aspal pada badan jalan menuju ke dalam terminal banyak yang sudah terkelupas. Begitu pun papan nama terminal itu, juga sudah tidak ada.

Terminal itu hanya pernah beroperasi satu bulan sejak diresmikan. Setelah itu, para sopir angkutan kota berdemonstrasi menolak penggunaan terminal karena lokasinya yang terlalu jauh dari akses jalan raya. Hingga kini, mereka tidak pernah kembali ke terminal.

Angkot yang sempat masuk ke teminal ini antara lain, D-15 jurusan Pamulang-Lebak Bulus, D-06 jurusan Lebak Bulus–Parung, dan sejumlah bus tiga per empat tujuan Lebak Bulus-Parung.
Sekretaris Camat Pamulang Firdaus mengungkapkan, Terminal Pondok Cabe Udik selesai dibangun pada 1997 dan dipersiapkan untuk memecah konsentrasi kemacetan di Pasar Ciputat. Semua angkot dan bus direncanakan masuk ke terminal itu dan tidak menunggu penumpang di Pasar Ciputat. (ang)

Radar Banten 5 September 2008

Ditulis dalam Tangerang Selatan | Leave a Comment »